jenis batuk pada anak

jenis batuk pada anak

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

jenis batuk pada anakTerkadang, saat anak kita jatuh sakit, seringkali sebagai orang tua kita merasa sangat khawatir. Walaupun yang diderita hanyalah sakit batuk. Untuk membantu anak mengatasi batuk, pertama yang harus Anda lakukan adalah mengetahui penyebabnya. Lalu kemudian Anda bisa mencoba merawatnya.

Beberapa penyebab batuk pada anak yang paling umum adalah, karena tubuh mereka berusaha melawan penyakit sehingga membuat tubuh memproduksi banyak lendir atau dahak. Selain itu batuk bisa juga merupakan salah satu gejala infeksi pernafasan, yang bisa disebabkan oleh asma.

Batuk merupakan sebuah refleks penting yang harus dimiliki oleh tubuh. Hal tersebut berfungsi untuk menghilangkan lendir sehingga melancarkan aliran udara melalui tenggorokan yang akan masuk ke paru-paru.

Ketika seorang anak batuk, biasanya hal tersebut menjadi lebih buruk ketika mereka berbaring di tempat tidur. Penumpukan lendir di bagian belakang tenggorokan merupakan penyebabnya.

Anak-anak cenderung menelan lendir tersebut bukan sebaliknya membuang atau meludahkannya seperti yang dilakukan oleh orang dewasa. Menelan lendir dapat menyebabkan seorang anak sakit perut atau muntah-muntah. Selain itu lendir tersebut juga bisa muncul di tinja mereka.

Anak-anak yang terserang batuk biasanya juga diikuti beberapa gejala lain seperti demam, pilek,dan kesulitan bernafas. Jika terdapat gejala lain cobalah untuk mengetahui penyebabnya dan tanyakan hal tersebut pada dokter.

jenis batuk pada anak

Ada 4 jenis batuk yang sering menyerang anak-anak diantaranya adalah, batuk kering, batuk berdahak, batuk yang diikuti sesak napas, dan batuk rejan.

  1. Batuk kering

Batuk ini sering disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan bagian atas yang disebabkan oleh pilek atau influenza. Batuk ini akan semakin buruk ketika seseorang anak ditempatkan di ruangan yang hangat atau setelah mereka mencoba untuk tidur dan beristirahat pada malam hari.

Selain itu, batuk kering juga bisa menandakan bahwa ini adalah awal dari terjadinya infeksi saluran pernapasan bawah seperti bronkhitis. Tidak hanya itu, infeksi pernafasan seperti pneumonia serta asma juga bisa jadi penyebabnya.

Beberapa studi menemukan bahwa, asap rokok dan iritasi merupakan penyebab lain dari batuk kering pada anak.

  1. Batuk yang di ikuti sesak nafas

Batuk jenis ini adalah jenis batuk yang kering dan membuat nafas tersenggal. Biasanya batuk ini disebabkan karena trakea yang mengalami pembengkakan. Pembengkakan tersebut terjadi akibat virus yang menyerang pita suara sehingga dapat menyebabkan suara bernada tinggi yang dikenal dengan stridor.

  1. Batuk berdahak

Batuk berdahak atau biasa juga dikenal dengan batuk basah disebabkan karena sekresi cairan dan lendir yang terdapat pada saluran pernapasan, misalnya di tenggorokan dan paru-paru. Penyebab umum dari batuk basah atau batuk berlendir diantaranya adalah infeksi dan asma.

  1. Batuk rejan

Batuk rejan biasanya juga dikenal sebagai pertusis.Seseorang yang mengalami batuk rejan biasanya memiliki gejala yang tidak terlihat pada awalnya. Kondisi tubuhnya biasa-biasa saja tanpa ada peningkatan suhu. Namun secara bertahap batuk akan menjadi lebih buruk atau lebih parah dengan sangat cepat,terutama pada malam hari ini.

Apabila menyerang anak, biasanya batuk inimenyebabkan masalah pernafasan dan membuat seorang anak terlihat membiru karena kekurangan oksigen.

  1. Selain karena sebab-sebab diatas, batuk juga bisa disebabkan karena sesuatu yang terjebak di tenggorokan sang anak. Jika anak tiba tiba batuk dan tanpa kesulitan bernafas, itu bisa menAndakan bahwa sesuatu atau benda menyangkut di tenggorokan nya seperti makanan atau yang lainnya.

