Kalimat bijak

Kata Arif Opsi Dari Semua Dunia
Contoh kelompok kalimat arif
Kita dapat merenung lewat kelompok kalimat arif Kita bisa juga belajar dari kelompok kalimat arif. Perjalanan tidak mati yang penuh liku seperti roda yang berputar-putar, membutuhkan muara untuk tempat hati bertimpuh. Kelompok kalimat arif dapat dijadikan sandaran seandainya hati terhalang dalam saluran irama kehidupan.
Kelompok kalimat arif sering kita baca setiap peluang. Tetapi, yang bernama akal mempunyai kebatasan yang di luar capaian logika. Kebatasan yang membuat hati jadi mampet yang membutuhkan alat pembuka hati dalam kelompok kalimat arif. Jadi individu yang arif tidak tercipta sendirinya. Jadi arif tidak kelihatan atas sesuatu yang disebutkan, tapi apa yang hendak disebutkan itu dapat mengucur dalam tingkah kita atau mungkin tidak. Kelompok Kalimat Arif – Implementasi dari Pengalaman Tidak mati
Kelompok kalimat arif sebagai representasi dari beragam pengalaman dalam tidak mati kita. Diawali dari pengalaman yang cantik, berbahagia, sampai kegetiran. Kelompok kalimat arif seolah jadi penawar saat hati sedang resah resah. Tetapi tetap banyak yang tidak mengetahui bila tidak susah menjadi arif. Bukan dlihat dari kalimat arif yang terlempar, tapi disaksikan dari sejauh mana kita bisa pahami keadaan yang kita lalui.
Kalimat arif mengambil sumber pengalaman dari tidak mati kita. Pengalaman yang jadikan kita tersadarkan akan makna khusus perjalanan tidak mati. Apa yang kita meninggalkan tidak selama-lamanya jadi tidak bermanfaat. Apa yang kita rasakan tidak selama-lamanya ikuti tidak mati kita. Lewat serangkaian kalimat arif, semua inti kehidupan terangkum dalam sebuah arti. Pengalaman yang bisa membuat kalimat arif, bukan kalimat arif yang mengajarkan pengalaman.
Kelompok kalimat arif dapat menyadarkan kita dan memberikan pemahaman pada kita jika kita dapat berdamai dan tundukkan kesusahan, duka cita, kegundahan yang selalu menimpa di tengah-tengah jalan. Kalimat arif seperti minuman yang beri kesegaran kerongkongan saat haus. Kalimat arif seperti fatamorga di tengah-tengah bentangan padang pasir, tanpa berniat mengelabui penglihatan. Perjalanan tidak mati yang tidak mulus, membutuhkan perangkat saat ditengahnya perjalanan alami masalah. Perangkat yang berbentuk serangkaian kalimat arif, yang bisa menukar karat jadi emas. Kelompok Kalimat Arif dari Dunia Timur
Kelompok kalimat arif yang kita jumpai datang dari beragam sumber. Kalimat arif yang menyebar di semua penjuru dunia terbentuk untuk memberi penerang diperjalanan tidak mati kita. Ada peribahasa yang menjelaskan tuntutlah pengetahuan sampai ke negeri seberang. Kalimat arif bukan mustahil sebuah pengetahuan yang dapat kita mengambil intinya untuk menyinari kampus kehidupan.
Tiap orang di bumi ini ialah seorang tamu, dan uangnya ialah utang. Tamu itu tentulah akan pergi, lambat atau cepat, dan utang itu sebaiknya dibalikkan (Ibnu Mas’ud).
Kenalilah jika sabar, bila dilihat dalam persoalan seorang ialah seperti kepala dari satu badan. Bila kepalanya lenyap karena itu keseluruhnya badan itu akan membusuk. Sama seperti, bila kesabaran lenyap, karena itu semua persoalan akan hancur (Khalifah ‘Ali).
Sabar mempunyai dua segi, segi yang satu ialah sabar, segi lainnya ialah mengucapkan syukur ke Allah (Ibnu Mas’ud).
Takutlah kamu akan perlakuan dosa ketika sendiri, ketika berikut saksimu ialah hakimmu (Khalifah ‘Ali).
Orang yang paling saya gemari ialah ia yang memperlihatkan kekeliruanku (Khalifah Umar).
Niat ialah ukuran dalam memandang betulnya satu perlakuan, oleh karena itu, saat tujuannya betul, karena itu perlakuan itu betul, apabila tujuannya jelek, karena itu perlakuan itu jelek (Imam An Nawawi).
Saya memperhatikan semua teman dekat, dan tidak temukan teman dekat yang lebih bagus dibanding jaga lidah. Saya pikirkan mengenai semua baju, tapi tidak temukan baju yang lebih bagus dibanding takwa. Saya merenungkan mengenai semua tipe amal baik, tetapi tidak memperoleh yang lebih bagus dibanding memberikan saran baik. Saya cari semua wujud rezki, tetapi tidak temukan rezki yang lebih bagus dibanding sabar (Khalifah Umar).
