Site icon Sahabat Yatim

Macam-Macam Infaq Yang Wajib Diketahui Umat Muslim

Infaq merupakan salah satu ibadah yang dapat dilakukan oleh siapapun untuk menyempurnakan amalan nya. Setiap muslim tentunya bisa mendapatkan pahala dengan berbagai cara seperti melakukan infaq, zakat ataupun shodaqoh. Ketiga hal tersebut merupakan hal yang paling wajib untuk dilakukan sebagai penyempurna amalan yang harus dilakukan.

Zakat infaq serta shodaqoh itu tidak sama walaupun ketika kata tersebut kerap kali digunakan beriringan. Infaq adalah istilah yang berasal dari kata anfaqa yunfiqu yang berarti membelanjakan atau membiayai sesuatu yang berhubungan dengan usaha.

Berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia pada edisi kelima infaq merupakan suatu pemberian atau sumbangan harta dan sebagainya untuk suatu kebaikan. Sedangkan berdasarkan istilah infaq adalah sebuah kegiatan mengeluarkan sebagian dari harta atau penghasilan yang kita miliki untuk suatu kepentingan.

Dimana hal tersebut sudah diperintahkan dalam ajaran Islam. Maka dari itu infaq ini berbeda dengan zakat, dimana infaq tidak mengenal nisab atau jumlah harta yang sudah ditentukan secara hukum Islam. Infaq juga tidak diwajibkan harus diberikan kepada orang tertentu yang masuk dalam kategori sesuai syariat islam.

Pada dasarnya infaq bisa saja diberikan kepada siapapun itu mulai dari keluarga, anak yatim, kerabat. Selain itu infaq juga bisa saja dibagikan kepada orang-orang yang sedang dalam perjalanan jauh yang disebut dengan musafir. Bisa disimpulkan jika infaq merupakan suatu kegiatan membayar dengan harta atau mengeluarkan harta serta membelanjakan harta yang kita miliki untuk kebaikan. Infaq disini bertujuan untuk kebaikan seperti dengan melakukan donasi dan lain sebagainya. 

Allah SWT berfirman dalam surat at-taghabun ayat 16 tentang perintah agar seseorang membelanjakan harta yang baik itu untuk dirinya sendiri. Dalam ayat 16 surat at-taghabun Allah memerintah kan kepada umat manusia untuk menafkahkan rezeki yang baik bagi dirinya sendiri. Sedangkan pada surat at talaq ayat 7 dalam firman-nya Allah memerintah kan untuk memberi nafkah kepada istri serta keluarga menurut kemampuannya.

Pada ayat 7 surat at talaq Allah memerintah kan untuk memberi nafkah berdasarkan kemampuannya dan Allah tidak akan memikul kan beban kepada hambaNya melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepada hambaNya. Untuk membelanjakan harta harta itu Setidaknya yang di belanjakan adalah harta yang baik dan bukan merupakan harta yang buruk. 

Seperti contoh infaq untuk menunaikannya harus menggunakan harta yang baik yang sudah sesuai dengan firman Allah pada surat Al Baqarah ayat 267. Pada ayat 267 surat al-baqarah Allah berfirman untuk menafkahkan di jalan Allah dari sebagian hasil usaha yang baik dan jangan sampai hambanya memilih yang buruk lalu menafkahkan nya.

Macam-Macam Infaq Jika Ditinjau Berdasarkan Hukumnya

Macam infaq berdasarkan hukum yang pertama

Jenis infaq yang pertama jika ditinjau berdasarkan hukum adalah mubah. pasti kita sudah tidak asing dengan kata mubah dalam ajaran agama Islam? Ya pasti kita sering mendengar kata mubah dalam amalan-amalan yang lain di agama Islam. Ternyata ada infak yang hukumnya itu mubah. Ya jenis yang satu ini merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan harta untuk perkara mubah seperti berdagang serta bercocok tanam.

