Dashyat, Tim Yunior Sepakbola Kamerun Nyatakan Jadi Muslim!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
tim sepakbola kamerun

DUA puluh tiga pemain sepak bola yunior Kamerun dinyatakan masuk Islam di Dubai. Konversi mereka menjadi Muslim itu hanya beberapa saat setelah mereka melakukan training-camp di negara Arab petro-dollar tersebut.

Semua pemain, tentu saja semuanya pria, berusia sekitar dua puluhan, adalah anggota dari akademi sepak bola yang terdiri dari rakyat miskin, gelandangan dan yatim piatu anak-anak di Kamerun.

“Sungguh menakjubkan bahwa pada usia ketika kebanyakan orang hanya ingin bermain dan bersenang-senang, para pemuda ini mencari keyakinan dan pencerahan,” kata Javeed Khateeb, penasihat agama senior di IACAD, Urusan Islam dan Departemen Amal Kegiatan di Dubai.

“Ini pertama kalinya kami menyaksikan sejumlah besar orang dari kelompok yang sama ingin masuk Islam.

“Kami biasa menjumpai kelompok besar mualaf tetapi biasanya mereka berasal dari latar belakang yang berbeda.”

Para pemain, pelatih, dan staf tim Yunior ini tertarik menjadi mualaf karena kedamaian dan ketenangan yang mereka rasakan dalam Islam, dan kebaikan yang mereka terima dari para pemain Muslim selama mereka dilatih di Dubai, demikian menurut Khateeb.

“Mereka sangat terkesan dengan cara orang Muslim berperilaku, tapi kebanyakan mereka terkesan dengan kebaikan dan rasa hormat yang mereka terima. Mereka adalah pria muda yang miskin namun mereka dipeluk saudara. ”

Menurut Khateeb, mereka menghabiskan dua sesi terpisah, masing-masing sehari penuh untuk berdiskusi tentang Islam dan menjawab semua pertanyaan mereka dan menghilangkan keraguan akan Islam.

“Kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki pemahaman yang tepat tentang Islam. Banyak pertanyaan mereka tentang halal dan haram, mengonsumsi alkohol, dan bagaimana Yesus digambarkan dalam Islam.”

Para pemain dan pelatih mengunjungi pusat IACAD Kamis (22/9/2014) pekan ini. “Dua dari mereka tidak ingin jadi Muslim, tetapi mereka ingin belajar lebih banyak tentang Islam dan budaya sebelum memutuskan apa yang harus dilakukan,” kata Khateeb.

Dahsyat!

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!