Kesengsaraan jiwa arahkan terburukan. Patah semangat ialah sumber kekhilafan; dan kegelapan hati, pangkal kesengsaraan jiwa.
Kebersama-samaan pada suatu warga hasilkan ketenangan dalam semua aktivitas warga itu, dan sama-sama bermusuhan mengakibatkan semua aktivitas itu macet.
Hidupkan kembali agama bermakna hidupkan satu bangsa. Hidupnya agama bermakna sinar kehidupan.
Seorang yang menyaksikan kebaikan dalam beragam hal bermakna mempunyai pemikiran yang bagus. Dan seorang yang mempunyai pemikiran yang bagus memperoleh kepuasan dari tidak mati (Bediuzzaman Said Nursi).
Orang yang banyak tertawa itu kurang wibawanya. Orang yang menyukai mengejek seseorang, ia akan direndahkan. Orang yang menyintai akhirat, dunia tentu mengikutinya. Barangsiapa jaga kehormatan seseorang, tentu kehormatan dianya akan terbangun (Sayidina Umar bin Khattab).
Sebaiknya kamu lebih memerhatikan mengenai bagaimana ibadah itu diterima dibanding banyak beramal, kerana sebenarnya terlampau sedikit ibadah yang dibarengi takwa. Bagaimana ibadah itu akan diterima? (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah) Kelompok Kalimat Arif dari Agama
Agama berisi ketentuan tidak mati yang diperlukan oleh kita. Tanpa pegangan agama, kita tidak dapat jalankan kehidupan dengan mulus. Beberapa kata arif yang terlempar berdasar tuntunan agama.
Hai, yang terkecoh oleh daya magnet dunia! Pikirkanlah dan ambil suatu hal kebaikan dari dunia ini untuk menolongmu di akhirat.
Saya salah jalan dalam kelengahan, sedang kematian bergerak kearahku, makin lama makin merapat. Bila saya tidak mati ini hari, saya tentu mati besok.
Saya manjakan badanku dengan baju-pakaian lembut dan eksklusif, sedikit berpikiran jika itu akan membusuk dan remuk dalam pendam.
Saya pikirkan badanku hancur jadi debu dalam lubang pendam, Di bawah gundukan tanah. Keelokan badanku akan perlahan-lahan lenyap, dikit demi sedikit menyusut sampai tinggallah rangka, tanpa kulit dan daging.
Saya menyaksikan beberapa detik kehidupan makin lama habis, tetapi kemauan-keinginanku belum juga tercukupi. Satu perjalanan panjang terhampar di hadapanku, dan saya tidak ada perbekalan untuk jalan itu.
Saya melawan Tuhanku, menyalahi beberapa perintah-Nya terus-terang, sementara Dia memantauku setiap waktu.
Aduh! Saya mengikutkan hatiku dalam tindakan-tindakan yang malu-maluin! Ah! Apapun itu yang terjadi tidak bisa dihapus dan waktu jika sudah berakhir tidak bisa diambil kembali.
Ah! Saya berdosa secara rahasia, tak pernah seseorang ketahui dosa-dosaku yang menakutkan. Tapi besok, rahasia dosa-dosaku ditampakan dan ditampilkan ke Tuhanku.
Ah! Saya berdosa pada-Nya, meskipun hati berasa takut, tetapi saya benar-benar memercayai ampunan-Nya yang tidak terbatas, saya ber-dosa dan tidak tahu malu, dengan berani tergantung ke ampunan-Nya yang tidak terbatas.
Siapa kembali selainnya Ia, yang hendak memaafkan dosa-dosaku. Sebenarnya Dia pantas untuk semua sanjungan! Andaikan tidak ada hukuman sesudah kematian. Tidak ada janji akan surga, tidak ada teror akan neraka. Kematian dan kebusukan cukup sebagai peringatan, supaya kita menjauhi dari percuma. Tetapi akal kita bebal. Kita tidak ambil peringatan apa pun itu. Saat ini tidak ada keinginan kembali untuk kita, terkecuali Yang Maha Pemberi ampun memaafkan dosa-dosa kita, karena jika seorang hamba melakukan perbuatan salah, hanya Tuhannya, tanpa seorangpun yang mengampuninya tidak disangsikan kembali saya ialah yang terjelek dari semua hamba-Nya.
Saya yang menghianati perjanjianku dengan Tuhanku yang dibikin di keabadian. Dan, ialah hamba yang mahir yang janji-janjinya tidak berarti. Tuhanku, akan bagaimana nasibku, saat api membakar badanku? Api yang meluluhkan batu yang paling keras!
Ah! Saya sendiri saat dibangkitkan dari pendam tanpa seorang juga yang menolongku di hari itu. Wahai Kamu, Yang Maha Esa yang tidak ada sekutu pada keagungan-Mu. Belas kasihanillah ketersendirianku, karena ditinggal oleh segala hal.
