(021) 546343778

Istana Batu Tulis

INSPIRASI
Istana Batu Tulis

Istana Batu Tulis

Istana Batu Tulis

Berlokasi di tanah berkontur indah alamiah yang dipercayai Saleh Dana Sasmita dalam Sejarah Bogor sebagai bagian penting situs Keraton Sri Baduga Maharaia Siliwangi. Di lahan 25.582 m2 ini, ironisnya, pasca G30 S PKI, di istana pribadinya sendiri Soekarno diasingkan untuk kali terakhir. fali itu, oleh bangsanya sendiri (Orde Baru) hingga 1967 jelang wafat sebelum dipindahkan ke Wisma Yaso-kini Museum Satria Mandala. Ketika mbak’Gadis’ Megawati Soekarno Putri menjabat wakil presiden RI, 17 Agustus 2OOO, Istana Batu Tulis kembali ke keluarga Soekarno.

Saya membawa padma (teratai) merah putih pengisi kolam istana. pintu gerbang dibuka, jalan penghubung antar bangunan, pepohonan tua .vang ditanam Bung Karno, tanaman jeruk seantero jagat koleksi megawati kala muhibah mancanegara menjemput. Saya cicipi nikmat jeruk peras Kerajaan Thailand yang hanya diperuntukkan bagi raja!  Kicau burung, angsa berlarian, serumpun patung Hindu bersama patung realis Eropa, Anak Bermain Air karya Edhi Sunarso, replika patung Si Denok (Terubus).  memberi salam. Di pendopo beratap perisai ada gamelan Jawa, foto-dan cenderamata seantero jagat. Pendopo, bangunan induk, ruang bawah tanah, selasar berpilar modern dibalut relief padma dirintis sebagai ragam hias khas Indonesia dari 27 provinsi. Padahal Irian Barat (Papua) baru kembali ke RI, tahun 1963. Mahkora atap bak meru (gunung) berlapis hirarkies-bangunilr induk berlapis 3, semi induk (2), fasilitas (t). Tiap pintu ruang dibalut kori (pintu ukiran Bali berprada/salut emas) ragam hias dan warna menawan. Ada sekitar 3O pasang kori di gudang bawah tanah.

Bung Karno memimpikan pesanggrahan sekitar Bogor untuk tetirah (berlibur, melepas lelah, memulihkan diri),dan menerima tamu.’Rumah singgah ideal menjembatani Istana Jakarta dan Istana Bogor. Bangunan induk modern beratap perisai dan pendopo dihubungkan selasar panjang. Berdinding kaca bening hingga Bung Karno dapat memuliakan panorama indah Gungng Salak, siluet makam Rangga Gading, mendengar derasnya aliran sungai berbatu hitam dan lengking kereta api melintas.

Saya temukan garasi dan ruang istirahat sopir menyatu. Kebutuhan rakyat kecil pun dirancang api.