Sahabat Yatim

Inilah !! Keutamaan Menyayangi dan Memelihara Anak Yatim

Bagi seseorang yang ditinggalkan pergi untuk selama-lamanya oleh orang yang berperan penting dalam kehidupannya tentulah sangat menyakitkan dan menyedihkan. Bisa dikatakan rasa sedihnya tidak ada obat yang mampu menyembuhkannya. Terlebih lagi ditinggalkannya sejak  kecil atau bahkan bayu tentunya akan merasakan kesedihan yang mendalam.

Agama yang kita anut memberikan perhatian mengenai hal tersebut agar menyayangi anak yatim dan sebagai seorang muslim yang bertakwa hendaklah melaksanakannya. Dengan begitu maka penting bagi kita untuk memahami bahwa anak yatim merupakan orang yang harus diberikan kasih sayang.

Karena menyantuni anak yatim adalah sebuah tindakan yang sangat mulia dan amalan yang baik di mata Allah SWT. Dan sesama umat islam. Saking istimewanya di dalam Al-Quran disebutkan sebanyak 23 kali. Sehingga bila menjalankan amalan ini bisa menjadikan seseorang tersebut jauh lebih baik dan bermanfaat bagi diri sendiri serta orang lain.

Kata Yatim berasal dari bahasa arab yang artinya anak kecil yang kehilangan sosok ayahnya dikarenakan sudah meninggal. Di artian islam sendiri juga sama, bahkan lebih lengkap tentang batasan-batasan umurnya. Rasulullah menjelaskan batasan umur bagi yatim atau disebut anak yatim sampai orang tersebut remaja (baligh) atau dewasa.

Sebagai teladan yang baik Nabi Muhammad SAW. Telah mengajarkan umatnya untuk Menyantuni Anak Yatim dan menyayanginya. Bagi mereka yang belum bisa memenuhi kebutuhannya sendiri lantaran masih kecil sehingga memerlukan bantuan untuk memenuhi kehidupannya. Anda tidak perlu ragu untuk menyantuni anak yatim karena terdapat keutamaan atau manfaatnya tersendiri.

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim dan Hadist yang Menganjurkannya

Pertama, Terjamin Masuk Surga

Keutamaan yang pertama sedekah anak yatim adalah terjamin akan masuk surga. Semua umat islam tentunya ingin masuk surga saat kelak sudah tiba waktunya. Seperti yang Anda ketahui orang yang masuk surga ialah yang memiliki amalan baik yang banyak. Sehingga kita di dunia harus mengumpulkan bekal supaya masuk surga dan salah satu caranya dengan menyantuni anak yatim. Masuk surga sudah dijanjikan oleh Allah SWT bila orang tersebut menjaga dan bertanggung jawab terhadap anak yatim.

Bahkan terdapat Sabda Rasul tentang anak yatim dalam Hadist Menyantuni Anak Yatim yang terdapat di Hadist Riwayat Bukhari yang bunyinya, “Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,” kemudian Rasulullah SAW mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah, serta agak merenggangkan keduanya.”

Kedua, Dijauhi dari Azab Allah SWT.

Memuliakan Anak Yatim juga bisa membuat seseorang yang melakukannya jauh dari azab yang pedih dari Allah SWT. Hal tersebut sudah terdapat di HR. Thabrani yang siapa saja menyantuni anak yatim akan terlepas atau  jauh dari Azab Allah yang telah di sabdakan Rasulullah. Sebagai umat islam mendapatkan pahala dan keberkahan hidup adalah keinginan semuanya. Jika ingin mendapatkannya bisa menyayangi anak yatim karena mereka memiliki keistimewaan atau kedudukannya sendiri di mata Allah SWT.

Ketiga, Disukai Allah SWT.

Memelihara Anak Yatim dengan baik juga membuat Anda disukai Allah Swt. Karena Allah sendiri menyukai nafkah yang diberikan anak yatim dengan ikhlas atau orang yang berderma. Hal tersebut disebabkan berbagi kepada sesama adalah hal yang memuliakan, apalagi bagi orang-orang yang memang membutuhkannya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Harta yang Anda miliki jauh lebih baik dan bermanfaat bila disedekahkan atau disantuni kepada anak yatim daripada digunakan sendiri.

Keempat, Memperbaiki Urusan Dunia dan Akhirat

Jika Anda menyantuni anak yatim itu berarti selalu mengasihi sesama umat islam di bumi ini, maka niscaya akan dicintai oleh Allah SWT dan sesama muslim. Itu berarti memudahkan Anda dalam urusan dunia dan juga akhirat yang sudah dijanjikan-Nya. Jadi, Anda bisa merasakan Manfaat Menyantuni Anak Yatim baik di dunia maupun di akhirat.

