Site icon Sahabat Yatim

Sahabat Yatim Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Yatim Dhuafa di Yogyakarta

Bantuan Pendidikan Yatim Dhuafa

Pendidikan seharusnya menjadi jembatan harapan bagi setiap anak. Namun bagi sebagian anak yatim dhuafa, sekolah justru menjadi beban yang berat karena keterbatasan ekonomi. Di balik seragam yang mereka kenakan, tersimpan kecemasan akan tunggakan biaya dan ketidakpastian masa depan. Melihat kondisi ini, Sahabat Yatim kembali mengimplementasikan Program Bantuan Pendidikan Yatim Dhuafa sebagai bentuk ikhtiar menjaga mimpi anak-anak tetap hidup.

Pada Kamis, 15 Januari 2026, Sahabat Yatim melalui tim Staf PNP Cabang Yogyakarta merealisasikan Bantuan Tunai Biaya Pendidikan kepada tiga siswa yatim dhuafa di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta dan SMP Muhammadiyah Kasihan Bantul. Bantuan ini menjadi jawaban atas kesulitan yang selama ini mereka hadapi dalam memenuhi kewajiban sekolah.

Dua penerima manfaat merupakan siswa SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta, yaitu Felin Arda Azka Aprizqy dan Fardan Dzaki Darmawan. Keduanya merupakan anak dari Ibu Fitri Damayanti (49), seorang penjual kulit lumpia dengan penghasilan yang tidak menentu. Dalam kesehariannya, Ibu Fitri harus berjuang keras untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarga. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat Felin dan Fardan sempat mengalami tunggakan pembayaran sekolah.

Alhamdulillah, melalui program ini, Sahabat Yatim dapat membantu melunasi tunggakan tersebut. Bantuan ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi penyelamat langkah mereka agar tetap bisa duduk di bangku sekolah tanpa rasa takut. Pihak sekolah pun menyambut baik implementasi ini. Ibu Qurotaayun, bagian BK sekolah, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Sahabat Yatim terhadap pendidikan siswa yatim.

Sementara itu, satu penerima manfaat lainnya adalah Rangga Tri Saputra, siswa SMP Muhammadiyah Kasihan Bantul. Rangga merupakan anak dari Ibu Suharti, seorang buruh di rumah makan. Demi mempertahankan pekerjaan, mereka harus tinggal di sebuah kamar kos sederhana agar lebih dekat dengan tempat kerja. Dalam kondisi serba kekurangan, biaya pendidikan menjadi tantangan besar bagi keluarga kecil ini.

Melalui bantuan pendidikan yang diberikan, Sahabat Yatim berharap Rangga dapat terus melanjutkan sekolah dengan lebih tenang dan fokus belajar, tanpa dibayangi kekhawatiran akan biaya.

Ke depan, Sahabat Yatim berkomitmen untuk menyambung komunikasi dan memantau perkembangan pendidikan para siswa penerima manfaat, agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak jangka panjang. Besar harapan kami, program ini dapat terus meluas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingat masih banyak anak yatim dhuafa yang membutuhkan uluran tangan untuk mempertahankan hak mereka atas pendidikan.

Karena sejatinya, membantu pendidikan anak yatim bukan hanya tentang hari ini, tetapi tentang menjaga masa depan mereka tetap menyala.

Exit mobile version