Gendong anak yatim-piatu etnis Rohingya, Mensos berurai air mata

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Gendong anak yatim-piatu etnis Rohingya, Mensos berurai air mata

Menteri Khofifah sambangi pengungsi Rohingya.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa sempat meneteskan air mata saat bertemu langsung dengan ratusan etnis Rohingya. Bahkan Khofifah sempat menggendong seorang anak berusia 3 tahun sambil meneteskan air mata.

Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan tiba di camp pengungsi Rohingya di Kuala Langsa, Kota Langsa, Aceh didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri. Tiba di lokasi, Khofifah langsung disambut oleh ibu-ibu pengungsi Rohingya.

Kejadian dramatis terjadi saat Khofifah mengetahui ada seorang anak berusia 3 tahun merupakan yatim piatu. Kedua orangtua anak ini sudah lama meninggal. Seketika Khofifah menggendong anak tersebut dan air matanya langsung menetes.

Setelah menggendong dan mengusap-usap kepala anak tersebut. Khofifah kemudian menyuapkan roti kepada anak tersebut. Lalu Khofifah langsung mengambil beberapa roti dan membagi-bagikan secara langsung kepada puluhan anak-anak yang ada di hadapannya.

“Ini anak yatim piatu,” kata Khofifah singkat.

Setelah itu, Khofifah menuju ke ruang penampungan etnis Rohingya yang perempuan. Di ruang itu, Khofifah langsung duduk bersama dengan beberapa orang perempuan etnis Rohingya.

Meskipun tidak bisa berkomunikasi langsung, karena faktor bahasa. Khofifah terlihat tetap berusaha untuk menghibur pengungsi Rohingya di lokasi pengungsian.

Setelah duduk bersama dan hanya berbicara dengan bahasa isyarat. Khofifah kemudian memakaikan jilbab kepada beberapa orang perempuan yang duduk bersamanya.

Saat Khofifah memberikan Khofifah, terlihat wajah perempuan yang berada di samping Mensos tersenyum lebar. Dia memberikan isyarat bahwa senang bisa menggunakan jilbab baru pemberian Mensos.

“Senang mereka dapat jilbab, yang lainnya juga mendapatkannya, ini hanya simbolis saja,” ucapnya.

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!