(021) 5312 6107

Manfaat Mengetahui dan Mengamalkan Asmaul Husna Beserta Artinya

SYIAR
asmaul husna dan artinya

Asmaul Husna Beserta Artinya – Kita sebagai umat Islam tentu penting sekali untuk mengetahui Asmaul husna beserta artinya. Kita tahu bahwa dalam Asmaul husna terdapat 99 nama dengan makna yang begitu baik untuk dijadikan pengiring saat kita berdoa sehari-hari.

Tujuannya adalah supaya doa kita bisa dikabulkan oleh pemilik nama yaitu Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bukan hanya Allah, namun manusia juga akan cinta kepada orang-orang yang selalu bertasbih serta menyebut Asmaul husna dan artinya sebagai salah satu faedah.

Asmaul husna adalah sifat-sifat dan 99 nama allah dengan kita mengetahui dan melafalkan asmaul husna, maka kita manusia sebagai makhluk tuhan bukan hanya sekedar tahu. Akan tetapi juga bisa merasakan keutamaan dan fadhilah dengan meresapi Asmaul husna beserta artinya.

Melafalkan asmaul husna dan artinya menjadi bentuk dari rukun iman agar kita beribadah hanya kepada Allah sampai menjelang hari akhir. Dan mengaku bahwa nabi muhammad merupakan utusan allah sebagai nabi akhir zaman.

Daftar Asmaul Husna Beserta Artinya

asmaul husna beserta artinya

Sampai saat ini banyak umat muslim yang melafalkan Asmaul husna dengan sempurna. Tapi hal paling utama sebenarnya adalah bisa meresapi setiap nama serta mengamalkan di dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih baik tentunya bila umat Islam lafalkan asmaul husna bukan karena menginginkan sesuatu. Namun lebih baik jika manusia ikhlas melakukannya. Itu semua tentu berdasarkan pada rasa cinta pada allah swt.

Dibawah ini merupakan nama-nama allah atau asmaul husna beserta artinya yang lengkap kami bagikan untuk anda:

1. Ar Rahman (Maha Pengasih),

2. Ar Rahiim (Allah Maha Penyayang),

3.Al Malik (Allah Maha Merajai),

4. Al Quddus (Allah Maha Suci),

5. As Salaam (Yang Maha Memberi Kesejahteraan),

6. Al Mu`min (Yang Maha Memberi Keamanan),

7. Al Muhaimin (Allah Maha Mengatur),

8. Al `Aziiz (Allah Yang Maha Perkasa),

9. Al Jabbar (Yang Memiliki Mutlak Kegagahan),

10. Al Mutakabbir (Allah Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran)

11. Al Khaliq (Yang Maha Pencipta),

12. Al Baari (Yang Maha Membuat Bentuk dan Menyeimbangkan),

13. Al Mushawwir ( Yang Maha Membentuk Rupa),

14. Al Ghaffaar (Allah Maha Pengampun),

15. Al Qahhaar (Yang Maha Memaksa),

16. Al Wahhaab (Allah Yang Maha Pemberi Karunia),

17. Ar Razzaaq (Maha Pemberi Rezeki),

18. Al Fattaah (Allah Yang Maha Pembuka Rahmat),

19. Al ‘Aliim (Yang Maha Mengetahui),

20. Al Qaabidh (Maha Menyempitkan).

21. Al Baasith (Allah Yang Maha Melapangkan Makhluknya),

22. Al Khaafidh (Allah Yang Maha Merendahkan makhluknya),

23. Ar Raafi` Allah Yang Maha Meninggikan makhluknya),

24. Al Mu`izz (Yang Maha Memuliakan makhluknya),

25. Al Mudzil (Allah Yang Maha Menghinakan makhluknya),

26. Al Samii` (Allah Yang Maha Mendengar), Al

27. Bashiir (Allah Yang Maha Melihat),

28. Al Hakam (Allah Yang Maha Menetapkan),

29. Al `Adl (Yang Maha Adil),

30.Al Lathiif (Allah Yang Maha Lembut).

