Cara Hemat Air – Konservasi Sumber Daya Air || Apakah Anda tahu cara hemat air ? Air adalah suatu senyawa kimiawi yang terdiri dari senyawa Hidrogen (H2) dan senyawa Oksigen (O2) yang berikatan menjadi (H2O) yang berwujud cair.
Peran air sangat penting dalam kehidupan alam semesta ini. Bagaimana apabila tidak ada air di bumi ini? Tuhan Maha Adil atas segala sesuatu yang menjadi karya cipta yang luar biasa indah dan lengkapnya.
Pada permukaan bumi ini sendiri yang pada dasarnya terdiri dari 71% merupakan air, makanya kita melihat bumi dari kejauhan( angkasa) dapat terlihat bahwa bumi permukaannya adalah air.
Di alam semesta ini diciptakan tumbuhan, hewan, dataran, air dan segala isi alam semesta ini. Bagaimana cara pemanfaatan anugerah yang melimpah ini sebaik-baiknya? Seperti dengan cara menghemat air.
Pentingnya Air bagi Kehidupan Makhluk Hidup
Manusia tak lepas kebutuhannya terhadap air, bahkan seluruh makhluk hidup di dunia ini memerlukan air sebagai bagian dari kelangsungan hidupnya. Manusia bagian berat tubuhnya terdiri 65-75% adalah kandungan air.
Dalam kandungan air yang dibutuhkan manusia dalam setiap harinya adalah sekitar 2,5-3 liter air per hari yang termasuk kandungan air dalam makanan.
Dalam survey lingkungan “ How a human needed of water” menunjukkan bahwa ternyata manusia masih bisa bertahan dengan 2-3 minggu tanpa makanan akan tetapi manusia hanya bias bertahan 2-3 hari tanpa air. Bisa dibayangkan bukan bagaimana air menjadi bagian dari kebutuhan tubuh kita.
Perkembangan populasi kehidupan manusia kian berkembang pesat dan ini berimbas dengan kebutuhan air yang kian banyak. Sedangkan tempat-tempat yang digunakan sebagai sumber atau mata air yang bersih semakin berkurang. Salah satu faktor pentingnya kebutuhan air adalah air bersih
Keterbatasan Air Bersih dan Dampak Pencemaran Lingkungan
Fungsi air bersih sendiri sangat banyak, disamping sebagai minum, bisa untuk memasak dan untuk mandi. Namun hal yang terpenting dari sifat air bersih ini sudah terbebas dari kandungan mikroorganisme (organisme yang berukuran mikroskopis; kuman; bakteri) yang dapat merugikan bagi kesehatan manusia atau makhluk hidup lainnya.
Untuk mendapatkan air yang bersih semakin lama makin sulit. Kenapa? Karena banyaknya bermunculan pabrik-pabrik yang kurang bertanggung jawab untuk pembuangan limbah industrinya.
Terkadang pembuangan limbah dilakukan secara liar dengan membuangnya disaluran pembuangan seperti sungai yang mempunyai aliran untuk menghilangkan “jejak” polusi air
Hal ini berdampak cukup besar merugikan populasi makhluk air terutama ikan dan merugikan manusia yang bertempat tinggal yang tak jauh dengan aliran sungai itu.
Berkurangnya kesadaran manusia untuk mencanangkan pelestarian tanaman untuk sarana penghijauan kembali lingkungan yang bersih dan udara yang bersih. Karena kebutuhan air bersih menjadi prioritas manusia sebagai kebutuhan sehari-hari.
Konservasi Sumber Daya Air sebagai Upaya Mengatasi Krisis
Dalam kondisi ini tentu perlunya pengawasan-pengawasan dari pihak yang terkait, diawali dengan kesadaran dari diri kita sendiri. Adapun hal-hal yang dapat kita lakukan adalah dengan konservasi sumber daya air
Konservasi sumber daya air adalah kegiatan untuk mengurangi penggunaan air bersih atau air segar. Kegiatan ini dilakukan melalui proses atau tindakan untuk menanggulangi krisis air bersih.
Tanpa kita sadari, sebenarnya kita telah membuang puluhan liter air setiap hari. Air tersebut digunakan untuk mencuci baju, mencuci piring, mencuci tangan, dan kolam renang.
Hal ini seharusnya kita sadari karena di daerah tertentu masih banyak kekurangan air bersih. Air bersih tersebut bahkan tidak layak dikonsumsi oleh saudara-saudara kita.
