You are here:

Cara Desain Kaos Dan Perawatannya

cara desain kaos

Tahukah kalian cara desain kaos ? Kamu pasti sering melihat orang-orang mengenakan kaos sebagai busana kesehariannya. Ya, mungkin hampir sembilan puluh persen orang-orang yang kamu temui. Baik itu di pasar, terminal, jalanan, kampus, taman, teater, tempat kursus dan sejumlah tempat umum lainnya mengenakan kaos sebagai pakaian bagian atas mereka.

Namun satu fakta yang membuatnya menarik adalah jika diperhatikan lebih cermat lagi. Kamu bisa melihat betapa beragamnya desain kaos sekarang ini. Selain dari pemilihan warna-warna bahan dasar kaos yang lebih ceria. Pemilihan desainnya juga semakin variatif.

Jika pada zaman dulu gambar-gambar pada kaos cenderung umum dan biasa saja. Saat sekarang ini, gambar-gambar pada kaos semakin memikat, mulai dari pemilihan atau alternatif gambar yang ada, pemilihan bentuk karakter atau huruf yang dipakai, hingga pada pemilihan cara aplikasi desain gambar kaos tersebut pada bahan.

Sekarang melihat sebuah keluarga yang jalan-jalan dengan mengenakan kaos seragam dengan menggunakan nama mereka masing-masing pada desain kaos tersebut bukanlah hal yang aneh lagi.

Gimana sih cara desain kaos kok bisa jadi bagus begitu sih ? Mungkin kamu juga bisa jadi penasaran melihat perkembangan tren desain kaos saat ini. Apalagi semakin banyak jasa pembuatan desain kaos baik online maupun offline, yang dengan mudah kita temui pada saat ini. Atau mungkin kamu mau tahu cara mendesain kaos tanpa harus keluar banyak duit untuk menyewa desainer kaos?

Cara Desain Kaos

Mungkin kamu bisa ikuti cara yang berikut ini, yaitu dengan menggunakan program tertentu di komputer. Hal ini dapat membantumu dalam membuat desain kaos impianmu. Tak perlu harus bisa gambar atau harus minta bantuan tukang gambar. Kenal Photoshop kan? Buat kamu yang suka ngedit foto-fotomu sebelum di upload ke jejaring sosial, kalian pasti sudah kenal program ini.

Menggunakan program Photoshop untuk membuat desain kaos jauh lebih mudah dibanding menggunakan program-program lainnya seperti program produk Adobe atau Corel. Karena penggunaan Photoshop yang lebih praktis, lebih mudah dimodif, dan lebih mudah pula diedit. Sebab untuk membuat desain kaos pada umumnya membutuhkan penggunaan gambar, sementara pada aplikasi lain selain Photoshop, mereka lebih banyak menggunakan huruf-huruf dan garis.

Untuk kamu yang masih awam menggunakan Photoshop, jangan khawatir. Tidak sulit kok menggunakan program yang satu ini. Kamu juga bisa browsing cara penggunaannya di mesin-mesin pencari di internet. Cukup banyak web atau blog yang memberikan tutorial cara membuat desain kaos dengan aplikasi Photoshop secara gratis.

Tetapi bila kamu termasuk karakter yang suka kepraktisan. Nah, kamu tinggal beli deh kaos yang sudah jadi, mau belanja via online atau kamu jalan-jalan langsung berkunjung ke toko-toko pakaian dan distro.

Perawatan Kaos

Setelah memiliki kaos dengan desain impian bukan berarti semua masalah selesai. Kaos juga harus dirawat. Kalau tidak, ngapain kamu beli mahal-mahal dan dengan susah payah mengorbankan waktu dan materi demi mendapatkan kaos dengan desain idaman kalau pada akhirnya malah baru sekali pakai saja kaos kesayanganmu langsung lecek?

So, berikut ada 10 kata ‘jangan’ yang harus kamu ikuti supaya kaos kesayanganmu tahan lama.

1. Jangan Direndam Lama-lama

Saat mencucinya jangan merendam kaos terlalu lama. Apalagi jika kamu mencucinya menggunakan deterjen biasa dan bukan menggunakan sabun khusus yang biasanya berharga lebih mahal. Kamu cukup mencuci kaosmu dengan melarutkan deterjen secukupnya pada seember air, lalu merendam kaos sebentar. Sekitar 5-10 menit paling lama, kucek, bilas dan kemudian dijemur.

