bersyukur

Maknai Hidup Agar Lebih Bahagia dengan Selalu Bersyukur

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Kalimat hidup ini sulit memang benar, karena tak semua keinginan kita akan dikabulkan oleh Allah SWT. Tak semua hal dalam hidup sesuai dengan keinginan, maka banyak-banyaklah bersyukur yaitu bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang diberi olehNya.

Walaupun masalah datang silih berganti, tetapi Anda tetap harus menerimanya. Kuncinya yaitu selalu bersyukur dengan segala hal yang ada dalam hidup. Bersyukur adalah sikap menerima dan berserah kepada Allah, atas segala yang diberikan olehNya baik kenikmatan ataupun keburukan.

Cara Hidup Bahagia dengan Bersyukur dalam Islam

Masalah setiap orang dalam hidupnya tentu berbeda-beda, dan semuanya tergantung pada cara mereka menghadapi masalah tersebut. Ada yang mengeluh tapi banyak juga yang bersyukur. Padahal manfaat bersyukur itu sangat baik untuk kita, dibandingkan mengeluh.

Berikut ini cara untuk selalu memaknai hidup dengan lebih bahagia dan bersyukur:

  1. Jangan Melihat ke Atas

Kalau Anda ingin bahagia, maka janganlah melihat ke kehidupan orang yang ada di atas kita atau lebih baik dari kita. Misalnya, Anda hanya memiliki sepeda untuk transportasi sehari-hari, maka jangan terus memandang ke arah mereka yang memiliki motor/mobil.

Jika ada Lamborghini yang sedang diparkir di suatu tempat, sebaiknya tidak usah melihat atau ingin tahu siapa yang keluar dari sana. Seperti sabda dari Nabi Muhammad SAW, Lihatlah orang-orang yang ada di bawahmu dan jangan melihat orang yang ada di atasmu. 

Jika kita terus melihat ke atas maka kita akan meremehkan nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Melihat orang yang ada di atas kita, hanya akan menimbulkan rasa iri, dengki, kufur nikmat dan menyalahkan takdir Allah.

Berusahalah untuk bersikap begini, saat Anda hanya memiliki sepeda lihatlah orang lain yang sama sekali tidak memiliki kendaraan. Bagi Anda yang kakinya sedang bermasalah, lihatlah orang lain yang sama sekali tidak memiliki kaki.

  1. Jangan Membandingkan Diri Anda dengan Orang Lain

Cara untuk lebih bahagia dan bersyukur kepada Tuhan lainnya adalah jangan membanding-bandingkan diri Anda dengan orang lain. Biarlah kehidupan Anda berjalan dengan alami dan natural. Anda bukan mereka dan mereka juga bukan kita.

Tidak membanding kan diri kita dengan orang lain juga merupakan cara bersyukur kepada Allah dengan benar. Perbedaan dalam hidup itu sunatullah, jadi tak apa jika hidup kita berbeda dengan hidup orang lain.

Terkadang, orang tua juga tidak menyadari bahwa mereka sering membanding-bandingkan anaknya dengan anak orang lain. Misalnya si A nilainya selalu bagus, masa kamu nilainya jelek. Padahal kemampuan setiap anak dalam belajar itu berbeda-beda.

Seharusnya orang tua menyadari bakat dan keahlian anak apa saja, sehingga bisa mengasahnya dengan baik. Menerima kekurangan anak, teman, atau pasangan merupakan rasa syukur kita atas apa yang sudah diberikan oleh Allah.

  1. Jangan Melihat Masa Lalu

Makhluk Allah yang paling cepat berlalu adalah waktu. Sedetik yang lalu waktu itu pergi, maka waktu tak akan pernah kembali. Kita tak akan pernah mampu mengejar waktu yang sudah berlalu menggunakan wahana apapun.

Mengejar waktu yang sudah berlalu, seperti mengingat nostalgia, kenangan dan juga perasaan yang sudah berlalu hanyalah sia-sia. Maka jangan melihat ke masa lalu, masa lalu yang baik ataupun buruk.

Misalnya Anda mengingat kebaikan Anda saat menolong seseorang kemudian di masa kini ia malah mendzalimi kita, maka hal itu hanya akan membuat Anda menjadi tidak ikhlas bahkan bisa berubah menjadi dendam.

Membayangkan Anda pernah menjadi orang kaya di masa lalu tapi sekarang sudah tidak, juga akan melunturkan iman Anda. Jadilah orang yang bersyukur setiap hari, tidak usah melihat ke masa lalu, dan selalu bersyukur atas nikmat Allah.

  1. Jangan Menghubungkan Kebahagiaan Anda dengan Kebahagiaan Orang Lain

Banyak sikap yang menunjukkan bahwa kita sering mengait-ngaitkan atau menghubungkan hidup kita dengan orang lain. Ketika Anda putus cinta atau ditolak oleh orang yang Anda sukai, Anda hanya akan berpikir tentang dia bahwa hanya dengan dialah Anda bisa bahagia.

