Makanan yang perlu dihindari selama kehamilan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

 

Makanan-yang-Perlu-Dihindari-Saat-StresDalam bulan-bulan menjelang dan selama kehamilan (baik bagi pria maupun wanita) hindarilah asupan zat-zat beracun. Anda memang tidak mungkin melawan bahaya-bahaya lingkungan yang bisa mengancam kesehatan, seperti emisi dari lokasi-lokasi industri. Namun, Anda bisa memastikan bahwa Anda tidak berada di tempat yang berasap (tinggi polusi udaranya). Hindari juga makanan-makanan yang bisa membahayakan, seperti makanan yang melalui terlalu banyak proses pengolahan atau sudah berkurang nilai gizinya.

APA SAJA YANG HARUS DIHINDARI
Zat-zat berikut ini sebaiknya dihindari karena dapat membahayakan Anda dan janin.
– Keju blue-veined lembut yang tidak dipasteurisasi dan memiliki guratan-guratan berwarna biru, seperti kelu Brie dan keju susu kambing, karena berisiko menyebabkan listeriosis (infeksi yang disebabkan oleh bakteri Listeria).
– Telur dan produk-produk unggas lain yang mentah atau setengah matang, seperti daging ayam yang mungkin sudah terinfeksi Salmonella dan bakteri lainnya. Telur dan daging ayam harus selalu dimasak hingga matang sebelum dimakan untuk menghindari infeksi.
– Daging sapi mentah, termasuk steik, daging sapi setengah matang, dan beef burger yang belum matang, dari manapun asalnya.
– Beberapa jenis ikan tertentu, karena mengandung merkuri yang bisa membahayakan perkembangan sistem saraf janin. Hindari daging ikan hiu, ikan todak, dan marlin, selain itu jangan makan lebih dari satu steik ikan tuna atau dua kaleng sedang ikan tuna dalam satu minggu.
– Kerang-kerangan dan ikan mentah, karena risiko keracunannya lebih tinggi dari keracunan makanan lainnya.

Makanan yang perlu dihindari selama kehamilan

-Hati, dalam bentuk giling maupun sosis, karena memiliki kandungan vtamin A sangat tinggi yang bisa menyebabkan ketusakan pada janin.
-Susu yang tidak dipasteurisasi, yang kemungkinan mengandung bakteri-bakteri berbahaya, termasuk Salmonella dan Listeria (lihat juga bagian yang membahayakan tentang mencegah terjadinya keracunan makanan).
-Alkohol, yang bisa menghambat penyerapan vitamin B, seng, dan zat besi, menurunkan kadar hormon, mengganggu terjadinya ovulasi dan kemampuan sperma untuk bergerak, serta membahayakan janin.
-Teh dan kopi, yang kandungan kafeinnya bisa membahayakan kesuburan wanita. Konsumsi teh yang terlalu banyak bisa menghambat penyerapan zat besi.
– Makanan-makanan yang mengandung banyak gula, seperti kue kering, keik, dan makanan ringan serta
minuman manis lainnya yang rendah kandungan gizinya.
– Makanan yang digoreng dan junk food yang tinggi lemak dan harus dihindari.
– Garam, baik yang ditambahkan dalam makanan atau camilan yang tinggi kadar garamnya. Konsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
– Makanan cepat saii yang rendah kandungan gizinya. Konsumsilah makanan segar dan alami.

sumber: meningkatkan kesuburan untuk kehamilan (seri ayahbunda)

Related Posts

Tinggalkan komentar

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!