Definisi Zakat Menurut Bahasa Dan Istilah Beserta Hukum Dan Jenisnya

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Tidaklah asing bagi seseorang jika telah mendengar kata zakat pada waktu sekarang ini ya. Dimana zakat itu sendiri merupakan salah satu hal yang wajib untuk setiap orang melakukannya. Adapun beberapa syarat serta ketentuan yang perlu dijalankan oleh seseorang yang ingin melakukan ibadah zakat tersebut ya. Telah banyak orang yang berlomba – lomba agar bisa melakukan ibadah zakat yang sungguh memiliki pahala besar bagi setiap pemberi zakat. Adapun pengertian zakat menurut bahasa dan istilah ini yaitu tumbuh, subur atau bertambah dan berkembang ya. Dan zakat ini berasal dari kata zaka yang berarti suci, berkah, tumbuh, baik, berkembang.

Dimana penamaan zakat ini dikarenakan oleh zakat memiliki kandungan segudang harapan untuk bisa memperoleh berkah. Tak hanya itu di dalam kata zakat ini terkandung makna untuk membersihkan jiwa serta memupuknya dengan berbagai kebaikan. Adapun makna dari tumbuh dalam kata zakat ini yaitu menunjukkan bahwa pengeluaran zakat sebagai pertumbuhan serta perkembangan dari harta. Sehingga hal seperti perkembangan zakat ini akan mengakibatkan pahala seseorang yang ikut berzakat akan semakin banyak. Sedangkan kata suci yang terdapat dalam artian tersebut yaitu sebagai mensucikan diri dari kebatilan, dosa – dosa dan kejelekan.

Definisi Zakat Menurut Bahasa Dan Istilah Beserta Hukum Dan Jenisnya

Intiplah Pengertian Zakat Yang Akan Menambah Ilmu Anda

Terdapat beberapa pengertian dari zakat itu sendiri baik dalam istilah maupun dalam bahasa. Jika anda hanya mengerti pengertian zakat itu apa tetapi belum mengupas mengenai pengertian menurut istilah maupun bahasa maka tidak tahu sepenuhnya. Adapun istilah zakat menurut bahasa artinya ini memiliki artian sebagai tumbuh, subur maupun bertambah dan berkembang ya. Dimana dalam artian zakat ini ternyata memiliki pengertian dari setiap kata yang merupakan artian zakat tersebut loh. Adapaun kata zakat ini sendiri merupakan bentuk kata atau dasar kata dari “zaka” yang artinya adalah suci, berkembang dan tumbuh ya.

Dinamakan zakat ini karena di dalam zakat ini sendiri mengharapkan sebuah harapan pahala yang berlipat ganda terhadap seseorang yang melakukan zakat tersebut. Sedangkan makna suci dari artian zakat tersebut yaitu menunjukkan bahwa zakat ini akan bisa mensucikan jiwa kita dari kejelekan dan dosa – dosa yang telah diperbuat. Inilah istilah – istilah dalam arti makna zakat yang belum seutuhnya kalian ketahui ya. Sedangkan menurut istilah zakat adalah nama pengambilan tertentu dari harta tertentu sehingga dapat diberikan kepada seorang golongan tertentu. Dan tentu kata zakat tidak akan terlepas dari kata infak dan sedekah tentunya ya.

Kupaslah Apa Saja Macam – Macam Zakat Ini Yuk

Setelah anda mengetahui apa sih pengertian dari zakat tersebut maka ada wajibnya jika anda juga mengetahui macam – macam zakat ya. Adapun macam – macam zakat yang pertama disebut dengan zakat fitrah. Tentunya kita semua sudah tidak asing lagi jika mendengar kata zakat fitrah ini pada bulan yang suci ini bukan. Adapun pengertian dari zakat fitrah ini sendiri yaitu zakat yang wajib dikeluarkan atau di bayarkan oleh umat muslim menjelang hari raya Idul Fitri tiba nanti. Dimana zakat fitrah tersebut dapat anda lakukan dengan memilih dua cara ya. Pertama dengan membayarkan zakat menggunakan uang dan yang kedua dengan menggunakan beras.

