(021) 5312 6107

Rumah Harapan Untuk Korban Bencana Lombok || Lebih Dari 30,000 Rumah Rusak Akibat Gempa Lombok

*Update 23 September 2018

UJIAN DI LOMBOK BELUM SELESAI || TENDA PENGUNGSI KEBANJIRAN

Lombok di beri ujian kembali, setelah mengalami gempa yang meluluh lantakkan rumah mereka. Kini mereka harus kembali menghadapi ujian berupa banjir di tenda pengungsian.

Saat ini kondisi yang paling memprihatinkan adalah anak-anak yang kesulitan untuk berisirahat dengan baik karena kondisi tenda yang sedang kebanjiran. Warga korban gempa Lombok juga kesulitan untuk beraktifitas seperti biasa.

========================================================================

Ribuan pengungsi tinggal di tenda terpal. Saat siang sangat panas dan malam sangat dingin. Belum lagi musim hujan akan datang. Rumah sementara sangat mereka butuhkan.

“Saat ini yang paling kami butuhkan adalah tempat tinggal yg layak. Kasihan anak2 kami, sebentar lagi juga musim hujan” jelas warga korban gempa Lombok.

Gempa yang terjadi di Lombok memberikan kerusakan parah kepada rumah para korban bencana gempa Lombok.

Data sementara BNPB terkait kerusakan rumah di Lombok, NTB, adalah sebanyak 83.392 unit dan 32.129 rumah rusak sudah terverifikasi. Dari yang telah terverifikasi, 16.231 rumah mengalami rusak berat dan sisanya rusak sedang dan ringan.

“Pendataan dan verifikasi rumah akibat gempa terus dilakukan di tujuh kabupaten/koya di Pulau Lombok dan Sumbawa,” kata Kepala Pysat Data Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (29/8/2018).

Menurut Sutopo, angka tersebut masih mungkin bertambah karena proses verifikasi terus dilakukan. “Petugas dari dinas pekerjaan umum, badan penanggulangan bencana daerah dan relawan masih melakukan pendataan. DI beberapa daerah juga dicantumkan foto rumahnya,” kata Sutopo.

Sampai sekarang, korban bencana lombok yang kehilangan rumahnya kini terpaksa tidur di tenda pengungsian bersama keluarganya.

Kondisi tenda yang semakin kurang layak tidak hanya di huni oleh orang dewasa, tetapi juga ada bayi, anak-anak, ibu hamil dan lansia yang mulai diserang berbagai penyakit. Kebutuhan rumah menjadi solusi bagi korban gempa Lombok.

Yayasan Sahabat Yatim Indonesia berikhtiar untuk membangun rumah harapan untuk para korban bencana Lombok. Rumah harapan merupakan bentuk kepedulian masyarakat Indonesia agar Lombok segera bangkit dan para korban bencana Lombok dapat hidup secara normal.

Rumah Harapan merupakan rumah semi permanen. Insya Allah dapat bertahan lebih dari 5 tahun. Berikut spesifikasi rumah harapan :

– Ukuran rumah 6 x 4 m2
– Ruangan 2 kamar tidur dan 1 ruang keluarga
– Dinding bahan kalsiboard
– Atap spandeck

Donasi:
Rp. 9.750.000/Rumah

DATA DONATUR

Belum ada Donatur!. Jadilah yang pertama !