Anjuran Untuk Mendoakan Kedua Orang Tua

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Peribahasa mengatakan kasih anak sepanjang galah, kasih ibu sepanjang jalan. Artinya, kasih sayang yang diberikan orang tua kepada anaknya tak bertepi layaknya jalan. Terus sambung menyambung tanpa ujung. Sementara kasih sayang seorang anak hanya sebatas galah yang bisa diukur panjangnya. 

Orang tua adalah sosok yang paling berharga di setiap kehidupan manusia di dunia. Sudah sewajarnya sebagai anak, patut berbakti kepada orang yang sudah melahirkan dan membesarkan kita. Islam banyak mengatur tentang adab dan doa untuk orang tua sebagai bentuk rasa terima kasih.

Cara Membalas Kebaikan Orang Tua

Doa orang tua adalah salah satu doa yang mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Sebagian kemudahan hidup kita bisa jadi karena doa dari ayah dan ibu. Maka dari itu, penting bagi seorang anak menjaga perasaan orang tua agar tidak terlukai. Sebab, ridho Allah terletak pada ridho kedua orang tua. 

Dalam hadis tentang orang tua riwayat Bukhari dan Muslim menyebutkan, Abu Hurairah meriwayatkan ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW, lalu ia bertanya, β€œWahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?” Lalu Muhammad SAW menjawab β€œibumu” hingga tiga kali. Selanjutnya yang keempat baru dijawab oleh Rasul ”Bapakmu.” 

Hadis tersebut mengingatkan semua anak bahwa orang yang patut dihormati adalah orang tua. Itupun memprioritaskan ibu hingga tiga kali, dan selanjutnya ayah. Apalagi kekuatan doa seorang ibu sangat dahsyat untuk membawa anaknya menjadi lebih baik di dunia dan di akhirat.

  1. Jangan Pernah Membentak

Menghormati kedua orang tua bisa dimulai dari hal kecil. Salah satunya dengan tidak pernah membentak. Terlihat sepele tapi sering dilupakan banyak anak. Apalagi saat anak mager (malas gerak), dan mendapat perintah dari orang tua. Banyak dari mereka yang tidak sengaja membentak.

Meskipun hanya satu kata, bentakan anak terhadap orang tua bisa sangat menyakitkan. Apalagi bentakan seorang anak dilakukan berulang kali. Jika bentakan ini pernah tak sengaja keluar dari mulut, anak bisa langsung meminta maaf sebagai wujud menghormati orang yang lebih tua.

Hadis menghormati orang tua riwayat Bukhari dan Muslim, Muhammad SAW mengatakan β€œApakah kalian mau kuberitahu mengenai dosa yang paling besar?” Para sahabat menjawab, β€œMau, wahai Rasulullah.” Muhammad bersabda, β€œMempersekutukan Allah dan melawan (durhaka) kedua orang tua.” 

Selanjutnya Rasullallah SAW mengucapkan hal itu sambil duduk pada tangannya. Lalu tiba-tiba beliau menegakkan duduknya dan berkata, β€œDan juga ucapan (sumpah) palsu.” Ucapan tersebut dikatakan Rasul berulang kali. Sebagai tanda ada penekanan terhadap hadis yang diucapkan tersebut.

  1. Sering Mendoakan Kedua Orang Tua

Jika anak sedang dalam perantauan, ada cara untuk membalas kebaikan orang tua. Salah satunya dengan rutin mengirim doa untuk orang tua. Doa bisa dilafalkan saat salat fardu atau wajib, salat sunah, atau kapan pun. Doa dari sang anak inilah sebagai wujud mencari ridho kepada Allah SWT. 

Doa kepada orang tua yang bisa dibaca kapan saja yakni β€œRabbighfirlii wal waalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiraa. Artinya, Tuhanku, ampunilah dosaku dan kedua orang tuaku. Sayangilah kedua orang tuaku seperti keduanya menyayangiku saat aku kecil.

Mendoakan juga bisa dilakukan untuk orang tua yang sudah meninggal. Apalagi salah satu amal jariah adalah doa dari anak yang saleh. Doa seorang anak saleh yang tak terputus tersebut bisa menjadi penolong orang tua saat di kubur maupun di akhirat kelak. 

