Tips memilih kursus yang tepat untuk anak sesuai dengan kepribadiannya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

kursus yang tepat untuk anak – Memilih kursus untuk Anak jangan sembarangan!! Ini dia tips memilih kursus yang tepat sesuai dengan kepribadian Anak Anda!

Anak cenderung penakut: ikutkan kursus yang dapat menggali dan membangkitkan keberanian, seperti berenang, beladiri atau les vokal menyanyi .

Banyak bicara: ikutkan kursus yang mengajarkan kegiatan dengan konsentrasi tinggi. Bisa juga jenis kursus yang menyalurkan energi dalam bentuk verbal, seperti sepak bola, futsal, beladiri, drama (acting) dan menyanyi.

kursus yang tepat untuk anak

Pemalu: ikutkan pada jenis kursus sesuai minat dan bakat anak, karena sejalan dengan berkembangnya kemampuan anak di bidang tertentu, rasa percaya dirinya akan tumbuh menggantikan rasa malunya. Pergaulan dengan teman dari berbagai usia akan mengasah keterampilan sosial dan emosi, sehingga anak dapat mengatasi rasa malunya.

Percaya diri: Anak yang sudah punya kepercayaan diri bisa cenderung overconfidence atau percaya diri berlebihan. Sertakan ia pada kursus yang menyediakan kegiatan berkelompok, yang cocok untuk meredam kecenderungan overconfidence. Misalnya futsal, sepak bola dan menari.

Aktif: Butuh kursus yang bisa menyalurkan energinya yang berlebihan, seperti jenis-jenis olah raga dan menari.

Clumpsy: Untuk mengurangi clumpsyatau canggung pada anak karena koordinasi motorik yang kurang baik, Anda dapat mengikutsertakan si kecil dalam kursus yang mengasah keterampilan motorik halus. lkutkan ia pada yoga atau menari. Kursus ini dapat membantu anak berlatih memusatkan pikiran Pada sesuatu, dan mengasah koordinasi gerak tubuhnya agar menjadi lebih baik.

Tanda-tanda Anak lelah ikut kursus:

1.Perangai anak berubah dari periang menjadi mudah marah, mudah ngambek atau cemberut tanpa alasan.
2.Sering mengantuk karena kurang istirahat.
3.Napsu makan tiba-tiba meningkat tajam. Beberapa anak mengatasi masalah emosi dengan makan.
4.Mengeluh sakit perut, pusing atau rasa tidak nyaman lainnya tanpa sebab setiap kali menjelang waktu kursus.
5.Bila sedang menonton TV seolah-olah tidak mau diganggu.
6.Mengeluh bosan.
7.Menolak berangkat ke tempat kursus.

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!