3 Trik Jitu Untuk Membuat Kelompok Belajar Di Sekolah

kelompok

Membentuk kelompok untuk belajar di sekolah merupakan salah satu cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas siswa di dalam kelas. 

Dengan membuat kelompok studi ini maka siswa secara tidak langsung juga membuat sebuah model interaksi sosial untuk bekerja sama. Selain itu, siswa memiliki pengalaman dalam memecahkan masalah dengan cara mereka sendiri.

Namun, membentuk kelompok untuk belajar tidak bisa dilakukan begitu saja. Ada sebuah aturan yang harus diikuti karena pembentukan kelompok belajar yang kurang tepat tidak akan memberikan banyak manfaat kepada siswa.

Apa Itu Kelompok Belajar?

Kelompok belajar adalah kegiatan dalam pembelajaran yang dilakukan bersama-sama oleh para siswa dengan tujuan memecahkan sebuah permasalahan baik di dalam atau di luar sekolah. 

Dalam kelompok tersebut, ada sebuah aturan dasar yang harus ditaati oleh anggota kelompok supaya proses pembelajaran dapat berjalan lancar. Biasanya, kelompok dibuat atas prakarsa murid sendiri atau oleh guru.

Dalam pelaksanaannya kelompok belajar memiliki susunan dan aturan supaya kegiatan belajar menjadi lebih efektif. Di antaranya adalah kelompok sebisa mungkin memiliki nama kelompok, aturan atau tata tertib, sanksi, dan pengurus kelompok. Satu kelompok biasanya terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan juga anggota.

Belajar Kelompok di Sekolah

Sering kali siswa merasa bosan dengan pembelajaran yang monoton di dalam kelas. Karenanya, dibutuhkan sebuah metode untuk mengatasi hal tersebut. 

Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan cara mengarahkan siswa untuk belajar secara berkelompok di sekolah. Cara yang satu ini terbukti membuat siswa tidak merasa bosan selama belajar di dalam kelas.

Ada beberapa metode yang bisa digunakan dalam membentuk kelompok belajar di sekolah. Yang paling sering digunakan adalah dengan cara menghitung. Jadi, siswa mulai berhitung sesuai jumlah kelompok yang akan dibuat dan membentuk kelompok sesuai nomor yang didapatkan.

Kedua adalah dengan cara siswa memilih sendiri teman satu kelompoknya. Metode ini memang memberikan kebebasan bagi siswa sehingga nantinya lebih bersemangat dalam menyelesaikan tugas. 

Namun, metode ini biasanya menimbulkan permasalahan karena siswa cenderung memilih teman dekat mereka. Akibatnya, ada beberapa siswa yang tidak terpilih dalam kelompok.

Cara yang keempat adalah membuat kelompok homogen yang dibentuk berdasarkan pengelompokan tertentu seperti berdasarkan jenis kelamin. 

Yang kelima adalah kelompok heterogen yang dibuat dengan mengelompokkan siswa dengan latar yang berbeda dalam satu kelompok, misalnya berdasarkan variasi jenis kelamin, nilai, kelas ekonomi, dan suku.

Metode terakhir adalah dengan mengelompokkan siswa melalui undian. Metode yang satu ini termasuk salah satu metode yang paling mudah dilakukan. Selain itu, setiap kelompok juga memiliki variasi yang acak sehingga pembagian tugas dalam kelompok menjadi lebih maksimal.

Manfaat Belajar Kelompok

Belajar kelompok merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan semangat siswa dalam belajar. Dengan belajar kelompok, siswa tidak merasakan kebosanan lantaran pembelajaran yang monoton. Selain itu, belajar bersama teman juga bisa membuat siswa menjadi lebih bersemangat dalam memahami pelajaran.

Selain itu, belajar kelompok juga melatih siswa dalam berdiskusi. Biasanya, ada beberapa siswa yang belum begitu paham terhadap pelajaran yang ada di dalam kelas tapi malu untuk bertanya. Dengan dibentuknya kelompok belajar, siswa memiliki ruang untuk membicarakan pemahaman mereka terhadap pelajaran.

Manfaat belajar secara berkelompok yang selanjutnya adalah menumbuhkan rasa sosial antar siswa. Dengan adanya kelompok maka siswa harus mau mendengarkan pendapat siswa lain. 

Selain itu, siswa juga dilatih untuk menyampaikan pendapat dengan baik di depan teman-temannya. Seperti diketahui, kemampuan mendengarkan dan berbicara dengan baik ini merupakan modal penting dalam bersosialisasi.

Belajar kelompok juga membuat siswa belajar bertanggung jawab. Hal ini dikarenakan adanya pembagian tugas dalam kelompok bagi masing-masing siswa. 

Jika siswa tidak menjalankan tugasnya dengan baik, seluruh kelompok tidak bisa menyelesaikan tugas mereka dengan benar. Hal tersebut membuat siswa belajar bertanggung jawab dalam kelompok supaya tugas kelompok bisa selesai.

