Deretan Menteri Jokowi yang Pernah Jadi Santri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Deretan Menteri Jokowi yang Pernah Jadi Santri,Β Sebelum indonesia merdeka, peran santri dalam memperjuangkan kemerdekaan patut untuk diperhitungkan, khususnya di mimbar pemerintahan. Selain turut membantu dalam melawan agresi militer dari penjajah, para santri juga ikut serta dalam berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara.

Deretan Menteri Jokowi yang Pernah Jadi Santri

Di bawah kepemimpinan presiden jokowi ternyata ada sejumlah menteri yang merupakan mantan santri yang pernah bersekolah di pesantren terkemuka di indonesia. Kira kira dari sekian banyak menteri yang berada di bawah kepemimpinan presiden jokowi, siapa saja menteri yang merupakan mantan santri tersebut.?Β 

1. Lukman Hakim Saifuddin

Lukman Hakim Saifuddin menjadi satu-satunya menteri dari kabinet era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tetap dipertahankan oleh Jokowi ketika membentuk Kabinet Kerja pada 27 Oktober 2014.

Lukman Hakim merupakan menteri yang pernah menjadi bagian dari Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, yang berkarier moncer di pemerintahan. Lukman Hakim yang juga merupakan anak dari mantan Menteri Agama di era Bung Karno, Saifuddin Zuhri. Beliau memulai karier politiknya di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Keberadaan beliau di PPP dimulai sejak awal periode 1990 an menjadi simbol munculnya generasi baru di partai Islam. Beliau secara resmi menjadi pengurus Partai Persatuan Pembangunan pada awal 1994, yaitu sebagai anggota Lembaga Pusat Pendidikan dan Latihan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, lalu menjadi ketua pada lembaga tersebut sekitar tahun 1999-2003.

2. Imam Nahrawi

Imam Nahrawi juga merupakan seorang menteri yang merupakan alumni dari Pondok Pesantren Al Kholiliyah An Nuroniyah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Beliau menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2014-2019.

Sebagai alumni pesantren, Imam Nahrawi memiliki sejumlah program kerja yang dikhususkan untuk mengembangkan kemampuan para santri dalam bidang olahraga dan kepemudaan. Salah satu program yang pernah beliau adakan yaitu pembentukan kompetisi sepak bola Liga Santri Nasional yang diikuti oleh berbagai pesantren dari seluruh Indonesia.

3. M. Nasir

Satu lagi menteri yang merupakan mantan santri yang pernah menuntut ilmu di madrasah tsanawiyah (MTs) di Pondok Pesantren Mambaul Ilmi Asy-Syar’i Sarang, Rembang, dan saat SMA, dia menjadi santri di Pondok Pesantren Al-Islah, Kediri.

  1. Nasir juga pernah menduduki kursi Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) pada periode 2014-2019. Sebelum presiden melantik beliau menjadi Menteri, beliau merupakan rektor terpilih Universitas Diponegoro, Semarang, untuk periode 2014–2018 sampai dilantik menjadi menteri pada 26 Oktober 2014.
  2. Nasir juga pernah menjabat sebagai komisi Ekonomi Syari’ah di Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah. Kiprah Mohammad Nasir di bidang pendidikan tinggi memang sudah dimulai sejak 1990. Kala itu, beliau menjadi seorang dosen tetap pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang.

Itulah sejumlah menteri yang mendapatkan kesempatan untuk menduduki kursi menteri di bawah kepemimpinan presiden jokowi yang juga merupakan mantan seorang santri yang pernah menuntut ilmu di sejumlah pesantren yang ternama dan terkenal.

Jangan lupa untuk selalu bersedekah dan membantu orang orang yang membutuhkannya, sebab sedekah juga menjadi fondasi untuk membangun sebuah kesuksesan.

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!