Langkah Awal Mencegah Stunting: Sahabat Yatim Gelar Koordinasi Program Tebar Gizi di Lampung Timur
Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak yang terhambat. Di balik itu, tersimpan ancaman besar terhadap masa depan generasi bangsa—mulai dari kesehatan, kecerdasan, hingga kualitas hidup di masa depan. Menyadari pentingnya pencegahan sejak dini, Laznas Sahabat Yatim Indonesia terus mengambil peran aktif dalam upaya mewujudkan anak Indonesia yang sehat dan berprestasi.
Sebagai bentuk keseriusan tersebut, Tim Pendayagunaan (PNP) Laznas Sahabat Yatim Indonesia melaksanakan Koordinasi dan Rembug Kegiatan Program Tebar Gizi dengan tema “Cegah Stunting Sejak Dini, Wujudkan Anak Indonesia Sehat Berprestasi”. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, Senin hingga Kamis, 8–10 Desember 2025, bertempat di Puskesmas Mataram Baru, Kecamatan Mataram Baru, Kabupaten Lampung Timur.
Koordinasi ini menjadi langkah awal yang sangat penting sebelum pelaksanaan program di lapangan. Bersama tenaga kesehatan setempat, Sahabat Yatim membangun kesepahaman, menyelaraskan data, serta merumuskan strategi terbaik agar program Tebar Gizi benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi anak-anak yang membutuhkan.
Dalam kegiatan ini, Tim Pendayagunaan Sahabat Yatim yang terdiri dari Eka Setiawaty, Mitsaq Gholidh Al Rasyid, dan Muhammad Kemal Idris berdialog langsung dengan para tenaga kesehatan di wilayah Kecamatan Mataram Baru. Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, membahas kondisi gizi anak, tantangan yang dihadapi di lapangan, hingga potensi kolaborasi berkelanjutan antara lembaga sosial dan fasilitas kesehatan.
Program Tebar Gizi dirancang bukan hanya sebagai pemberian asupan nutrisi, tetapi juga sebagai upaya edukasi dan pencegahan jangka panjang. Melalui kolaborasi ini, Sahabat Yatim ingin memastikan bahwa setiap intervensi yang dilakukan selaras dengan kebutuhan medis dan kondisi sosial masyarakat setempat. Dengan demikian, pencegahan stunting dapat dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan.
Lebih dari sekadar rapat koordinasi, rembug kegiatan ini menjadi ruang bertemunya kepedulian dan harapan. Harapan agar anak-anak di Lampung Timur dapat tumbuh sehat, kuat, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Setiap pembahasan, setiap masukan dari tenaga kesehatan, menjadi bekal berharga untuk menyempurnakan langkah-langkah Sahabat Yatim ke depan.
Laznas Sahabat Yatim Indonesia percaya bahwa pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara lembaga sosial, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Melalui koordinasi dan kolaborasi inilah, ikhtiar kebaikan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak luas.
Semoga melalui Program Tebar Gizi ini, Sahabat Yatim dapat terus berkontribusi dalam menjaga generasi penerus bangsa. Dari Puskesmas Mataram Baru, ikhtiar kecil ini diharapkan menjadi awal dari perubahan besar—mewujudkan anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap berprestasi di masa depan.

