Site icon Sahabat Yatim

Mengajari Anak Membaca Al Quran

Bismillahirrohmanirrohim. Mengajari anak membaca Al quran merupakan amalan yang paling  baik untuk kita sebagai orang tua. Apalagi jika anak kita nantinya menjadi seorang hafiz dan juga hafizah. Yang jika anak kita seorang menghafal al quran. Makan ganjarannya untuk orang tua akan dipakaikan dua jubbah (kemuliaan) yang tidak pernah di dapatkan di dunia.

Dalam Hadist yang disebutkan dari Buraidah Al salami ra. Mengatakan bahwa dia pernah mendengar Rasulullah shalallahualaihi wa salam bersabda

“ Siapa yang Membaca Aluran ,mempelajarinya dan mengamalkannya, maka akan di pakai kan mahkota dari cahaya  pada hari kiamat ,cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (Kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini dijawab   “ karena kalian berdua memerintah kan anak kalian untuk mempelajari Al Quran”. ( HR. Al Hakim).

 Mengajari anak membaca alquran dan ingin anak kita mudah dalam membacanya, semua itu tergantung dari kedua orang tuanya.  Dari didalam kandungan  biasakan orang tua  selalu memberikan waktu khusus untuk mendengarkan murotal al quran atau  membaca alquran.

Kalau kita sebagai orang tua merasa belum bagus belajar membaca alquran atau masih terbata-bata membacanya , jangan pernah merasa malu untuk belajar membaca alquran sampai bisa dan juga lancar cara membacanya. Orang tua yang bisa membaca al quran dan juga mengerti apa maksud atau arti bacaan yang dibaca. Itu akan lebih mempermudah kita dalam mengajari anak kita membaca alquran.

Mengajari anak membaca alquran lebih baik kita sebagai orang tua yang mengajarkan atau kita bisa memasukkan anak kita di TPA atau TPQ  itu juga orang tua harus selalu mengawasi bacaan .

Semakin kita sering membaca alquran maka semakin mudah lebih cepat kita bisa membaca alquran dengan lancar dan juga baik sesuai aturan dalam membaca alquran.

Jadi mengajari anak membaca alquran itu sangat di wajibkan di dalam agama islam. Karena AlQuran itu bukan hanya kitab suci tetapi  juga Kalamullah yang harus kita pahami sebagai hamba Allah subhanahu wa ta’ ala.   Wallahu’alam Bishawab

 

Exit mobile version