Persiapan Menyusui ini harus disiapkan Setelah Melahirkan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Persiapan Mental dan Emosional

ibu menyusui

  • Pentingnya Motivasi dan rasa percaya diri

Suatu cita-cita biasanrya akan dapat diraih bila dilatarbelakangi dengan motivasi yang kuat. tidak terkecuali cita-cita seorang ibu yang ingin berhasil menvusui buah hatinya. Bila ibu memiliki rnotivasi yang kuat, Anda tidak akan mudah menyerah dan putus asa saat berhadapan dengan “batu-batu” yang
menghalangi jalan menuju cita-cita Anda tersebut.

Sehubungan dengan hal itu, tidak ada salahnva bila Anda dan pasangan meluangkan waktu untuk mencari informasi sebanyak mungkin tentang segala keunggulan ASI. Khususnya, bagi Anda yang sedang hamil anak pertama, atau belum punva pengalaman menyusui. Selain dari buku-buku, informasi-informasi tersebut dapat Anda peroleh dari dokter. konsultan laktasi. atau dari ibu-ibu Iain vang sudah mempuny.ar pengalaman menyusui anaknya. Perlu diketahui. di beberapa rumah sakit di Jakarta telah terbentuk klinik laktasi vang rnemhen pelavanan untuk ibu vang membutuhkan informasi atau mengalami masalah seputar menyusui. OIeh karena itu, janganlah segan untuk bertanya tentang hal-hal ,vang ingin Anda berdua ketahui dengan pasti kebenarannva.

lntinya, semakin banyak bekal informasi yang Anda peroleh. semakin kuat motivasi Anda untuk menyusui si kecil. Seiring dengan itu, kepercayaan Anda terhadap diri sendiri bahwa Anda pasti bisa menyusui semakin tinggi. Anda akan merasa lebih siap menghadapi keaclaan sulit yang mungkin terjadi selama berlangsungnya kegiatan menyusui. ltu sebabnva, seorang ibu ,vang memiliki motivasi dan rasa percava diri yang besar untuk menyusui akan lebih berhasil dalam usahanva, daripada ibu vang dari
semula enggan menyusui bayinya.

Persiapan Mental dan Emosional

Perlu diketahui air susu yang keluar bukan hanya diakibathan oleh isapan bayi tetapi juga oleh refleks-refleks yang saling berhubungan. Refleks adalah gerakan otomatis dan tidak dirancang terhadap rangsangan dari luar yang diberikan suatu organ atau bagian tubuh yang terkena. Supaya refleks-refleks
ini terjadi, ibu harus santai dan merasakan adanya rangsangan yang tepat. Bila ibu dipengaruhi ketegangan, rasa cemas. takut dan kebingungan, air susunya tidak akan turun dan alveoli (sekumpulan kelenjar susu) menuju puting.

ltu sebabnya, dukungan, baik dari suami, keluarga maupun orang lain, sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, agar rasa percaya dirinya tidak hilang. Sehubungan dengan hal itu. biasakanlah dari sejak awal untuk mau berbagi perasaan dengan orang lain bila menghadapi suatu masalah. Selain itu. bila merasa tidak sanggup melakukan suatu pekerjaan, ibu sebaiknya tidak segan meminta tolong pada orang lain. Khusus para calon ayah. banyak hal vang dapat mereka lakukan dalam memberi dukungan kehamilan sang istri. Misalnva saja, Anda dapat mengambil alih beberapa tugas rumah tangga di saat istri sedang dalam kondisi tidak enak. menemani istri saat berkonsultasi dengan dokter kandungan. menyertai istri dalam kelas prenatal, atau secara bersama-sama mempersiapkan segala keperluan si buah hati.
Bila memungkinkan, setelah si kecil lahir. ambillah waktu satu atau dua minggu di mana ibu hanva mengurus bayinya (dikenal dengan istilah baby moon, seperti halnya h0neymoon pada pengantin baru). Sementara untuk urusan rumah tangga lainnya. usahakan meminta bantuan orang lain. Dengan demikian, kegiatan menvusui diharapkan dapat berjalan lancar.

sumber: Kiat sukses menyusui (seri Ayahbunda)

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!