2. Jangan Diperas

Jangan memeras kaos terlalu kuat sesaat sesudah membilasnya. Kalau bisa sebaiknya kaos jangan diperas sehabis dibilas. Langsung saja dijemur kaosnya dengan menggunakan gantungan baju atau hanger

3. Jangan Terkena Terik Matahari

Jangan menjemur kaosmu dengan langsung dibawah terik sinar matahari. Apalagi terutama jika kaosmu berbahan katun. Walau kaos itu berwarna putih sekalipun, sebaiknya kaosmu dijemur di tempat yang tidak terlalu terik sinar mataharinya. Karena sinar matahari dapat membuat warna kaos cepat kusam. Lain kasus kalau kamu sedang mencuci jeans dan ingin membuatnya terlihat belel, maka terik matahari dengan senang hati akan membantumu.

4. Jangan Mencampur Kaos dengan Pakaian Berwarna Lain

Jangan mencampur kaos dengan pakaian berwarna lain pada saat merendam dan mencucinya. Hal ini tentu saja untuk menjaga agar kaos kesayanganmu tidak terkena lunturan warna pakaian lain, terutama untuk kaos yang berwarna hitam dan putih. Meski tidak luntur sekalipun, sebaiknya kamu merendam dan mencuci kaos dengan kaos lain yang berwarna senada. Pisahkan kaosmu dengan yang kaos lain yang berwarna berbeda atau kontras. Juga hindari merendam kaos berwarna putih dan kaos berwarna hitam dalam satu tempat yang sama.

5. Jangan Menyikat

Jangan menyikat kaosmu. Cukup dengan mengucek saja sedikit pada bagian yang bernoda. 6. Jangan Lupa Membalik
Jangan lupa membalik kaosmu saat hendak dijemur. Bagian dalam kaos harus berada di bagian luar dan bagian luar kaos harus dimasukkan ke dalam.

6. Jangan Pakai Hanger

Jangan gunakan hanger untuk menggantung kaos dengan kondisi tertentu. Maksudnya adalah, kamu harus mengenali apakah kaosmu terbuat dari bahan yang mudah melar atau tidak. Jika jawabannya adalah ya, sebaiknya kamu jangan menjemur kaos tersebut dengan menggunakan hanger.

7. Jangan Pakai Pemutih

Jangan menggunakan larutan pemutih untuk memutihkan kaos yang memiliki desain bersablon di bagian depannya. Beda kasus jika kamu ingin memutihkan kaos oblong putih polos.

8. Jangan Pakai Mesin Cuci

Jangan mencuci kaos dengan menggunakan mesin cuci Hal ini akan menjamin ukuran kaosmu bakal melebihi ukuran normal sebelumnya.

9. Jangan Setrika

Jangan setrika kaosmu dengan menggunakan setrika yang memiliki suhu panas yang tinggi.

10. Jangan Bawa Tidur

Jangan pakai kaos kesayanganmu sebagai pengganti baju tidur. Hal ini akan semakin mempersingkat usia kaosmu.

Selain dikenali dari bahannya, berbagai jenis kaos juga bisa dikenali dari proses pembuatan bahannya. Misalnya knit dan woven Jika knit adalah bahan kaos yang berasal dari kaitan jeratan demi jeratan benang atau disebut juga rajutan. Di mana ciri-ciri katun berbahan knit adalah jika ditarik akan terasa elastis dan tidak kaku. Contoh kaos berbahan knit antara lain adalah single jersey, jersey, rib, interlock, tricol, dsb. Sedangkan woven adalah bahan kaos yang terbuat dari anyaman atau tenunan dua buah benang yang disilang-silangkan. Berbeda dengan knit , bahan woven tidak dapat ditarik.

Bahan kaos juga dapat dikenali dari spesifikasi benangnya yaitu apakah dia berbahan katun, polyester , katun viscose atau katun teterton Polyester adalah bahan kaos yang paling dikenal pasar Indonesia selain katun. Bahan ini terbuat dari sejenis serat sintetis. Pada umumnya dari bahan turunan minyak bumi yang kemudian dibuat menjadi sebentuk serat fiber poly. Karena berbahan dasar sintetis, maka jenis bahan ini tidak menyerap keringat sehingga panas dipakainya.

Itulah cara desain kaos dan cara merawat kaos kesayangan.