Hadist atau Sabda Rasulullah tentang anak Yatim

Banyak Keistimewaan anak yatim yang Anda sudah ketahui, maka jangan ragu untuk menyantuninya untuk menjalankan amalan yang baik bahkan terdapat di Kitab Suci Al-Quran. Sebanyak 23 Ayat dalam  Al-Quran tentang memelihara anak yatim salah satunya terdapat di surat Al-Baqarah ayat 220 yang berbunyi,

 فِى الدُّنْيَا وَالْاٰخِرَةِ ۗ وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْيَتٰمٰىۗ قُلْ اِصْلَاحٌ لَّهُمْ خَيْرٌ ۗ وَاِنْ تُخَالِطُوْهُمْ فَاِخْوَانُكُمْ ۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ الْمُفْسِدَ مِنَ الْمُصْلِحِ ۗ وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَاَعْنَتَكُمْ اِنَّ اللّٰهَ عَزِيْزٌ حَكِيْمٌ

Dan juga terdapat di Surat Al-Baqarah ayat 215 yang berbunyi,

يَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ ۗ قُلْ مَآ اَنْفَقْتُمْ مِّنْ خَيْرٍ فَلِلْوَالِدَيْنِ وَالْاَقْرَبِيْنَ وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَابْنِ السَّبِيْلِ ۗ وَمَا تَفْعَلُوْا مِنْ خَيْرٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ

Sedangkan Hadist tentang mencintai anak yatim yang disabdakan Nabi Muhammad SAW juga banyak, seperti di HR. Imam Muslim yang berbunyi, “Orang yang menanggung (mengasuh) anak yatim miliknya atau milik orang lain, aku dan dia seperti dua jari ini di surga.” 

Hadist Menyantuni Anak Yatim yang lainnya di HR. Ibnu Majah dari Abu Hurairah berbunyi,

خَيْرُ بَيْتٍ فِى اْلمُسْلِمِيْنَ  بَيْتٌ فِيْهِ يَتِيْمٌ يُحْسَنُ اِلَيْهِ وَشَرُّ بَيْتٍ فِى اْلمُسْلِمِيْنَ بَيْتٌ فِيْهِ يَتِيْمٌ يُسَاءُ اِلَيْهِ . رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهُ عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ

Jika sudah mengetahui berbagai keutamaan serta hadist dan ayat yang sudah dijelaskan dan dijanjikan mendapatkan surganya Allah lalu untuk apa Anda membuang waktu jika sudah mampu menyantuninya. Karena anak yatim mempunyai hak di antaranya harus diperlakukan dengan baik, walaupun  anak yatim tidak pantas untuk dikasari atau bertindak sewenang-wenang.

Jangankan anak yatim kepada sesamanya saja yang tidak yatim di ajaran agama Islam dilarang bertindak seperti itu. Hal selanjutnya adalah mendapatkan perlindungan, mendapatkan pendidikan, dan cukup dalam hal materi atau kebutuhan.

Bagi Anda yang ingin menyantuni Anak yatim jangan lupa membaca doa saat menyantuni anak yatim atau niatnya supaya lebih baik. Ada sebuah hadist yang mengatakan saat menyantuninya sebaiknya juga mengusap kepalanya yang bisa membuat hati lebih tenang. Inilah doanya,

Jabarollaahu yutmaka wa ja’alaka kholfan min abiika.

Itulah sedikit pembahasan mengenai Keistimewaan anak yatim yang bisa membuat hidup Anda menjadi lebih berkah dan bisa menjadi amalan untuk masuk surga Allah SWT. Menjadi seorang muslim yang ingin selalu mendapatkan Ridho-Nya dan ingin berada di surga-Nya tentu harus melakukan perbuatan yang dianjurkan dan menjauhi segala larangan-Nya. Jika Anda merasa sudah berkecukupan atau bahkan lebih tidak baik rasanya jika hanya dinikmati sendiri, apalagi banyak orang di sekitar Anda yang kurang berkecukupan.

Kalau Anda ingin menyantuni anak yatim sebagai bentuk amalan Shalih seperti apa yang diperintahkan Allah SWT. Bisa lewat Sahabat Yatim. Karena Sahabat Yatim menerima dan amanah untuk menyurkannya kepada orang yang dibutuhkan atau anak yatim. Dengan begitu, Anda sudah menabung untuk amalan yang baik.

 

Exit mobile version