Manfaat selanjutnya dari belajar kelompok adalah membuat tugas menjadi lebih ringan. Sebab dengan banyaknya orang yang terlibat dalam menyelesaikan sebuah tugas, maka tugas tersebut akan semakin mudah diselesaikan. Hal tersebut karena banyaknya orang yang memikirkan dan menyelesaikan hal tersebut.

Yang terakhir adalah membuat siswa memiliki kemampuan berpikir kritis. Dengan belajar secara berkelompok, siswa berlatih untuk mendengarkan pendapat orang lain dan kemudian menanggapi pendapat tersebut sesuai dengan pendapatnya sendiri. 

Dengan adanya perbedaan pendapat, siswa akan lebih kritis dan menemukan solusi yang paling tepat di antara pendapat-pendapat tersebut.

Bagaimana Sikap yang Tepat Ketika Akan Membentuk Kelompok Belajar di Sekolah?

12345 1 logo utakatikotak Selamat Datang Silakan Masuk FansPage 1 Admin  FansPage Sma 70 Jakarta Kuis Kategori Tanya Dong Kongkow Ranking Lencana  Hadiah Sekolah Komunitas Perpustakaan Freeze Tentang Kami Kontak Kami -  Syarat ...

Belajar kelompok memiliki sekumpulan tata cara yang harus dipatuhi supaya dapat memberikan manfaat bagi siswa. Cara yang salah justru dapat membuat pembelajaran menjadi sia-sia. Hal itu dikarenakan siswa sibuk sendiri dengan pembahasan atau masalah di luar tugas yang harus diselesaikan.

Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sikap yang tepat ketika akan membentuk kelompok belajar di sekolah. 

Pertama adalah dengan tidak pilih-pilih terhadap teman satu kelompok. Hal tersebut bisa membuat semua siswa memiliki pengalaman dengan berbagai pendapat dari siswa yang berbeda-beda.

Kedua adalah dengan tidak terlalu egois terhadap pendapatnya sendiri di dalam kelompok. Sebuah kelompok dibuat untuk memecahkan sebuah permasalahan bersama-sama. Berbagai pendapat yang ada di dalam kelompok harus didengarkan dan dicari jalan tengahnya supaya mendapatkan hasil yang maksimal.

Ketiga adalah dengan mengikuti tata aturan dalam kelompok yang sudah disepakati. Kelompok tidak akan berjalan dengan baik jika anggotanya tidak mengikuti peraturan yang sudah disepakati, seperti pembagian tugas dan tenggat waktu. 

Kunci dari belajar kelompok adalah kerja sama. Satu anggota yang tidak disiplin akan mengganggu seluruh kelompok dalam menyelesaikan tugasnya.

Terakhir adalah dengan fokus terhadap tugas. Sering kali, anggota kelompok tidak fokus dalam mengerjakan tugas-tugas mereka dan justru bermain-main dan bercanda. Padahal, dibentuknya kelompok tersebut adalah untuk menyelesaikan sebuah tugas yang diberikan.

3 Trik Jitu untuk Membuat Kelompok Belajar di Sekolah

Diperlukan trik jitu untuk bisa membuat kelompok belajar yang benar dan efektif. Trik-trik tersebut bisa memudahkan siswa dalam membentuk kelompok dan menyelesaikan tugas kelompok. Beberapa trik jitu yang bisa dilakukan dalam membentuk kelompok untuk belajar di sekolah adalah sebagai berikut.

  1. Memilih Teman yang Tepat

Meskipun tidak boleh memilih-milih dalam berteman, trik yang satu ini merupakan cara yang paling mudah untuk dilakukan. 

Memilih teman yang sudah akrab atau sudah dipahami karakternya akan memberikan kemudahan dalam komunikasi. Teman yang tidak terlalu akrab biasanya membuat beberapa siswa merasa sungkan untuk menyampaikan pendapat yang berbeda.

  1. Membentuk Pengurus

Setelah mendapatkan anggota, hal yang perlu dilakukan selanjutnya adalah membentuk pengurus atau membagi tugas. Pembentukan pengurus atau pembagian tugas bisa dilakukan berdasarkan kemampuan siswa dalam bidang tertentu sehingga tugas lebih mudah diselesaikan.

  1. Membuat Tata Aturan

Dalam menyelesaikan tugas, dibutuhkan tata aturan supaya tugas bisa diselesaikan secara efektif. Termasuk di dalamnya tenggat waktu, tata cara berdiskusi di dalam forum, dan sebagainya. Jika tidak ada tata aturan dalam kelompok belajar, diskusi akan berjalan tidak terarah dan tugas tidak bisa diselesaikan dengan efektif.

Warehousing & Storage
Services

Careful storage of your goods

View details

Custom Transport
Solutions

Complex logistic solutions for your business

View details