Terkadang, saat anak kita jatuh sakit, seringkali sebagai orang tua kita merasa sangat khawatir. Walaupun yang diderita hanyalah sakit batuk. Untuk membantu anak mengatasi batuk, pertama yang harus Anda lakukan adalah mengetahui penyebabnya. Lalu kemudian Anda bisa mencoba merawatnya.

Beberapa penyebab batuk pada anak yang paling umum adalah, karena tubuh mereka berusaha melawan penyakit sehingga membuat tubuh memproduksi banyak lendir atau dahak. Selain itu batuk bisa juga merupakan salah satu gejala infeksi pernafasan, yang bisa disebabkan oleh asma.

Batuk merupakan sebuah refleks penting yang harus dimiliki oleh tubuh. Hal tersebut berfungsi untuk menghilangkan lendir sehingga melancarkan aliran udara melalui tenggorokan yang akan masuk ke paru-paru.

Ketika seorang anak batuk, biasanya hal tersebut menjadi lebih buruk ketika mereka berbaring di tempat tidur. Penumpukan lendir di bagian belakang tenggorokan merupakan penyebabnya.

Anak-anak cenderung menelan lendir tersebut bukan sebaliknya membuang atau meludahkannya seperti yang dilakukan oleh orang dewasa. Menelan lendir dapat menyebabkan seorang anak sakit perut atau muntah-muntah. Selain itu lendir tersebut juga bisa muncul di tinja mereka.

Anak-anak yang terserang batuk biasanya juga diikuti beberapa gejala lain seperti demam, pilek,dan kesulitan bernafas. Jika terdapat gejala lain cobalah untuk mengetahui penyebabnya dan tanyakan hal tersebut pada dokter.

Ada 4 jenis batuk yang sering menyerang anak-anak diantaranya adalah, batuk kering, batuk berdahak, batuk yang diikuti sesak napas, dan batuk rejan.

  1. Batuk kering

Batuk ini sering disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan bagian atas yang disebabkan oleh pilek atau influenza. Batuk ini akan semakin buruk ketika seseorang anak ditempatkan di ruangan yang hangat atau setelah mereka mencoba untuk tidur dan beristirahat pada malam hari.

Selain itu, batuk kering juga bisa menandakan bahwa ini adalah awal dari terjadinya infeksi saluran pernapasan bawah seperti bronkhitis. Tidak hanya itu, infeksi pernafasan seperti pneumonia serta asma juga bisa jadi penyebabnya.

Beberapa studi menemukan bahwa, asap rokok dan iritasi merupakan penyebab lain dari batuk kering pada anak.

  1. Batuk yang di ikuti sesak nafas

Batuk jenis ini adalah jenis batuk yang kering dan membuat nafas tersenggal. Biasanya batuk ini disebabkan karena trakea yang mengalami pembengkakan. Pembengkakan tersebut terjadi akibat virus yang menyerang pita suara sehingga dapat menyebabkan suara bernada tinggi yang dikenal dengan stridor.

  1. Batuk berdahak

Batuk berdahak atau biasa juga dikenal dengan batuk basah disebabkan karena sekresi cairan dan lendir yang terdapat pada saluran pernapasan, misalnya di tenggorokan dan paru-paru. Penyebab umum dari batuk basah atau batuk berlendir diantaranya adalah infeksi dan asma.

  1. Batuk rejan

Batuk rejan biasanya juga dikenal sebagai pertusis.Seseorang yang mengalami batuk rejan biasanya memiliki gejala yang tidak terlihat pada awalnya. Kondisi tubuhnya biasa-biasa saja tanpa ada peningkatan suhu. Namun secara bertahap batuk akan menjadi lebih buruk atau lebih parah dengan sangat cepat,terutama pada malam hari ini.

Apabila menyerang anak, biasanya batuk inimenyebabkan masalah pernafasan dan membuat seorang anak terlihat membiru karena kekurangan oksigen.

  1. Selain karena sebab-sebab diatas, batuk juga bisa disebabkan karena sesuatu yang terjebak di tenggorokan sang anak. Jika anak tiba tiba batuk dan tanpa kesulitan bernafas, itu bisa menAndakan bahwa sesuatu atau benda menyangkut di tenggorokan nya seperti makanan atau yang lainnya.

terima kasih semoga bermanfaat artikel tentang jenis batuk pada anak di atas

Related Posts

Tinggalkan komentar

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!