Adapun jika anda menggunakan beras ini maka pada saat membayar zakat fitrah dengan membayar beras sebanyak 3,5 liter ataupun setara dengan 2,5 kilogram. Makanan pokok Indonesia ini adalah nasi maka zakat yang wajib kita bayarkan adalah beras tetapi anda juga dapat membayarnya dengan gandum ya. Nah untuk jenis zakat yang kedua itu adalah bernama zakat mal atau disebut dengan zakat harta. Zakat mal atau harta ini dapat berwujud seperti hasil pertanian, hasil pertambangan, hasil laut, hasil ternak, hasil perniagaan, hasil temuan, emas dan perak ya. Anda dapat memilih salah satu zakat tersebut sesuai dengan penghasilan yang anda miliki atau peroleh saat ini.

Jenis Zakat Terbagi Atas Beberapa Bagian

Zakat dalam islam ini ternyata terbagi atas beberapa bagian ya. Dimana kita membahas kelanjutan dari zakat maal yang telah disebutkan di atas. Adapun pengertian zakat mal ini menurut Badan Amil Zakat Nasional atau yang disebut dengan BAZNAS ini. Yaitu sebuah zakat yang dikenakan atas aset yang disewakan, surat berharga maupun emas ataupun uang. Zakat maal ini harus bisa mencapai nisab atau batas minimum, terbebas dari hutang, sumber kekayaan atau hartanya halal serta sudah dimiliki selama 1 tahun atau haul. Menurut QS Al – Baqarah ayat 267 ini harya yang anda gunakan untuk membayar zakat maal ini adalah harta yang halal ya bukan buruk.

Nah selanjutnya kita akan membahas bagaimana sih caranya untuk bisa menghitung zakat yang akan di bayaran tersebut. Dimana untuk zakat fitrah ini yaitu 3,5 liter dikalikan dengan harga beras per liter bagi 1 orang. Seperti contoh: harga beras yang anda makan dalam sehari ini sekitar 10.000 maka zakat fitrah yang harus dibayar adalah 35.000 ya. Sedangkan beginilah contoh perhitungan dari zakat maal ya. Seperti contoh: andi memiliki tabungan uang sebanyak 100 juta , deposito 200 juta, rumah kontrak 500 juta, emas serta perak 200 juta. Maka perhitungannya adalah misal 1 gram emas 600 ribu maka nisabnya adalah 85 dikali 600 ribu yaitu 51 juta. 

Total kekayaan yang andi miliki ini sekitar 1miliyar. Maka jika kita menghitung zakat mal tersebut adalah 1 miliar dikalikan dengan 2,5% yang hasilnya sama dengan 25 juta per tahun. Jadi itulah harga yang harus andi bayarkan  sebagai zakat maal ini ya. Adapun seseorang yang sangat wajib menerima zakat ini seperti orang fakir, miskin, amil, muallaf, hamba sahaya, ibnu sabik, fisabilillah serta gharimin. Sebab dasar hukum zakat sangat mewajibkan untuk golongan orang tersebut menerima yang namanya zakat dari orang – orang yang mampu ya.

Beginilah Hukum Membayar Zakat Adalah

Adapun pembahasan berikutnya ini mengenai hukum membayar zakat adalah wajib bagi setiap orang yang mampu ya. Pembayaran zakat ini sangat di wajibkan oleh setiap muslim baik anak – anak maupun orang dewasa atau orang tua. Dimana zakat fitrah tersebut dapat di bayarkan setiap malam 1 Syawal dan di bayarkan setiap awal bulan Ramadhan dalam pandangan Mazhab Syafi’i ya. Sebab membayar zakat ini akan bisa menghindar kan kita dari dosa – dosa terdahulu. 

Nah itulah beberapa pengetahuan atau informasi dari pengertian zakat dan lainnya ya. Dengan begini anda bisa bergabung bersama Sahabat Yatim Indonesia agar bisa menunaikan ibadah zakat secara mudah, aman dan cepat ya. 

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!