Tujuan konservasi adalah meningkatkan volume air dalam tanah dan efisiensi pemakaian air. Selain itu, konservasi bertujuan menjamin ketersediaan air di masa mendatang. Konservasi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem.
Tindakan sebagai cara hemat air:
1. Menghemat pemakaian air, baik pada saat mencuci baju, mencuci piring, pakaian dan mandi serta aktifitas lainnya.
2. Menyediakan penampungan air, untuk persediaan air dimusim tertentu. Pada saat musim kemarau panjang dan atau pada saat musim penghujan hingga menyebabkan banjir.
3. Pembangunan waduk(bendungan)/sumur. Pemanfaatan bendungan untuk mengalirkan air pada lahan tanaman/perkebunan/persawahan, disamping itu alirannya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari oleh masyarakat setempat.
4. Menjaga kebersihan lingkungan. Menjaga lingkungan sebenarnya sudah lama kita ketahui namun” kekurang sadaran” dari saudara-saudara kita yang membuang sampahatau limbah rumah tangga yang terkadang kita jumpai membuang sampah disungai atau disembarang tempat.
5. Penghijauan pada lahan kosong. Lahan yang tandus, kurang perhatiannya dari kita meski itu lahan kita sendiri, sebaiknya dimanfaatkan dengan baik dengan menanam tanaman yang tumbuh menjadi pohon yang rindang.
6. Pemanfaatan teknologi untuk mengurangi polusi air, melalui sistem penyaringan yang baik dan steril dari dampak polusi hingga air tersebut layak untuk dikonsumsi tanpa berdampak efek samping dikemudian hari.
7. Melakukan daur ulang air limbah, dengan penyediaan AMDAL (=Analisa Dampak Lingkungan). Dengan pembangunan bak / kolam amdal dengan persyaratan dan ketentuan yang telah di standart kan oleh pemerintah melalui undang-undang lingkungan hidup.
8. Memanfaatkan sisa air secara efektif dan efesien dalam rumah tangga, perkantoran, industri, baik untuk perkebunan dan hal yang berguna.
9. Membentuk gerakan cinta lingkungan khusus mengenai kelestarian air, yaitu dengan mencintai kelestarian lingkungan yang bersih dan sehat serta menjaga ketentraman hidup bersama.
Tindakan-tindakan tersebut diatas sebagai wujud konservasi sumber daya air yang dapat dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk membangun kesadaran kita akan pentingnya kebutuhan kita terhadap air untuk sekarang dan masa yang akan datang.
Peduli Mulai Dari Diri Sendiri
Kalau bukan dari kita siapa lagi? Membangun tekad untuk mengembalikan tindakan yang tidak perduli terhadap kebersihan lingkungan memang terasa berat namun apakah dengn pola hidup yang terus menerus seperti dapat merusak kehidupan generasi yang akan datang.
Didaratan atau wilayah lain yang dialami oleh saudara-saudara kita yang mengalami kekurangan air bersih sangatlah banyak. Mereka yang berdomisi didaerah kumuh yang harus membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Daerah yang tanahnya tandus yang harus mengambil air di mata air dengan menempuh beberapa kilometer untuk mendapatkan air bersih dengan sistem antrian dengan yang lain.
Hal itu dilakukan setiap hari, tinggal ditepi pantai dengan rasa air yang asin dan tepi rawa-rawa yang mempunyai rasa yang payau dan mereka harus melakukan penyulingan air dengan penyaringan sederhana demi mendapatkan air yang bersih dan layak untuk dikonsumsi.
Jika kita sudah paham dan mengerti betul apa arti air bagi kehidupan di Bumi, pasti kita akan berbondong-bondong untuk berupaya menghemat dalam pemakaian sumber daya air ini. Oleh karena itu, tingkat kesadaran dan pemahaman orang-orang akan pentingnya cara hemat air perlu lebih ditingkatkan.
Selain itu juga pemerintah memiliki peran penting untuk mendorong, mendukung, dan menyediakan sarana dan prasarana mengenai bagaimana cara menghemat penggunaan air.
Bisa dengan melakukan penyuluhan-penyuluhan sampai daerah terpencil, menyediakan alat-alat berteknologi tinggi untuk membuat penampungan air, memberikan sarana dan prasarana transportasi untuk mendistribusikan air bersih dari mata air pedesaan terdekat agar dapat memenuhi kuota pemakaian air bagi masyarakat daerah terpencil tersebut.
Nah itulah artikel mengenai cara hemat air untuk meningkatkan volume air dalam tanah dan efisiensi pemakaian air. Semoga bermanfaat!