Membina Keluarga Sakinah Mawadah Wa rahmah

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Bismillahirohmanirrohim. Membina Keluarga Sakinah Mawadah Wa rahmah. Tujuan seseorang menikah dan dalam membentuk sebuah keluarga  adalah  agar tercapainya  Sakinah Mawaddah Wa rahmah.

Allah Ta’ala Berfirman  yang artinya

“ Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. Supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar  terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. “ (QS. Ar-Ruum:21).

Bagaimana Membina Keluarga Yang Sakinah Mawaddah Wa rahmah?

  1.   Membina Keluarga diatas ketakwaan dan  Pengajar agama

Allah Ta’ala Berfirman. Yang artinya

“Hai orang-orang yang beriman ,peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.”(QS.At-Tahrim : 6)

Adh-Dhahak dan Maqatil mengenai ayat diatas, yang artinya

“ Menjadi kewajiban seorang muslim untuk mengajrai keluarganya , termasuk kerabat,sampai pada hamba sahaya laki-laki atau perempuannya.ajarkanlah mereka perkara wajib yang allah  perintahkan dan larangan yang Allah larang. “ (HR.Ath-Thabari. Dengan sanad shahih dan jalur said bin ‘Urubah dari Qatadah. Lihat Tafsir Al-Ázhim, 7:321)

  1.   Suami dan istri menjalankan Kewajiban  Masing-masing dengan baik

Seorang istri seharusnya selalu taat kepada suami, karena itu merupakan jalan mudah baginya untuk ke surga.

“ Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan ( di bulan ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya ( dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dkatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “ Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.”(HR. Ahmad, 1: 191; Ibnu Hibban, 9: 471. Syaikh  Syu’aib Al-Arnauth mengatakan hadist ini Shahih).

Sedangkan suami secara umum berbuat baik pada isteri dan memperhatiakn nafkahnya

Allah Ta’ala berfirman yang artinya

“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada istrinya dengan cara ma’ruf .” ( QS.Al-Baqarah:233).

  1.   Sabar

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu. Rasulullahu ‘alaihi Wa sallam bersabda  yang artinya

“ Berbuat baiklah pada para wanita. Karena wanita diciptakan dari tulang rusuk. Yang namanya Tulang rusuk, bagian atasnya itu bengkok.  Jika engkau mencoba untuk meluruskannya (dengan kasar), engkau akan mematahkannya. Jika engkau membiarkannya, tetap saja tulang tersebut bengkok. Berbuat  baiklah pada para wanita.” ( HR.Bukhari, no 3331 dan Muslim, no.1468).

  1.   Selalu mengalah dan memaafkan

Dengan banyak Mengalah dan mudah memaafkan  dalam keluarga pasti Mudah meraih ketenangan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan wasiat pada jabir bin Sulaim, yang artinya

“ Jka ada seseorang yang menghina dan mempermalukanmu dengan sesuatu yang ia ketahui ada padamu, maka janganlah engkau membalasnya dengan sesuatu yang engkau ketahui ada padanya. Akibat buruk biarlah ia yang menanggungnya.”(HR.Abu Daud, no.4084 dan Tirmidzi, no.2722. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan  bahwa sanad hadits ini Shahih. Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan bahwa hadits ini Shahih).

  1.   Menghindari Kekerasan dalam rumah tangga

Dari Mu’awiyah bin jaydah,ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya

“ dan janganlah engkau memukul istrimu di wajahnya, dan jangan pula menjelek-jelekkannya serta jangan melakukan Hajr ( mendiamkan istri) selain dirumah.” ( HR.Abu Daud no.2142. Syaikh Al Albani Mengatakan bahwa Hadits ini hasan shahih).

Kalau istri keliru , nasihatilah terlebih dahulu.  Kalau tidak berpengaruh, maka diamkan dia (hajer). Kalau tidak berpengaruh, barulah beralih pada memukul dengan syarat : (1) tidak dengan pukulan yang membekas, (2) menghindari wajah. wallahu álam bishawab

 Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!