Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Hanya Dengan Melihat Kuku

Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Hanya Dengan Melihat Kuku

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Hanya Dengan Melihat Kuku – Diantara kita mungkin ada beberapa yang sering memperhatikan perubahan yang terjadi pada kukunya. Perubahan-perubahan yang bisa diamati tersebut ternyata mengindikasikan bahwa sedang terjadi sesuatu di dalam tubuh kita. Kuku adalah salah satu yang bisa memberitahukan berita tentang kesehatan secara umum. Perubahan kuku dapat terjadi karena sejumlah penyakit yang tidak disadari oleh beberapa orang.

Baru-baru ini ditemukan bahwa kuku juga bisa mengungkapkan beberapa masalah kesehatan serta masalah fisiologi. Pada zaman kuno, kondisi kuku digunakan untuk memeriksa masalah kesehatan tertentu karena tidak ada prosedur diagnosis canggih yang tersedia seperti saat ini. Bahkan, saat ini tidak jarang dokter melihat kuku kita sebagai langkah pertama untuk mendiagnosa.

Infeksi jamur dan demam juga dapat menyebabkan perubahan pada kuku. Namun, hal tersebut juga bisa menjadi indikasi beberapa penyakit serius seperti penyakit jantung, penyakit hati, anemia, dan lain-lain.

Apabila anda menemukan perubahan yang tidak biasa pada kuku anda, yang terbaik adalah, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar berbagi komplikasi bisa diketahui atau jika terdapat penyakit serius yang anda hadapi bisa segera diatasi.

Jadi, mulai saat ini tidak ada salahnya untuk secara rutin memeriksa kuku anda dan melihat kondisi kesehatan anda.

 Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Hanya Dengan Melihat Kuku

Mengetahui Kondisi Kesehatan dari Kuku

 

1.        Alur vertikal pada kuku

Jika anda menemukan garis-garis vertikal pada kuku anda, biasanya dalam bahasa asing disebut beau’s line,merupakan tanda atau peringatan bahwa sirkulasi darah anda kejari terdapat penurunan. Diantara beberapa penyebabnya adalah kekurangan seng dan bakteri, atau infeksi yang seringkali menyebabkan demam.Selain itu, alur atau garis di kuku tersebut juga bisa disebabkan karena suhu dingin dan kemoterapi.

 

2.        Kuku rapuh, mudah patah

Kuku yang rapuh atau mudah patah biasanya disebabkan karena kita menggunakan deterjen saat mencuci. Namun hal lain yang dapat membuat kuku menjadi rapuh adalah penuaan. Namun jika kedua kondisi tersebut bukan penyebab kuku anda menjadi rapuh, maka hal tersebut bisa mengindikasikan terdapat infeksi jamur pada kuku. Secara medis hal tersebut disebut Lichen Planus. Gejala lain yang biasanya muncul adalah ruam pada kulit dan mulut yang menyebabkan rasa gatal. Selain itu,kuku rapuh juga menandakan adanya penyakit tiroid seperti hipotiroidisme dan arthritis.

 

3.        Efek clubbing

Kuku clubbing biasanya ditandai dengan ujung yang melengkung dan muncul memar seolah-olah habis terkena pukulan. Biasanya kondisi tersebut ada karena faktor genetik namun jika hal tersebut terjadi secara tiba-tiba dapat mengindikasikan bahwa tingkat oksigen yang ada di dalam darah anda terlalu rendah, atau terdapat penyakit jantung dan penyakit hati, bahkan kondisi ini bisa mengindikasikan adanya penyakit AIDS.

 

4.        Garis putih

Garis putih, entah itu berbentuk horizontal atau vertikal yang ada di tengah-tengah kuku bisa mengindikasikan bahwa tubuh anda memiliki protein yang rendah atau kekurangan gizi serta penyakit hati.

 

5.        Kuku berwarna kuning

Penggunaan jangka panjang cat kuku dapat menyebabkan perubahan warna pada kuku menjadi lebih pucat atau kekuningan. Namun jika tidak pernah menggunakan cat kuku, maka hal tersebut bisa mengindikasikan bahwa terdapat penyakit hati atau penyakit kuning. Kuku yang berubah pucat tanpa sebab juga bisa menandakan bahwa terdapat infeksi pada saluran pernapasan.

 

6.        Garis gelap

Garis gelap yang bisa muncul secara vertikal di kuku menandakan bahwa terdapat kanker kulit yang mempengaruhinya. Biasanya warna garis gelap tersebut hanya terdapat pada 1 atau 2 kuku saja.

 

7.        Garis berwarna merah atau coklat

Biasanya apabila kuku cedera akan terdapat bintik-bintik berwarna, atau coklat. Hal tersebut menandakan bahwa terdapat kerusakan pembuluh darah. Biasanya kondisi tersebut tidak berbahaya.

Namun jika warna merah atau garis warna coklat tersebut muncul bukan karena cedera, hal tersebut menunjukkan terdapat beberapa penyakit yang mendasarinya sehingga anda harus berkonsultasi dengan dokter.

 

8.        Kuku menjadi longgar

Kuku yang longgar, bahkan terkadang bisa saja terpisah dari jari anda disebabkan karena penyakit tiroid atau gangguan sirkulasi darah serta diabetes. Selain itu, kuku yang mudah copot juga disebabkan karena alergi terhadap obat-obatan.

 

9.        Kuku berbentuk sendok

Apabila kuku tiba-tiba berubah bentuknya menjadi cekung seperti sendok, biasanya disebut Koilonychia,hal tersebut menandakan bahwa seseorang kekurangan zat besi atau mengalami anemia. Selain itu, penyakit jantung, penyakit hati, aliran darah yang tidak baik dan hipotiroidisme juga bisa menjadi penyebabnya.

 

TERIMA KASIH SEMOGA BERMANFAAT

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!