Ini 5 Kebiasaan Lucu Santri Saat Mondok

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Ini 5 Kebiasaan Lucu Santri Saat Mondok,ย Untuk mendalami Ilmu Agama Islam yang lebih mendalam, para santri wajib untuk hidup mondok di pesantren. Secara umum, pesantren hampir sama saja dengan sekolah pada umumnya, yang hanya saja kehidupan di dalam pesantren lebih menerapkan pelajaran atau Ilmu tentang Agama.

Hidup di sebuah pesantren sama halnya dengan merantau, yang di mana seseorang yang masuk ke pesantren akan hidup di sana selama dia menimba ilmu. Ketika para santri sudah berhasil menguasai semua ilmu yang diajarkan maka barulah santri dikatakan lulus dan boleh untuk pulang ke rumah mereka masing masing.

Kebiasaan Lucu Santri Saat Mondok

Sama halnya dengan dengan kehidupan di luar pondok. Para santri yang sedang menimba ilmu di pesantren terkadang menyisakan kisah lucu dalam kehidupan sehari hari selama di pondok. Berikut ini ada beberapa kebiasaan lucu para santri saat sedang mondok.

1.Digundul

Pada beberapa sebuah pesantren memiliki berbagai tradisi dan aturan yang harus dipatuhi. Tradisi yang berlaku terkadang menyisakan kenangan yang lucu bagi para santri, salah satunya adalah santri yang digundul ketika melanggar aturan.

Aturan digundul ini biasanya diterapkan pada para santri yang melanggar aturan, misalnya seperti keluar tanpa izin atau tidak sengaja berkata-kata kasar atau tidak sepantasnya. Melihat teman yang biasanya memiliki tatanan rambut yang rapi namun tiba tiba gundul pasti akan membuat teman satu pondok merasa lucu ketika bertemu dengan temannya.

2.Serba Ngantri

Berbeda dengan kehidupan sehari hari di rumah. kehidupan di dalam pondok semuanya serba mengantri, salah satunya seperti menunggu giliran untuk masuk ke kamar mandi di pagi hari. Dalam kehidupan biasa, kita biasanya melihat orang berbaris untuk mengantri menunggu giliran di tempat tempat tertentu, namun berbeda dengan pondok.

Di pondok bukan orang yang mengantri melainkan peralatan mandi mereka yang berbaris mengantri. Pemandangan tersebut tentu memberikan kesan yang lucu bagi banyak orang. Selain meletakan peralatan mandi, para santri juga kerap kali menggantinya dengan sandal mereka.

3.Titip Cucian

Bagi saudara yang pernah ikut hidup di pondok pastinya saudara sudah tidak asing lagi dengan kata kata “Titip satu ya? satu aja” atau “Titip ciput ya, kecil doang”. Kata kata tersebut merupakan kata kata yang sering kali terdengar ketika salah seorang teman sedang mencuci baju mereka. Salah satu teman biasanya akan menghampiri teman yang sedang mencuci pakaian sambil tersenyum dan mengucapkan kata kata tersebut.

4.Tunggu Kiriman Sampai Terbawa Mimpi

Menerima paket kiriman dari orang tua sudah menjadi hal yang sering terjadi di dalam pondok. Para orang tua biasanya akan mengirim barang barang kesukaan anak mereka ketika berada di pondok dengan tujuan agar mereka tidak terlalu rindu dengan rumah. karena hal tersebut jarang terjadi, kerap kali membuat para santri terbawa mimpi menerima paket dari orang tua, dan bahkan tidak jarang ada yang mengigau ketika tidur.

5.Balapan Saat Makan

Waktu makan di pesantren berbeda dengan makan ketika berada di rumah. makan di rumah biasanya dapat dilakukan kapan saja dan makan di rumah juga dapat dilakukan dengan santai. Namun berbeda dengan kehidupan di pondok. Di pondok memiliki waktu makan yang telah diatur dan lucunya ketika waktu maka, para santri biasanya akan mengadu kecepatan untuk mendapatkan porsi makan yang lebih banyak.

Itulah 5 kebiasaan lucu para santri ketika hidup mondok. Bagi saudara yang pernah melewati kehidupan di pondok pasti pernah merasakan salah satunya. Sukacita kehidupan di pondok memang menjadi kenangan yang tidak terlupakan. Meskipun kehidupan di pondok tidak sebebas kehidupan biasa, namun jika dilihat dari sisi Agama, kehidupan di pondok jauh lebih baik dari kehidupan bebas dan terutama dalam mengenal dan memahami Al Quran. Jika saudara ingin belajar terkait Al Quran, kami dari sahabat mengajak saudara untuk berpartisipasi dalam kelas tahsin untuk menciptakan dampak nyata untuk dakwah dan Al Quran di Indonesia.

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!