Menjenguk Rumah Sementara Harimau

Menjenguk Rumah Sementara Harimau

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Menjenguk Rumah Sementara HarimauMenjenguk Rumah Sementara Harimau Salma adalah harimau Sumatra (Pantheratigris sumatroe) berusia 8 tahun yang saya jumpai di kawasan konservasi Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC). Betina ini berasal dari Jambi dan ditengarai pernah menerkam manusia. Tatapan mata dan cara Salma memandang terlihat agresif mungkin ini sebuah bentuk ketidakrelaan karena anaknya dicuri para pemburu. Ia mengikuti rehabilitasi bersama Ucok, pejantan usia 10 tahun asal Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

keseharian dalam kandang khusus Tiger Rescue Center (TRC) Tambling. Sebuah wahana seluas 1O ha, disiapkan sebagai sarana rehabilitasi bagi harimau yang akan dilepasliarkan. Ani Mardiastuti dari Institut Pertanian Bogor yang bertindak selaku konsultan konservasi TWNC mengungkapkan, “TRC merupakan bagian dari TWANC. Di sinilah tempat harimau yang terserang penyakit dan kekurangan nutrisi diperbaiki. Kesehatan fisik seperti mata, telinga, mulut, gigi serta urogenital juga dipantau dengan cermat.” Saya mendapat kesempatan langka untuk berkunjurtfke TRC dalam kapasitas sebagai undangan. Di kompleks TRC terdapat 2 jenis kandang harimau. Pertama, berfungsi sebagai tempat pemulihan. Terdiri dari 5 kandang, luasan mencapai 6 x 7 m2 per kandang. Di kandang pemulihan terdapat kandang jepit untuk membatasi. ruang gerak harimau saat akan dilakukan pengobatan. Kedua, adalah kelompok kandang latih berukuran 60 x 7O m2, dikelilingi dinding kawatjeruji bentuk persegi setinggi 4 m. Area ini berfungsi untuk melatih insting liar harimau. Dengan bantuan 2 tenaga penjaga kandang yang telah dilatih TSI, pasokan pangan dan perawatan kandang dikelola selama harimau direhabilitasi.

Menjenguk Rumah Sementara Harimau

Menurut Ani Mardiastuti yang turut mendampingi Ucok saat direlokasi dari NAD, sebelum dikirim ke pusat rehabilitasiTWNC, harimau Sumatra akan diperiksa dulu. Sejauh ini, sudah ada 4 ekor harimau Sumatra yang menjalani rehabilitasi di TWNC dan dilepasliarkan ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Nama mereka Pangeran, Agam, Buyung dan Panti. “Pelepasan mesti dilakukan bertahap, karena harimau adalah binatang soliter yang membutuhkan teritori luas sebagai wilayah jelajah.” ujar Ani Mardiasruti. ‘ Menyoal harimau membutuhkan lahan luas sebagai tempat hidup, terjadi pengecualian saat musim kawin dan ketika betina mendampingi anak-anaknya hingga usia 18-24 bulan. Pada saat-saat kawin, mereka akan berada dalam radius berdekatan. Demikian juga induk harimau. Ia akan menjaga anakan hingga mampu mandiri di alam dan membentuk wilayah teritorial sendiri. untuk menandai wilayah teritorial, harimau Sumatra menggunakan air seni dan fesesnya. Teritorialnya dipertahankan hingga mati.

Tony Sumampau, Direktur Taman Safari Indonesia (TSI) rnenambahkan, beberapa saat sebelum dilepasliarkan, satwa yang sejak tahun 1996 dikategorikan sebagai sangat terancam kepunahan (critically endangered) oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) itu dipasangt collar GPS untuk memantau keadaannya, mulai tanda-tanda keberlangsungan kehidupan hingga area jelajah dan wilayah teritorial yang dibentuk. waktu hidup alat ini berkisar 6 tahun hingga 1 tahun, setelah itu otomatis terlepas. Biasanya, kurang dari 3 bulan sudah diketahui wilayah teritorialnya. Bila tidak terbentuk,
patut dicurigai si harimau tidak lavak dilepasliarkan,” jelasnya.

hingga saat ini salma dan ucok mengantongi predikat tidak layak dilepasliarkan dengan alasan usia ucok sudah terlalu tua takut di serang harimau penguasa teritorial atau harimau residen sementara salma secara psikologis masih menyimpan dendam ke pada manusia

terima kasih semoga bermanfaat ”Β Menjenguk Rumah Sementara Harimau”….!!!!!!!

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!