Macam infaq berdasarkan hukum yang kedua

Selain mubah ada pula infaq lainnya jika ditinjau berdasarkan hukum. Jenis atau macam yang kedua di sini bernama infaq wajib. Bentuk infak yang satu ini adalah salah satu kegiatan untuk mengeluarkan harta untuk perkara yang wajib. Apa saja sih perkara yang wajib itu dalam dunia infaq? Perkara yang wajib contohnya seperti membayar mahar, nafkah istri atau menafkahi istri yang telah ditalak serta masih dalam keadaan masa iddah.

Macam infaq berdasarkan hukum yang ketiga

Jika yang pertama hukum infaq mubah dan yang kedua wajib. Maka yang ke-3 ini hukum dari infaq adalah haram. Apakah ada jenis atau contoh infaq yang haram? Ada karena jenis yang haram ini merupakan salah satu cara untuk mengeluarkan harta dengan tujuan yang sama sekali tidak diperbolehkan atau dilarang oleh Allah. Ada banyak sekali contoh infaq yang haram.

Hukum infak yang haram disini misalnya infaqnya seseorang kafir untuk menghalangi syiar Islam. Hal ini terkandung dalam firman Allah ayat 36 dalam surat al-anfal barang siapa orang-orang kafir yang menafkahkan harta mereka untuk menghalangi syiar Islam maka jahanam lah orang-orang kafir itu akan dikumpulkan. Ada pula orang Islam yang berinfak kepada fakir miskin akan tetapi tidak karena Allah SWT.

Hal ini juga terkandung dalam surat an-nisa ayat 38 barang siapa orang yang menafkahkan harta mereka dikarenakan niat riya kepada sesama manusia maka ia adalah termasuk dalam golongan teman setan. Itulah contoh infaq dalam kehidupan sehari-hari yang yang tidak boleh dilakukan oleh kita sebagai hamba Allah yang beriman.

Sementara untuk jenis sedekah ada beberapa yang bisa umat muslim untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh sedekah  yang bisa diamalkan yaitu mulai dari bekerja serta memberi nafkah kepada keluarga serta orang-orang yang membutuhkan. Dan yang berikutnya ada sedekah harta atau sedekah materi yang bisa di lakukan. 

Perlu diketahui sedekah itu tidak akan mengurangi harta walaupun secara fisik harta itu akan berkurang. Allah menjanjikan bahwa harta yang sebelumnya sudah di sedekahkan akan ditutup dengan pahala yang berlimpah di sisi Allah dan akan terus bertambah dengan kelipatan yang begitu besar. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam surat Saba ayat 39 barangsiapa yang menafkahkan barang apapun itu maka Allah akan menggantinya karena Allah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.

Sedekah harta adalah salah satu contoh sedekah dalam kehidupan sehari-hari yang bisa kita lakukan. dengan melakukan sedekah harta kita bisa membantu para kaum kurang mampu dan anak yatim yang ada di beberapa wilayah. Selain itu kita juga bisa membantu pembangunan lembaga penghafal Al Quran dengan membantu para guru pengajar Alquran. Dengan tujuan ini akan memberikan kesempatan kepada para anak yatim dan kaum dhuafa untuk belajar secara gratis. Jadi sudah jelaskan berdasarkan penjelasan diatas bagaimana hukum infaq dan sedekah dalam agama Islam.

Itulah beberapa contoh infaq dan sedekah yang sangat mudah untuk kita lakukan di kehidupan sehari-hari. Karena sedekah tidak hanya berupa materi disini sedekah bisa berupa segala macam dzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Ada banyak sekali keutamaan orang yang melakukan sedekah dengan perasaan ikhlas. Yang pertama orang yang bersedekah akan memperoleh perlindungan serta naungan ketika di hari kiamat nanti. Dengan sedekah bisa menjadi obat atas berbagai macam penyakit, baik itu penyakit jasmani ataupun rohani dan masih banyak lagi keutamaan lainnya.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian infaq dan contohnya. Sahabat yatim menerima infaq maupun zakat yang akan disalurkan pada orang-orang yang membutuhkan.

 

Exit mobile version