Ribet melihat mainan anak dimana-mana? Yuk ikuti tips INI..!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

tips merapikan mainan anak – Si kecil bukan bayi lagi. Kini dia sedang belajar berjalan, berbicara, berlari dan menujukkan kemandirian. Ia pun mulai mencari petualangan baru. Benda-benda di rumah pun lantas jadi sasaran eksplorasinya:

Ia senang memanjat sofa, duduk lalu turun yang dilakukan berulang-ulang, membuka-tutup dan mengeluarkan isi laci dan lemari dapur, mengacak isi tas bunda atau ayah, mencelupkan tangannya ke dalam akuarium dan memegang ikan di dalamnya, rak penyimpan CD/DVD berantakan karena ia keluarkan dan mengacak-acak isinya, tempat sampah berhamburan isinya dituang, remote control dan telepon seluler ditekan-tekan tombolnya.

Dengan bereksplorasi, sebenarnya anak belajar mengenai dunia sekitar. Bereksplorasi penting dilakukan anak, meski dampaknya barang- barang berantakan. Bereksplorasi memberi kesempatan pada anak untuk mematangkan keterampilan motorik kasar dan halus serta memperkuat keseimbangan, membangun rasa percaya diri, dengan merasa mampu melakukan sesuatu, memaksimalkan panca indra untuk merasa, melihat, membau dan mendengar, belajar menyelesaikan masalah, ketika sulit mengambil sesuatu, belajar sebab dan akibat dari dampak yang dihasilkan, merangsang perkembangan sosial dan emosi sebab meski sibuk bereksplorasi, si kecil akan mencari Anda bila ia perlu bantuan. Saat melihat Anda, hatinya tenang kembali.

Ribet melihat mainan anak bertebaran disetiap penjuru rumah? Ikuti tip Barbara Lang, penulis buku psikologi anak asal Jerman:

Minggu 1:
Sediakan wadah untuk menampung mainan. Biasakan anak membereskan mainannya setelah selesai bermain.

Minggu 2:
Minta anak memilah mainan “yang masih disukai” dan yang sudah “tak disukai”, ke dua wadah berbeda. Sumbangkan mainan yang sudah tidak disukai.

Minggu 3:
Ajak anak untuk membawa dan menyimpan seluruh mainannya di gudang Yakinkan dia mainannya aman di sana.

Minggu 4:
Buat perjanjian, setiap kali ingin bermain, anak boleh mengambil sendiri mainannya di gudang dalam pengawasan Anda. Karena prosesnya tak mudah, dengan demikian ia akan menghargai mainan dan waktu bermain.

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!