Ini dia perkembangan bayi usia 9 sampai 12 bulan!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

perkembangan bayi usia 9 bulan keatas:

1. Suka Cermin
Bayi di usia ini suka menatap wajah orang lain dan wajahnya sendiri. Hal itu terjadi karena si kecil sedang belajar mengendalikan otot untuk mengangkat kepala dan mengamati sekelilingnya. Bayi akan menunjukkan ekspresi senang atau terkejut ketika berada di depan cermin. Ia akan memandangi bayangan di cermin dengan perasaan kagum. Ketika bayi melihat wajahnya di cermin, menurut Dr. Ari Brown, dokter spesialis anak dan penulis buku ” Baby 411 : Clear Answers and Smart Advice for Your Baby’s First Year”, ia tidak menyadari jika wajah itu adalah dirinya. Makanya ia menyapa wajah itu dengan tersenyum, tertawa, dan menunjukkan wajah yang ekspresif. Namun seiring berjalannya waktu, bayi akan menyadari dan mengerti bahwa wajah itu adalah dirinya.

Tips: pasang cermin kecil yang tepinya dilapisi kain atau bahan empuk sehingga aman bagi bayi dan letakkan atau gantung dipinggiran boks atau stroller.

Kenalkan berbagai mimik wajah gembira, sedih, mengantuk, dan sebagainya di cermin untuk mengenalkan berbagai emosi. kenalkan berbagai ukuran cermin agar ia bisa mengenal bagian tubuh yang lain, tak hanya wajah.

perkembangan bayi usia 9 bulan keatas

2. Berjongkok dan mencungkil dengan jari
Saat berjongkok dan mencungkil-cungkil lantai atau tanah, si kecil sebenarnya tengah mengembangkan kemampuan motorik halusnya. Menurut Linda Sonna, PhD, psikolog anak dari Universitas Yorkville, Kanada, di usia ini anak kerap melakukan kegiatan yang didominasi oleh tangan.

Salah satunya adalah mencungkil dengan jari telunjuk. Kegiatan mencungkil juga merupakan cara bayi mengenali tekstur dan melatihnya untuk memahami konsep sebab – akibat. Saat mencungkil tanah atau pasir, misalnya, ia akan menemukan permukaan tanah dan pasir tidak Iagi rata, melainkan berlubang atau retak.

Awasi saat si Kecil mulai mencungkil-cungkil tanah, dan pastikan di sekitarnya tidak ada benda berbahaya seperti beling dan duri. Sediakan bak pasir yang diisi dengan pasir bersih dan bisa dimainkan kapanpun. Beri permainan seperti menempel sticker, menyusun puzzle dan lego yang tingkat kesulitannya rendah.

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!