3 resep bubur tim bayi ini cocok untuk bayi usia 6 bulan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Resep bubur tim bayi usia 6 bulan

1.Bubur nasi merah isi kakap

nasi tim saring isi kakapBahan:

-100 g beras merah
-100 ml air kaldu
-l/2 sdt garam halus
-75 gr daging cincang
-75 gr daging kakap haluskan
-100 gr labu kuning potong dadu kecil
-100 gr wortel potong dadu kecil

 

Cara membuat:
– Rebus beras dengan air kaldu. Bubuhi garam, masak dan aduk sampai setengah matang.
– Masukkan daging cincang, daging kakap dan labu kuning, masak hingga beras matang dan lunak.
– Masukkan pula wortel. Masak hingga semua bahan matang dan bubur mengental. Angkat dan saring.
– Sajikan dalam keadaan hangat.

2.Nasi tim hati

Nasi-Tim-Saring-Hati-SapiBahan:
-600 ml air
-2 sdm beras
-25 g hati ayam iris kecil
-25 gr tem
-50 g labu kuning parut
-1 iris tomat matang
-l/4 sdt garam halus
-1 sdt minyak

Cara membuat:
– Masak air bersama beras. hati ayam serta tempe. Aduk perlahan hingga agak mengental.
– Masukkan labu kuning. tomat dan masak sambil diaduk hingga matang
– Tambahkan garam dan minyak, aduk hingga tercampur rata. Angkat. Biarkan hingga dingin.
– Saring atau masukkan ke dalam blender dan haluskan.
– Tuang dalam mangkuk dan sajikan segera.
Untuk 1 porsi
I porsi: 209 kalori

Resep bubur tim bayi usia 6 bulan

3. Nasi tim cincang

nasi tim cincangBahan:
-500-700 ml air
-2 sdm beras
-50 g tahu cincang
-25 gr daging giling
-50 gr wortel parut
-25 gr tomat cincang
-2 sdm santan kental
-1/2 sdt garam halus
Cara membuat:
– Rebus air bersama beras, tahu dan daging giling. Aduk-aduk dan masukkan wortel serta tomat. Aduk
dan masak hinggga sayuran matang. Angkat dari api.
– Tuangi santan dan tambahkan garam. Aduk hingga tercampur rata. Angkat dari atas api. Tuangkan ke
dalam mangkuk tahan panas.
– Panaskan dandang dan kukus nasi tim sampal air habis.
– Angkat dan sajikan segera dalam keadaan hangat.

Untuk 1 porsi
I porsi: 226 kalori

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!