Macam-Macam Puasa dalam Ajaran Agama Islam

Macam-Macam Puasa dalam Ajaran Agama Islam

Puasa merupakan salah satu bentuk ibadah umat Muslim. Sama halnya dengan ibadah salat, puasa juga merupakan hal yang wajib dan perlu untuk dilakukan. Namun tahukah saudara apabila selain puasa wajib bulan suci ramadhan, ada pula beberapa macam puasa lainnya di dalam ajaran Islam.

Berdasarkan dari hukumnya, puasa terbagi menjadi 4 yaitu puasa wajib, puasa sunah, puasa makruh dan puasa haram.  Maka dari itu, bukan hanya puasa wajib saja yang dijalankan saat bulan suci ramadhan, melainkan ada beberapa macam puasa lainnya yang dikerjakan pada hari dan bulan lainnya.

 

Macam-Macam Puasa dalam Ajaran Agama Islam

Berikut ini ada beberapa macam puasa dalam Islam yang perlu diketahui.

 

1. Puasa Ramadhan

Dimulai dari puasa wajib yang sudah menjadi ciri khas umat Muslim di bulan Ramadhan. Puasa ini menjadi puasa yang akan dijalankan 30 hari hari atau sebulan sebelum hari Raya Idul Fitri. Kewajiban umat muslim untuk menjalankan ibadah puasa bulan suci ramadhan tertuang  dalam Alquran surat Al-baqarah ayat 183.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ١٨٣

Arab-latin: yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba ‘alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba ‘alallażīna ming qablikum la’allakum tattaqụn

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

 

2. Puasa nazar

Puasa yang masuk dalam kategori puasa wajib adalah puasa nazar atau puasa yang dilakukan karena janji. Nazar berarti janji sehingga puasa yang dinazarkan hukumnya adalah wajib untuk ditunaikan. Nazar yang dibuat sebaiknya harus ditunaikan.

 

3. Puasa Kifarat

Puasa wajib selanjutnya adalah Puasa Kifarat. Puasa Kifarat adalah puasa kifrat alias denda. Puasa ini dimaksudkan untuk menggantikan dam atau denda atas pelanggaran yang hukumnya wajib. Ini bisa datang pada seorang perempuan yang mengalami haid atau datang bulan di saat bulan suci ramadhan. Puasa ini dilaksanakan untuk menggantikan puasa yang  tidak dijalankan saat bulan suci ramadhan.

 

4. Puasa Syawal

Puasa selanjutnya adalah puasa sunnah atau puas yang disebut dengan puasa syawal. Puasa ini dilakukan selepas bulan suci ramadhan atau setelah idul fitri. Puasa ini ditunaikan selama 6 hari di bulan syawal.  Puasa ini dialakukan berturut dan dimulai dari hari kedua Syawal. Apabila tidak bisa melakukannya secara berurutan, maka tak apa-apa. 

 

5. Puasa Arafah

Puasa arafah adalah puasa yang  sangat dianjurkan bagi umat Muslim yang tidak sedang berhaji. Namun bagi umat Muslim yang sedang berhaji, sebenarnya tidak ada keutamaan berpuasa terutama pada hari Arafah atau tanggal 9 Dzulhijjah. Dalam hadis Muslim, puasa Arafah disebutkan memiliki keistimewaan yaitu akan menghapuskan dosa-dosa pada tahun lalu serta dosa-dosa di tahun yang akan datang. 

 

6. Puasa Sya’ban

Sama halnya dengan bulan ramadhan yang digantikan oleh umat Muslim. Bulan sya`ban juga memiliki keistimewaan.Di bulan sya`ban Umat muslim dianjurkan untuk mencari pahala sebanyak banyaknya salah satunya adalah dengan menjalankan ibadah puasa pada awal dan pertengahan bulan sya`ban.

 

7. Puasa Ayyamul Bidh

Dalam ajaran agama Islam, umatnya disunnahkan untuk berpuasa minimal tiga kali dalam sebulan. Puasa ini diutamakan pada Ayyamul Bidh, yaitu pada hari ke 13, 14 dan 15 dalam bulan Hijriyah. 

Ayyamul Bidh sendiri berarti hari putih. Sebab pada malam-malam tersebut bulan purnama bersinar dengan sinar rembulannya yang berwarna putih.

 

8. Puasa Asyura

Memasuki bulan Muharram, umat Muslim disunnahkan memperbanyak puasa. Boleh dilakukan di awal, pertengahan atau akhir bulan.

Warehousing & Storage
Services

Careful storage of your goods

View details

Custom Transport
Solutions

Complex logistic solutions for your business

View details