31. Al Khabiir (Yang Maha Mengenal),

32. Al Haliim (Allah Yang Maha Penyantun),

33. Al `Azhiim (Allah Yang Maha Agung),

33. Al Ghafuur (Allah Yang Maha Memberi Pengampunan),

34. As Syakuur (Yang Maha Pembalas Budi),

35. Al `Aliy (Allah Yang Maha Tinggi),

36. Al Kabiir (Allah Yang Maha Besar),

38. Al Hafizh (Allah Yang Maha Memelihara),

39. Al Muqiit (Yang Maha Pemberi Kecukupan),

40. Al Hasiib (Allah Yang Maha Membuat Perhitungan).

41. Al Jaliil (Yang Maha Luhur),

42. Al Kariim (Allah Maha Pemurah),

43. Ar Raqiib (Allah Yang Maha Mengawasi),

44. Al Mujiib (Allah Maha Mengabulkan),

45. Al Waasi` (Allah Yang Maha Luas),

46. Al Hakim (Yang Maha Bijaksana),

47. Al Waduud (Yang Maha Mengasihi),

48. Al Majiid (Allah Yang Maha Mulia),

49. Al Baa`its (Allah Yang Maha Membangkitkan),

50. As Syahiid (Maha Menyaksikan).

51. Al Haqq (Yang Maha Benar),

52. Al Wakiil (Maha Memelihara),

53. Al Qawiyyu (Yang Maha Kuat),

54. Al Matiin (Allah Yang Maha Kokoh),

55. Al Waliyy (Yang Maha Melindungi),

56. Al Hamiid (Allah Yang Maha Terpuji),

57. Al Muhshii (Yang Maha Mengalkulasi),

58. Al Mubdi (Allah Yang Maha Memulai),

59. Al Mu`iid (Yang Maha Mengembalikan Kehidupan),

60. Al Muhyii (Maha Menghidupkan).

61. Al Mumiitu (Allah Yang Maha Mematikan),

62. Al Hayyu (Yang Maha Hidup),

63. Al Qayyuum (Maha Mandiri),

64. Al Waajid (Yang Maha Penemu),

65. Al Maajid (Allah Yang Maha Mulia),

66. Al Wahid (Yang Maha Tunggal),

67. Al Ahad (Maha Esa),

68. As Shamad (Allah Yang Maha Dibutuhkan),

69. Al Qaadir (Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan),

70. Al Muqtadir (Allah Yang Maha Berkuasa).

71. 0Al Muqaddim (Maha Mendahulukan),

72. Al Mu`akkhir (Yang Maha Mengakhirkan),

73. Al Awwal (Allah Yang Maha Awal),

74. Al Aakhir (Maha Akhir),

75. Az Zhaahir (Allah Yang Maha Nyata),

76. Al Baathin (Yang Maha Ghaib),

77. Al Waali (Allah Yang Maha Memerintah),

78. Al Muta`aalii (Maha Tinggi),

79. Al Barru (Allah Yang Maha Penderma),

80. At Tawwaab (Yang Maha Penerima Tobat).

81. Al Muntaqim (Maha Pemberi Balasan),

82. Al Afuww (Allah Yang Maha Pemaaf),

83. Ar Ra`uuf (Yang Maha Pengasuh),

84. Malikul Mulk (Allah Yang Maha Penguasa Kerajaan),

85. Dzul Jalaali WalIkraam (Maha Pemilik Kebesaran danKemuliaan),

86. Al Muqsith (Yang Maha Pemberi Keadilan),

87. Al Jamii (Allah Yang Maha Mengumpulkan),

88. Al Ghaniyy (Maha Kaya),

89. Al Mughnii (Yang Maha Pemberi Kekayaan),

90. Al Maani (Allah Yang Maha Mencegah).

91. Ad Dhaar (Maha Penimpa Kemudharatan),

92. An Nafii (Allah Yang Maha Memberi Manfaat),

93. An Nuur (Maha Memberi Cahaya),

94. Al Haadii (Yang Maha Pemberi Petunjuk),

95. Al Badii’ (Maha Pencipta Yang Tiada Bandingannya),

96. Al Baaqii (Yang Maha Kekal),

97. Al Waarits (Allah Yang Maha Pewaris),

98. Ar Rasyiid (Maha Pandai),

99. As Shabuur (Allah Yang Maha Sabar).

Manfaat Pengamalan Asmaul Husna Beserta Artinya

Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk berdoa pada Allah sambil kita menyebut asmaul husna. Misalnya jika seorang muslim mohon ampunan, maka dirinya bisa berdoa untuk memohon ampunan dengan mendahulukan menyebut Al Ghaffar yang artinya maha pengampun. Dan begitu pula jika kita berdoa dengan maksud lainnya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan kepada umatnya agar memakai asmaul husna saat berdoa. Seperti yang telah disebutkan pada sebuah hadis yang berbunyi “Allah memiliki nama-nama yang baik, maka berdoalah kamu sekalian dengan menyebut namanya”..

Hadis tersebut menjadi isyarat untuk kita bahwa asmaul husna menjadi media yang baik untuk menyampaikan doa. Yang menjadi sebab agar semakin mudahnya semua doa dan permohonan kita dikabulkan oleh Allah.

Disamping itu, jika dijelaskan menggunakan tinta lautan di atas hamparan langit dan juga bumi, pasti ini tidak akan cukup untuk menuliskan keagungan, keutamaan, serta kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari asmaul husna ini.

Berdoa dengan menggunakan asmaul husna akan lebih cepat diijabah. Sebab saat seseorang menyebut nama asmaul husna, maka akan terbuka pintu pintu langit dan gelombang suara akan langsung naik menembus tujuh lapis langit sampai tempat ijabahnya Allah Subhanahu Wa Ta’ala atau yang disebut dengan sidratul muntaha.

Dengan begitu, alangkah ruginya bila kita menyia-nyiakan semua limpahan rahmat keutamaan yang telah diberikan oleh Allah ini. Pada akhirnya kita tidak bisa mendapatkan kenikmatan dan juga derajat yang kita harapkan. Untuk itu, marilah kita selalu mengamalkan asmaul husna beserta artinya baik dalam doa maupun dalan kehidupan sehari-hari.


error: Content is protected !!