Bagaimana cara mengajarkan bayi mengunyah?? yuk pelajari..

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Cara mengajarkan bayi mengunyah – Usia 6-9 bulan merupakan masa yang sangat sensitif dan kritis untuk melatih balt Anda mengunyah dan menelan makanan padat yang teksturnya agak kasar. Apalagi, gigi pertamanya sudah mulai tumbuh ketika ia berusia sekitar 6-7 bulan. dan akan tumbuh kira-kira enam buah ketika ia mencapai usia satu tahun.

Jika si kecil diberi makanan padat yang teksturnya lembut (pure) terus, ia akan malas mengunyah. Ia pun mungkin akan mengalami kesulitan mengontrol gerakan lidahnya, untuk memindah-mindahkan makanan saat dikunyah dalam mulutnya Padahal keterampilan ini diperlukan saat ia makan makanan padat kelak.

Mula-mula, si kecil mungkin akan lebih banyak menggunakan gusinya untuk mengunyah Jadi, Anda sebaiknya memberinya makanan yang dihancurkan dan dicincang halus terlebih dahulu’ Jika ia menolak makanan padat yang bergumpal (agak kering), buatlah peralihan yang lebih mudah dengan mencampur makanan yang dihancurkan atau diparut ke dalam pure yang biasa ia makan. Atau, Anda bisa mencoba cara yang lain yaitu buatlah makanan favoritnya dalam bentuk yang lebih kental atau lebih kasar. Atau. sertakan kuah/kaldu ayam atau daging untuk memudahkannya menelan makanan pudar.

Seiring dengan Pertambahan usianya, bayi perlu diperkenalkan dengan aneka jenis bahan makanan secara bertahap. Beberapa jenis makanan baru yang dapat Anda berikan Pada bayi usia 6-9 bulan, antara lain:

  • Beras, jagung, gandum, havermut, dan serealia lain

Jenis bahan makanan ini dapat diberikan sebagai makanan pokok, misalnya beras giling atau roti yang berwarna putih.

  • Susu dan keju 

Susu sebaiknya dianggap sebagai makanan daripada minuman. Anda dapat menggunakan susu sebagai bahan pembuat saus, custard, atau campuran Pure buah. Perlu’ diketahui, susu sapi mengandung mineral tiga kali lebih banyak dibanding ASI atau susu formula pengganti ASI (PASI), sehingga akan menyebabkan ginjal bayi bekerja lebih keras, atau menyebabkan alergi pada bayi-bayi tertentu.

Beberapa jenis keju, seperti cottage cheese, cream cheese (krim keju), keju cheddar dan keju edam, dapat dicampur atau disajikan bersama pure sayuran atau pure buah. Sebagai permulaan, berilah bayi Anda keju yang cita rasanya tidak terlalu tajam.

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!