You are here:

Keutamaan Bulan Ramadhan

Bulan ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Muslim. Di bulan ini, doa doa akan dikabulkan, berkah yang berlimpah, dan pintu surga dibuka lebar selama bulan ramadhan. Maka tidak heran jika bulan ramadhan kerap kali disebut dengan bulan suci.

Tidak hanya berpuasa, ada banyak amalan amalan yang dapat dilakukan saat bulan ramadhan sebagai sumber pahala yang berlipat ganda. Allah bahkan telah menjanjikan berkah dan kebahagiaan bagi setiap umat Muslim yang memuliakan bulan Ramadhan. Maka tidak heran jika selama bulan ramadhan, umat Muslim berlomba lomba untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal kebaikan.

 

Keutamaan Bulan Ramadhan

Di dalam Al Quran dan hadis juga banyak menjelaskan terkait kistimewaan dari bulan ramahan. Berikut beberapa keitimewaan bulan ramadhan dalam sejumlah hadis.

 

Termasuk rukun Islam

Rukun Islam ini merupakan pedoman umat Islam dalam menjalani kehidupannya di dunia. Ini sesuai dengan hadis yang berbunyi:

Rasulullah SAW bersabda, “Islam itu ditegakan di atas 5 dasar: (1) bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang hak (patut disembah) kecuali Allah, dan bahwasanya Nabi Muhammad itu uusan Allah, (2) mendirikan sholat lima waktu, (3) membayar zakat, (4) mengerjakan haji ke Baitullah, (5) berpuasa pada bulan Ramadhan”. (HR. Bukhari, Muslim, dan Ahmad).

 

Bulan penuh berkah

Di bulan Ramadhan juga akan ada malam yang lebih baik dari malam seribu bulan, yaitu lalilatu qadar. Ini sesuai dengan hadis yang berbunyi:

“Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah, diwajibkan kepada kalian ibadah puasa, dibukakan pintu-pintu surga dan ditutuplah pintu-pintu neraka serta setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan kebaikannya berarti ia telah benar-benar terhalang atau terjauhkan (dari kebaikan).” (HR. Ahmad).

 

Bulan pengampunan dosa

Selama Ramadhan, orang-orang yang menyambutnya dengan amalan dan ibadah akan diampuni dosanya yang telah lalu. Puasa adalah sebab dosa-dosa diampuni, apabila dikerjakan berdasar iman. Ini sesuai dengan hadis berikut:

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu, dan barangsiapa sholat di malam lailatul qodr karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu).

 

Mendapat kebahagiaan dari Allah

Kebahagiaan itu adalah ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Allah. Umat Islam yang menjalankan ibadah puasa akan mendapatkan kebahagiaan langsung dari Allah SWT.

Selain itu, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum daripada bau minyak kasturi. Ini sesuai dengan hadis:

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman: “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151).

 

Janji surga Ar-Rayyan

Orang yang berpuasa akan dijanjikan pintu surga yang dikenal dengan Ar-Rayyan. Di hari kiamat, orang-orang yang berpuasa akan memasuki surga melalui pintu ini. Ini sesuai dengan hadis yang berbunyi:

“Sesungguhnya di surga terdapat pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu pada hari Kiamat. Tidak ada seseorang pun yang akan masuk melalui pintu ini kecuali mereka. Dikatakan: Mana orang-orang yang berpuasa? Lalu mereka semua berdiri. Tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu ini selain mereka. Apabila mereka semua telah masuk, pintu ini akan ditutup dan tidak ada seorang pun yang akan masuk melaluinya,” (HR. Bukhari dan Muslim).