Padahal hidup tidak seperti itu, karena rasa bahagia Anda saat ini tidak ada kaitannya dengan orang lain tapi tergantung pada diri Anda sendiri. Allah SWT yang memberikan kebahagiaan dalam hidup Anda, dan bukan orang lain.

Jadilah juga orang yang pandai bersyukur atas segala nikmat dan bahagia yang diberikan oleh Allah SWT. Bahkan tercantum dalam surat An-Najm ayat 43 bahwa hanya Allah yang membuat manusia bersedih dan tertawa.

Tak ada orang lagi yang bisa mengimbangi bahagia Anda, hanyalah perbuatan yang tidak baik. 

  1. Hidup Sederhana

Memiliki banyak uang, harta atau apapun yang berupa materi bukan berarti kita tak bisa hidup sederhana. Quotes tentang Bahagia itu sederhana, adalah pernyataan yang tepat. Istilah lain dari bahagia adalah berbahagia, dan menjalani hidup bersyukur setiap saat.

Bahagia itu sederhana dan jika ingin hidup bahagia maka hidupnya dengan sederhana. Sesuatu yang membuat seseorang hidup menderita, terhimpit, dan juga tertekan bukan menghabiskan materi karena kebutuhan hidup melainkan gaya hidup.

Misalnya sofa peninggalan orang tua yang masih bagus, diganti dengan sofa yang lebih baru dan bagus supaya warnanya matching dengan ruangan. Padahal tidak membeli sofa baru juga sebenarnya tidak apa-apa.

Sama halnya dengan barang lainnya seperti tas, sepatu, handphone, dan sebagainya, yang sebenarnya masih bagus tetapi sering kali diganti hanya karena ingin punya yang baru. Hal itu termasuk sikap kurang bersukur dalam hidup yang harus diubah.

Hidup sederhana yang Anda jalani saat ini merupakan nikmatnya bersyukur pada setiap hal yang diberikan Allah SWT setiap harinya.ย  Jika Anda kesulitan untuk bersyukur atas nikmat Allah maka bacakanlah doa mohon dijadikan hamba yang bersyukur, seperti berikut ini:

ุฑูŽุจูู‘ ุฃูŽูˆู’ุฒูุนู’ู†ููŠ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุดู’ูƒูุฑูŽ ู†ูุนู’ู…ูŽุชูŽูƒูŽ ุงู„ูŽู‘ุชููŠ ุฃูŽู†ู’ุนูŽู…ู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽูŠูŽู‘ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠูŽู‘ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุนู’ู…ูŽู„ูŽ ุตูŽุงู„ูุญู‹ุง

ุชูŽุฑู’ุถูŽุงู‡ู ูˆูŽุฃูŽุฏู’ุฎูู„ู’ู†ููŠ ุจูุฑูŽุญู’ู…ูŽุชููƒูŽ ูููŠ ุนูุจูŽุงุฏููƒูŽ ุงู„ุตูŽู‘ุงู„ูุญููŠู†ูŽ

โ€œYa Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerah kan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkan lah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang salehโ€. (Q.S. An-Naml : 19)

  1. Berbaik Sangka Kepada Allah SWT

Cara untuk hidup bahagia dan juga bersyukur yang bisa Anda jalankan sekarang adalah selalu berbaik sangka kepada Allah. Apapun yang Ia berikan, percayalah bahwa itu sudah menjadi kebaikan dan yang terbaik untuk Anda.

Salah satu cara Allah mengangkat derajat hambaNya yaitu dengan menambah nikmat bagi mereka yang bersyukur dan berbaik sangka padaNya. Misalnya ketika di jalan raya dalam perjalanan menuju ke suatu tempat Anda terjebak macet.

Tentu Anda akan marah-marah selama perjalanan, padahal mungkin saja saat itu Allah sedang memberi kebaikan dengan menghindarkan diri Anda dari kecelakaan atau bahaya lainnya di perjalanan.

Contoh lainnya yaitu saat lamaran Anda ditolak sang kekasih, memang hal itu menyakitkan hati. Namun Anda bisa berbaik sangka pada Allah dengan berpikir bahwa Allah akan menggantinya dengan orang yang lebih baik. 

Apabila Anda terbiasa untuk berbaik sangka, maka hidup terasa ringan dan tak ada beban. Tak hanya saat hidup, saat meninggal pun kita harus berhusnudzon pada Allah.

Selalu bersyukur atas nikmat Allah adalah kunci kebahagiaan dalam hidup. Banyak contoh bersyukur dalam kehidupan sehari-hari yang bisa Anda terapkan setiap harinya.

Related Posts

Tinggalkan komentar

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!