Menu makanan sehat untuk anak usia 2 tahun keatas

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

menu makanan sehat untuk anak usia 2 tahun keatas – Kini, ketika si kecil memasuki usia 18 bulan. hampir semua jenis makanan padat dapat diberikan kepadanya. Susu bukan lagi menjadi makanan utamanya. Dan si kecil pun sudah siap menerima beraneka ragam jenis makanan baru . karena sistem pencernaannya sudah cukup siap untuk menerima.

Didukung oleh indera pengecapnya yang juga semakin berkembang, anak akan menikmati variasi menu serta rasa baru yang Anda perkenalkan kepadanya. Karena itu, cobalah menyusun menu yang lebih kreatif dengan melibatkan variasi tekstur, rasa, bahan baku, dan cara penyajian semenarik mungkin. lnilah saatnya Anda dirancang untuk mengembangkan seluruh kemampuan Anda untuk berkreasi dalam menyajikan makanan bagi si kecil.

Namun, sekalipun anak sudah mulai dapat menikmati menu keluarga, Anda perlu mengingat bahwa kebutuhan nutrisinya tetap berbeda dengan orang dewasa. Dia membutuhkan kalori yang lebih banyak untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan otot, jaringan baru, dan tulang-tulang pembentuk rangka tubuhnya.

Konsumsi lemak dan serat untuk anak di bawah lima tahun berbeda dengan anak di atas usia lima tahun, ataupun orang dewasa. Orang dewasa, misalnya, tidak dianjurkan untuk mendapatkan kalori sebanyak lebih dari 30% lemak. Sedangkan anak di bawah dua tahun masih memerlukan aneka jenis makanan dengan kandungan lemak yang cukup tinggi, unruk melakukan berbagai proses metabolisme.

Bagaimana dengan sayuran?

Sayuran mengandung sejumlah zat gizi serta vitamin penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh anak. Namun, tidak semua jenis zat gizi serta vitamin tersebut dapat dipenuhi dengan hanya mengkonsumsi satu atau dua jenis sayuran saja dalam sehari. Kebutuhan tubuh si kecil terhadap beragam zat gizi dan vitamin itu baru bisa terpenuhi melalui konsumsi beraneka jenis sayuran yang saling melengkapi kandungan gizinya. Itu sebabnya, sebaiknya sajikan aneka jenis masakan dalam bahan berbagai jenis sayuran dalam sehari.

Selain sayuran, telur juga bahan makanan yang mengandung nilai gizi tinggi. Telur bukan hanya merupakan sumber protein, melainkan juga sumber vitamin A, vitamin B, vitamin E, lemak, serta sejumlah mineral penting yang dibutuhkan oleh si kecil untuk menunjang Proses tumbuh kembangnya. Anda dapat mengolah telur menjadi beragam jenis masakan. Satu hal yang penting diingat, jangan dulu memberi si kecil telur setengah matang untuk menghindari kemungkinan terkontaminasi bakteri yang mampu bertahan hidup pada suhu di bawah 100 derajat C. Untuk anak usia ini, telur mata sapi dan telur dadar merupakan pilihan yang lebih baik.

menu makanan sehat untuk anak usia 2 tahun keatas

Daging adalah sumber Protein yang tinggi. Bukan itu saja. Daging juga sumber vitamin B serta zat besi (Fe). Meski kandungan gizinya tinggi, Anda tak Perlu menyediakan menu daging setiap hari untuk si  kecil. Terlalu sering mengkonsumsi daging juga kurang baik. Cukup sekitar empat kali dalam seminggu.

Si kecil yang masih berusia di bawah lima tahun tidak dianjurkan untuk terlalu sering menyantap daging olahan, seperti sosis atau kornet. Sebab, daging olahan seperti itu memiliki kandungan garam yang tinggi, di samping juga mengandung bahan pewarna, bahan pengawet, dan juga lemak yang tinggi. Jauh lebih baik bila Anda memberi si kecil masakan yang diolah dari daging segar, misalnya semur. Bahan-bahan makanan sumber protein lainnya, seperti ikan, dapat pula Anda olah menjadi aneka jenis menu Yang bervariasi. Dengan demikian, si kecil bisa menikmati hidangannya dengan lahap, dan kebutuhan nutrisinyapun terpenuhi.

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!