  1. Dengarkan dan Lakukan Nasihatnya

Semua orang tua menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Selain berdoa, orang tua senantiasa memberikan nasihat dan petuah untuk para buah hatinya. Nasihat inilah yang wajib didengarkan sang anak apabila ingin mendapat ridho dan berkah dari Allah SWT. Apalagi nasihat yang diberikan positif. 

Bagi sebagian anak tak mudah untuk mendengarkan nasihat orang tuanya. Tapi lebih mudah mendengarkan nasihat dari teman atau sahabatnya. Padahal, teman dan sahabat terbaik adalah orang tua. Tidak ada nasihat yang diberikan orang tua, melainkan bertujuan untuk memberi solusi terbaik.

Dengan mendengarkan dan melakukan nasihat, sang anak tidak hanya mendapat solusi tapi juga mendapat ridho dari Allah SWT. Sebab, ridho orang tua adalah ridho Allah SWT. Siapa pun yang mendapatkan ridho Allah, niscaya hidupnya akan dipenuhi kemudahan dan rezeki yang melimpah.

  1. Tidak Salah Memilih Pergaulan

Satu hal yang jarang diketahui seorang anak adalah kekhawatiran orang tua terhadap pergaulan anaknya. Salah satu doa orang tua untuk anak adalah untuk menghindarkan sang buah hati dari pergaulan yang menyesatkan. Sebab, lingkungan di luar rumah bisa sangat berbahaya bagi anak.

Orang tua akan merasa lega apabila anaknya memiliki pergaulan yang baik. Dengan teman-teman yang selalu membimbing dan mengajak ke kegiatan positif. Salah satu doa seorang ibu adalah ingin melihat anaknya sukses di dunia dan di akhirat. Salah satunya dengan tidak salah memilih teman.

Ibarat dua mata pisau, lingkungan bisa menjadikan anak terasah untuk menjadi tangguh dan pemberani. Di sisi lain, lingkungan dapat merusak kehidupan anak. Hal kedua ini yang harus dihindari anak untuk menjawab doa orang tua mereka. 

Apa yang Harus Anak Lakukan?

Selain balas budi dengan tindakan dan sikap kita yang baik, Rasul Muhammad SAW juga mengajarkan untuk sering mendoakan orang tua. Baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia. Doa kepada orang tua adalah salah satu wujud bakti seorang anak atas kebaikan dan jasa  

Dari beberapa hadis tentang orang tua tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa Islam mengajarkan semua anak untuk taat dan berbakti kepada orang tuanya. Dengan  semua kebaikan yang telah diberikan kepada orang tua, tidak ada alasan bagi sang anak untuk tidak mengucapkan terima kasih.

Terima kasih bisa diberikan sang anak melalui berbagai cara. Dimulai dari ucapan, lalu tindakan. Apalagi, doa seorang ibu dan doa seorang ayah dapat menjadi penerang jalan kehidupan anak dalam menghadapi problematika kehidupan.

Untuk tindakan, seorang anak bisa melakukan hal-hal sepele yang bisa membahagiakan orang tua. Seperti membantu tugas rumah, mencetak prestasi di sekolah, atau tidak salah dalam memilih pergaulan. Dengan tetap menjadi anak yang berbakti, orang tua akan merasa sangat bahagia telah membesarkan Anda. 

Tak kalah penting adalah tetap rutin beribadah kepada Allah SWT. Kebahagiaan orang tua adalah saat melihat anaknya dekat dengan mereka dan Allah SWT. Anak yang dekat dengan Allah SWT adalah anak-anak yang selalu dirindukan orang tuanya saat mereka jauh. 

Tidak sedikit anak di luar sana yang menyesal karena belum sempat mengabdikan dirinya kepada orang tua karena telah tiada. Nah, bagi Anda yang masih memiliki orang tua di rumah, sudah saatnya membuktikan bakti Anda kepada mereka. Doa orang tua untuk seorang anak dapat menjadi pelita dalam kegelapan. (*)

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!