Ternyata bayi 0-3 bulan suka hal-hal ini

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Ternyata bayi usia 0-3 bulan sangat menyukai hal-hal ini:

1. Suka dicium

diciumCiuman yang diberikan oleh Bunda, Ayah dan orang-orang terdekat membuat bayi merasa aman dan nyaman. Melalui ciuman, menurut Dr. Judith A. Hudson, pakar psikologi perkembangan anak dari The State university of New Jersey di New York AS, bayi tahu ada orang yang melindungi dan menjaganya, tak akan membiarkannya kesepian dan ketakutan.

Ciuman juga bisa menyehatkan secara fisik. Penelitian yang dilakukan Profesor Richard L. Ellis dari Universitas Wisconsin Madison, AS, menyimpulkan, sebuah ciuman dari Bunda yang menempel ke wajah atau tubuh bayi, memberi ‘sampel’patogen yang ada di wajah bayi. Sampel ini diambil oleh organ limfoid sekunder ibu seperti amandel yang kemudian bermigrasi ke payudara dan menghasilkan antibodi yang dibutuhkan bayi.

Sedangkan penelitian mikrobiologi di Universitas Otago, Selandia Baru, menemukan fakta bahwa ketika seorang ibu mencium bayinya, secara tak langsung ia akan mentransmisikan sejenis bakteri tertentu yang dapat membantu membangun kekebalan terhadap penyakit pilek dan radang telinga pada bayi.

Tips:

Hindari mencium bayi langsung di bibirnya. Pastikan pula Bunda dan Ayah dalam keadaan sehat saat mencium bayinya agar ia tidak tertular penyakit.

Sesering mungkin hujani bayi dengan ciuman namun lakukan secara perlahan. Bayi tidak suka dengan gerakan yang mengeiutkan, apalagi saat ia tidur.

2. Suka digendong

Tips-Ibu-MenyusuiOrang kerap menyebut bayi sudah ‘bau tangan’ jika ia tenang saat digendong dan menangis ketika dibaringkan. Padahal pada tahap,ini ia memang sedang senang senangnya digendong, dielus, dibelai, disentuh, dan berbagai kedekatan fisik lain, yang membuatnya merasa aman dan nyaman. Ia sedang membangun rasa percaya pada orangtuanya. Menurut Dr. Jane Nelsen EdD, psikolog anak dari Universitas California- San Fransisco, AS, bayi yang terpenuhi kebutuhan afeksinya akan percaya bahwa dunia ini aman. Karen Sokal-Gutierez, MD, dokter spesialis anak yang juga Ketua Komisi Earty Childhood Adoption and Dependent Care di Akademi Pediatris Amerika Serikat menyebut periode 3 bulan pertama kehidupan bayi sebagai “trimester keempat kehamilan”. Alasannya, bayi kecil butuh lingkungan mirip rahim ibu, yang hangat, mendekap, dan mengayun-ayun. Menggendong juga penting untuk mengembangkan kepercayaan, empati, belas kasih, dan hati nurani bayi. Dan bayi mengembangkan kecerdasan dan kapasitasnya dalam menerima dan memberikan kasih sayang, keintiman, cinta, dan kebahagiaan dengan ia digendong.

Tips: Berhati-hati menggendong sang bayi karena tubuh bayi baru lahir hingga usia 3 bulan masih lemah, terutama bagian leher dan kepalanya. baru bisa menolehkan kepala tanpa dapat mengangkatnya.

Sebelum mengangkat si kecil pastikan ia tahu dulu kehadiran Anda bisa lewat suara atau kontak mata. Bayi akan terkejut dan
gelisah bila Anda langsungmengangatnya, kecuali apabila ia tertidur pulas.

lkuti keinginan bayi apakah ia suka digendong telentang, setengah duduk, menghadap depan atau menghadap belakang. Rewel dan gelisah adalah salah satu tanda bayi tidak nyaman dalam qendongan.

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!