Perbedaan Simpati Dan Empati

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Jika membahas kedua topik ini masih ada beberapa orang yang bingung mengenai simpati serta empati. Bahkan ada beberapa orang yang menyangka jika kedua kata tersebut memiliki arti yang sama. Namun pada faktanya arti dari kedua kata tersebut berbeda.

Empati memiliki arti tersendiri begitu pula dengan simpati yang memiliki arti tersendiri pula. Kedua kata ini memiliki arti dan pengertian yang hampir sama namun berbeda dalam perwujudannya dalam interaksi sosial tentang empati dan simpati.

Mungkin sebagian dari anda sudah mengetahui perbedaan dari keduanya dan mungkin Anda lupa. Ada sebagian pula yang sampai detik ini belum mengetahui perbedaan dari keduanya. Maka dari itu pada artikel kali ini akan memberikan pembahasan tentang pengertian dari masing-masing kata di atas serta beberapa faktor-faktornya. Oleh karena itu anda baca artikel ini hingga selesai agar bisa mengetahui perbedaannya. Sebelum itu itu kita akan membahas mengenai pengertian dasar dari kata empati serta simpati.

Empati

Empati adalah suatu kemampuan guna memahamiΒ  apa yang dirasakan oleh orang lain. Hal ini dilihat dari sudut pandang orang itu serta membayangkan diri sendiri berada di posisi orang tersebut. Disini empati memiliki peranan penting untuk membangun serta menjaga hubungan antar sesama manusia. Sejatinya manusia telah menunjukkan tanda-tanda empati sejak bayi. Dan hal itu itu akan semakin berkembang hingga ke masa anak-anak sampai remaja nantinya.

Akan tetapi tingkat empati dari seseorang bisa saja berbeda antara satu dengan yang lainnya. Ada beberapa orang yang sangat mudah untuk berempati ada pula yang sulit untuk melakukan hal itu. Perbedaan tingkat empati setiap orang ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari lingkungan sosial pada saat masa kecil ataupun saat ini. Tentang cara pandang terhadap sesuatu atau bisa saja dari pola asuh orang tua.

Faktor empati yang berbeda setiap orang berikutnya yaitu berdasarkan pengalaman masa lalu serta harapan yang dimiliki setiap individu berbeda. Terdapat beberapa ciri-ciri yang menandakan apakah anda adalah termasuk orang yang mempunyai empati tinggi atau tidak. Diantaranya yaitu di sini anda memiliki kepedulian akan orang lain.

Berikutnya anda disini tergolong pendengar yang baik serta pandai dalam memahami perasaan orang lain dan pastinya sering dijadikan tempat curhat. Atau bahkan disini anda kerap kali diminta menjadi penasehat untuk masalah orang lain dan masih banyak lagi ciri-ciri lainnya.

Untuk manfaat empati bagi diri sendiri terdapat beberapa. Manfaat yang pertama disini dapat membangun hubungan sosial antar individu. Yang kedua di sini bisa mengatur emosi yang ada dalam diri sendiri. Dan yang terakhir yaitu dapat melatih perilaku untuk tolong menolong sesama manusia. Jadi manfaat mempunyai sikap empati yang tinggi untuk diri sendiri itu sangat bagus.

Bagaimana anda sudah memahami pengertian dari empati sendiri? Apakah Anda di sini sudah memahami ciri-ciri seseorang yang memiliki tingkat empati yang tinggi? Dan apakah anda disini sudah memahami dan mengerti mengenai manfaat memiliki sikap empati? Jika sudah Maka kita akan melanjutkan ke pembahasan yang berikut ini yaitu mengenai simpati. Di sini apakah anda sudah mengetahui pengertian dari simpati sendiri?

Simpati

Simpati adalah suatu proses kejiwaan yang mana seorang individu akan merasa tertarik pada seseorang atau bisa sekelompok orang. Ketertarikan tersebut bisa karena sikap seseorang, penampilan, di bawah serta perbuatannya yang sedemikian rupa. Pada proses ini perasaan seseorang akan memegang peranan yang penting.