Benar-benar jalanan paling licin yang bahkan juga kaki ulamapun terpeleset di atasnya ialah ketamakan.
Tidak ada yang lebih bagus dari 2 kebaikan : Memiliki iman pada Allah dan berguna untuk manusia. Tidak ada yang tambah jelek dari 2 kejahatan : Syirik pada Allah dan bikin rugi manusia.
Tiga pertanda kesempurnaan iman : Jika geram, geramnya tidak keluar kebenaran. Jika suka, senangnya tidak membawa pada kebatilan. Saat sanggup membalasnya, dia memafkan.
Tertipulah yang lakukan tiga kasus : Benarkan apa yang tidak terjadi, memercayakan orang yang tidak dipercayai, dan menghasratkan apa yang tidak dipunyai. Kelompok Kalimat Arif dari Figur Dunia
Orang yang luar biasa bukan disaksikan atas sesuatu yang dipunyainya. Orang yang luar biasa ialah mereka yang dapat jalani kehidupan dengan pasang keringnya secara simpel dan arif. Banyak beberapa figur dunia yang mempunyai segi kehidupan yang tidak terpikirkan oleh kita. Tapi mereka sanggup melewatinya dengan kepercayaan.
Tidak seorang juga sebelumnya pernah jadi miskin karena share (Anne Frank).
Semua prestasi, semua kekayaan yang didapat, berawal dari 1 ide (Napoleon Hill)
Lebih bagus kalimat penderitaan tercatat di atas kertas darpada mumi bawa dalam hari (Anne Frank)
Saat usaha optimal, kita tidak pernah tahu fenomena apa mendatang pada kita atau seseorang (Hellen Keller)
Kita tak pernah dapat belajar jadi berani & sabar jika di bumi ini cuma ada kebahagiaan (Hellen Keller)
Anda tidak pernah temukan kenyamanan dengan meremehkan kehidupan (Virginia Wolf)
Kebahagiaan siapa akan membuat seseorang berbahagia (Anne Frank)
Rasa kasihan pada diri kita ialah lawan terjelek di bumi ini (Hellen Keller)
Anda tidak paham apa yang hendak terjadi namun teruslah coba lakukan yang terbaik (Hillary Rhodam Clinton)
Tidak ada suatu hal yang lebih menggembirakan dibanding memunculkan senyuman di wajah seseorang, khususnya muka orang yang kita sayangi (RA Kartini)
Untuk dapat nikmati kebebasan kita harus mengatur diri kita (Virginia Wolf)
Tidak seorang pesimis juga yang sanggup menyingkap rahasia bintang-bintang (Hellen Keller)
Kemalasan memang terlihat memikat, tetapi bekerja memberikan kepuasan (Anne Frank)
lebih susah membunuh bayangan dibanding membunuh sebuah realita (Virginia Wolf)
Saya tidak punyai harapan untuk diri saya sendiri. Harapan saya untuk Indonesia aga Indonesia jadi Negeri makmur (SK Trimurti)
Yang hebat, Anda tidak butuh waktu khusus untuk memulai mengganti dunia (Anne Frank)
Mereka bisa disebabkan mereka berpikiran mereka dapat (Virginia Wolf)
Hasil paling tinggi pengajaran ialah sikap teloransi (Hellen Keller)
Jika kita tidak paham siapa diri kita, kita tidak menyukai kita (Indayati Oetomo)
Anda tidak dapat mengambil keputusan berdasar perasaan takut atau apa yang kemungkinan terjadi di masa datang. Kita tidak dapat bangun dengan itu (Michelle Obama)
Pengetahuan tidak cukup, kita harus mempraktikkannya. Niat tidak cukup, kita wajib melakukannya (Johann Wolfgang von Goethe).
Penangkalan lebih bagus dibanding penyembuhan (Johann Wolfgang von Goethe).
Kearifan diketemukan cuma dalam kebenaran (Johann Wolfgang von Goethe).
Perdamaian tidak bisa dijaga dengan kemampuan. Hal tersebut cuma bisa dicapai dengan pemahaman (Einstein).
Agama sejati ialah tidak mati yang sesungguhnya; tidak mati dengan semua jiwa seorang, dengan semua kebaikan dan kebijakan seorang ( Einstein).
Apa yang saya tonton di alam ialah sebuah aturan agung yang tidak bisa kita ketahui dengan benar-benar tidak lengkap, dan hal tersebut telah seharusnya jadikan seorang yang selalu berpikiran dilingkupi hati rendah hati (Einstein).
Usahakanlah tidak untuk jadi manusia yang sukses tetapi usahakanlah jadi manusia yang bermanfaat (Einstein).
Tidak seluruhnya yang bisa hitung bisa dihitung, dan tidak seluruhnya yang bisa dihitung bisa hitung (Einstein).

Warehousing & Storage
Services

Careful storage of your goods

View details

Custom Transport
Solutions

Complex logistic solutions for your business

View details