Aceh Tamiang – Di tengah malam yang sunyi dan udara yang semakin dingin, kehangatan hadir di lokasi pengungsian Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang. Pada 06 Februari 2026, Sahabat Yatim melalui program Tebar Gizi kembali menyalurkan Berbagi Makan Berkah bagi para pengungsi terdampak bencana banjir.
Sebanyak 200 jiwa menerima manfaat dari kegiatan kemanusiaan ini. Dalam kondisi darurat, malam hari kerap menjadi waktu yang paling berat. Rasa lelah setelah seharian bertahan di pengungsian, dingin yang menusuk, serta kerinduan akan rumah yang belum bisa ditempati kembali, menyelimuti hati para pengungsi. Di momen itulah, relawan Sahabat Yatim hadir membawa makanan siap santap sebagai penguat fisik sekaligus penenang batin.
Anak-anak tampak antusias menyambut makan malam yang dibagikan. Senyum mereka menjadi pengingat bahwa harapan selalu bisa tumbuh, bahkan di tengah keterbatasan. Para orang tua pun merasakan perhatian dan dukungan moral yang menguatkan. Relawan tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga menyapa, mendengarkan cerita, serta memberikan semangat agar mereka tetap tabah menghadapi ujian ini.
Program Tebar Gizi menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan pangan pengungsi banjir di Aceh Tamiang. Bantuan makanan hangat di malam hari diharapkan mampu menjaga stamina, meningkatkan semangat, serta menghadirkan rasa kebersamaan di tengah situasi sulit.
Sahabat Yatim percaya, sekecil apapun kebaikan yang diberikan, akan menjadi cahaya di tengah gelapnya ujian. Semoga makan berkah yang dibagikan menjadi amal jariyah bagi para donatur dan penguat langkah bagi para pengungsi untuk bangkit kembali.
Mari terus hadirkan harapan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bersama Sahabat Yatim, kebaikan Anda dapat menghangatkan lebih banyak hati yang membutuhkan.