Meskipun dorongan yang paling utama pada simpati yaitu suatu keinginan untuk memahami pihak lain serta untuk melakukan kerjasama dengannya. Simpati disini menyiratkan rasa kesamaan yang jauh lebih besar dengan keterlibatan pribadi yang jauh lebih mendalam. Ada beberapa contoh simpati dalam interaksi sosial yang akan dijelaskan di bawah ini.

Contoh Faktor Simpati Pada Interaksi Sosial Masyarakat

Punya Empati Berlebihan? Kurangi Ya, Ternyata Berdampak Buruk bagi  Kesehatan, Ini Alasannya! - Tribun Jambi

Faktor pertama dalam sosial masyarakat

Yang pertama memiliki perasaan sedih serta berduka ketika mendengar kabar duka entah itu dari keluarga ataupun teman. Secara tidak langsung seseorang di sini akan mengucapkan rasa belasungkawa. Nah rasa belasungkawa inilah yang termasuk pada contoh simpati dalam interaksi sosial. Bukan hanya sekedar melalui kata-kata ucapan belasungkawa tetapi hati tergugah untuk datang mengunjungi serta memberikan semangat terhadap keluarga atau teman yang sedang berduka. Wujud nyata simpati yang satu ini begitu dirasakan dalam interaksi sosial.

Faktor kedua dalam sosial masyarakat

Yang kedua adalah kebalikan dari faktor yang sebelumnya. Nah di sini memiliki perasaan ikut bahagia saat salah satu anggota keluarga ataupun teman memberitahu mengenai rencana pernikahan. Perasaan ikut bahagia mengenai rencana pernikahan ini adalah salah satu bagian dari wujud simpati dalam sosial masyarakat. Bahkan seseorang tak hanya merasa bahagia saja namun muncul perasaan haru karena rasa bahagia yang muncul berlebih. Di sinilah salah satu letak mengenai beda empati dan simpati.

Faktor ketiga dalam sosial masyarakat

Bukan hanya sekedar muncul perasaan sedih atau senang saja. Salah satu wujud simpati dalam interaksi sosial yang berikutnya bisa saja terjadi ketika seorang pria dan wanita bertemu. Saat seorang pria melihat wanita yang mempunyai penampilan serta sikap yang dianggap berbeda dengan yang lain dan menarik perhatian pria itu. Maka disaat itulah rasa simpati akan timbul dalam diri pria itu. Begitu juga sebaliknya rasa simpati bisa saja muncul ketika wanita melihat pria yang berperilaku manis serta mempunyai penampilan yang menarik hati.

Sebenarnya ada beberapa lagi wujud nyata simpati dan empati dalam hubungan interaksi sosial di masyarakat. Misalkan saja ketika anda melihat kecelakaan atau kejadian yang tak mengenakkan. Maka disitulah akan timbul perasaan seperti kasihan ikut merasakan kesedihan seperti apa yang mereka rasakan. Tak hanya itu disini yang berikutnya yaitu timbulnya perasaan ingin menolong sesama individu. Setelah membahas faktorΒ  apakah kalian tahu lawan kata dari simpati sendiri?

Lawan kata simpati atau antonimnya yaitu itu antipati, benci. Antipati sendiri memiliki arti suatu rasa ketidaksukaan terhadap sesuatu atau seseorang. Antipati bisa dirangsang dengan berbagai pengalaman sebelumnya. Yang terkadang timbul tanpa adanya suatu penjelasan sebab-akibat yang rasional dan masuk akal bagi individu yang terlibat. Antipati yang dimiliki seseorang akan sangat memberikan dampak buruk bagi dirinya karena rasa kepedulian terhadap orang lain yang tidak dimilikinya.

Lantas bagaimana dengan lawan kata empati sendiri? Sebenarnya empati memiliki lawan kata yang sama dengan simpati. Demikianlah pembahasan mengenai apa itu simpati serta empati dan apa perbedaan dari keduanya. Semoga pembahasan di atas dapat menambah pengetahuan dan wawasan anda mengenai arti kata dari empati dan simpati, ciri-ciri empati serta faktor-faktor terwujudnya rasa empati serta simpati pada interaksi sosial masyarakat.

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!