You are here:

Macam-Macam Puasa Sunnah dalam Islam Beserta Niatnya

Dalam Islam, selain puasa wajib yang harus dilakukan, ada pula puasa sunnah yang boleh untuk dikerjakan dan boleh juga tidak. Jika puasa sunnah dilakukan maka akan memperoleh pahala dan keutamaan dari puasa sunnah, namun jika tidak dilakukan maka tidak akan berdosa.

Macam-Macam Puasa Sunnah dalam Islam Beserta Niatnya

Dalam Islam, ada beberapa puasa sunnah yang wajib diketahui dan berikut beberapa puasa sunnah beserta dengan niatnya.

 

Puasa Syawal

Puasa syawal adalah puasa yang memiliki banyak keutamaan salah satunya adalah seperti berpuasa setahun penuh, mendapat ganjaran 10x lipat dan dapat menyempurnakan ibadah. Adapun hadits yang menerangkan keutamaan dari puasa syawal

مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا)

Artinya: “Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan puasa enam hari bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa setahun penuh.” (HR Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai dan Ibnu Majah).

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Artinya: “Barangsiapa mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal selepas Idul Fitri berarti ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Dan setiap kebaikan diganjar sepuluh kali lipat.” (HR. Muslim)

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنْ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ قَالَ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ : انْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ فَيُكَمَّلَ بِهَا مَا انْتَقَصَ مِنْ الْفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ يَكُونُ سَائِرُ عَمَلِهِ عَلَى ذَلِكَ

Artinya: “Amal ibadah yang pertama kali dihisab pada Hari Kiamat adalah shalat. Allah Taala berkata kepada malaikat-sedang Dia Maha Mengetahui tentangnya. Periksalah ibadah shalat hamba-hamba-Ku, apakah sempurna ataukah kurang. Jika sempurna maka pahalanya ditulis utuh sempurna. Jika kurang, maka Allah memerintahkan malaikat: Periksalah apakah hamba-Ku itu mengerjakan shalat-shalat sunnat? Jika ia mengerjakannya maka tutupilah kekurangan shalat wajibnya dengan shalat sunnat itu. Begitu pulalah dengan amal-amal ibadah lainnya.” (HR Abu Dawud)

 

Niat Puasa Syawal

نَوَيْتصَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu sauma ghodin an sittatin min syawalin sunattan lillahi taala.”

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

 

Keutamaan Puasa Awal Dzulhijjah

Satu lagi puasa sunnah dengan memiliki banyak manfaat yaitu puasa Awal Dzulhijjah. Salah satu keutamaan dari menunaikan ibadah puasa di Awal Dzulhijjah adalah mendapat balasan dari Allah SWT, dicintai oleh Allah SWT, dan dijauhkan dari siksa api neraka selama tujuh puluh tahun lamanya. 

Dalam sebuah hadis dijelaskan

وروى الإمام أحمد رحمه الله عن ابن عمر رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من أيام أعظم ولا احب إلى الله العمل فيهن من هذه الأيام العشر فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد وروى ابن حبان رحمه الله في صحيحه عن جابر رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: أفضل الأيام يوم عرفة.

Artinya: “Imam Ahmad, Rahimahullah, meriwayatkan dari Umar Radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.”

الصوم لي وأنا أجزي به ، انه ترك شهوته وطعامه وشرابه من أجلي

Artinya: “Puasa ini adalah untuk-Ku, dan Aku lah yang akan membalasnya. Sungguh dia telah meninggalkan syahwat, makanan dan minumannya semata-mata karena Aku.”

Diriwayatkan dari Abu Said Al-Khudri, Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ما من عبد يصوم يوماً في سبيل الله ، إلا باعد الله بذلك اليوم وجهه عن النار سبعين خريف 

Artinya: “Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Allah melainkan Allah pasti menjauhkan dirinya dengan puasanya itu dari api neraka selama tujuh puluh tahun.” (Hadits Muttafaqun ‘Alaih)

 

Niat Puasa Awal Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى 

“Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat puasa sunnah di bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala.”

 

Puasa Arrafah

Puasa Arrafah juga menjadi puasa sunnah dengan banyak keutamaan yang slah satunya adalah dapat dapat menghapus dosa kita satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang. Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan pada hadis berikut

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Qatadah Rahimahullah bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: 

صيام يوم عرفة أحتسب على الله أن يكفر السنة التي قبله والتي بعده

Artinya: “Berpuasa pada hari Arafah karena mengharap pahala dari Allah melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya.”

 

Niat Puasa Arrafah

Sebelum menunaikan puasa Arrafah, berikut niat yang harus dibaca terlebih dulu.

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى 

“Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta’ala.”

Puasa Muharram dilakukan di bulan Muharram atau saat tahun baru Hijriah. Puasa Muharram biasa dilakukan pada tanggal 10 atau yang dikenal juga dengan nama Puasa Asyuara.