Manfaat Menjadi Tahfidz Quran Sejak Dini

hafiz

Ada banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dengan mendidik anak untuk menjadi hafiz Alquran sejak dini. Tentu saja, selain manfaat yang didapatkan di dunia, anak akan mendapat berbagai manfaat di akhirat nanti. 

Alquran adalah kitab suci agama Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam dalam 116 surat dan 30 juz. Alquran diturunkan bukan secara utuh seperti sekarang ini, melainkan berkala selama 22 tahun, 2 bulan, dan 22 hari sejak 17 Ramadhan, ketika Nabi Muhammad berumur 40 tahun.

Pada awalnya, Alquran belum dituliskan menjadi satu seperti sekarang, tetapi masih dalam bentuk hafalan dari para sahabat. Setelah meninggalnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar ash-Shiddiq memprakarsai penyusunan Alquran ke dalam bentuk buku seperti sekarang ini.

Secara etimologi, alquran berasal dari mashdar “qara’a” yang berarti “mengumpulkan” atau “membaca”. 

Jika Alquran berasal dari “qara’a” dengan makna “mengumpulkan”, maka Alquran berarti adalah sesuatu yang mengumpulkan sebab berisikan kisah-kisah dan hukum. Sedangkan jika berasal dari “qara’a” yang berarti membaca, maka Alquran adalah sesuatu yang dibaca.

Pengertian Tahfidz Quran

Tahfidz berasal dari bahasa Arab yang berarti “menghafal”. Adapun menghafal sendiri merupakan sebuah proses mengulang sesuatu yang dilakukan dengan cara mendengar atau membaca. Karena pengulangan yang terus-menerus tersebutlah maka seseorang akan menjadi hafal.

Jadi, serangkaian pelatihan untuk anak atau orang dewasa dalam rangka menghafalkan Alquran disebut sebagai tahfidz. Sebenarnya, banyak sekali metode yang bisa digunakan dalam menghafalkan Alquran. Namun, metode yang paling sering digunakan adalah dengan pengulangan.

Tahfidz Alquran terdiri dari dua kata, yaitu “tahfidz” dan “Quran”. Tahfidz Alquran sendiri adalah kegiatan menghafal Alquran yang di dalamnya berisikan 30 juz. Kegiatan menghafal tersebut harus dilakukan secara perlahan dan kemudian diamalkan, lalu diajarkan.

Program menghafal Alquran sendiri merupakan program yang diadakan untuk menghafal Alquran dengan hafalan yang kuat pada lafadz-lafadz yang terdapat pada kumpulan wahyu Allah ini. 

Selain lafadznya, program ini juga menekankan hafalan yang kuat pada maknanya. Dengan didapatkannya dua hal tersebut, hidup akan menjadi lebih mudah karena Alquran berisikan ajaran yang relevan sepanjang zaman.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memudahkan menghafal Alquran. Pertama adalah dengan tafakur dan tadabur. Dua hal ini merupakan pintu untuk mengambil hikmah yang terdapat dalam Alquran baik secara terang-terangan ataupun tersembunyi. 

Dengan sering melakukannya, iman dan akhlak akan bertambah karena memahami tuntunan yang terdapat di Alquran, termasuk keutamaan tahfidz alquran.

Kedua adalah dengan belajar tafsir. Dengan belajar tafsir, pemahaman terhadap Alquran akan makin kuat sehingga berpengaruh terhadap kecintaan terhadap Alquran secara tidak langsung. Belajar tafsir yang paling disarankan adalah dengan berguru kepada ahli tafsir dan juga melalui buku-buku tafsir yang sudah tersedia.

Ketiga adalah dengan memahami bahasa Arab. Hal ini merupakan salah satu kunci penting dalam menghafal Alquran karena Alquran sendiri merupakan kitab suci yang menggunakan bahasa Arab. Dengan menguasai bahasa tersebut maka proses menghafal akan menjadi lebih mudah.

Keempat adalah dengan mempelajari tahsin qiroah. Membaca tajwid dan makharijul huruf secara benar dapat mencegah terjadinya kesalahan yang fatal. Dalam membaca Alquran, satu huruf yang dibaca secara salah saja dapat mengubah arti sampai 180 derajat.

Yang kelima adalah dengan mengamalkan Alquran karena dalam Alquran sendiri disebutkan mengenai orang yang memahami isi sebuah kita suci, tetapi tidak mengamalkannya. 

Di dalam Alquran, orang-orang tersebut digambarkan sebagai seekor keledai yang bebal. Oleh karenanya, sangat penting juga untuk mengamalkan dan bukan hanya menghafalkan.

Para Penghafal Alquran

Ada banyak sekali penghafal kitab suci Alquran yang ada di dunia. Di antara mereka ada beberapa tokoh yang menginspirasi banyak orang dengan kisah-kisah dan pencapaian mereka. Banyak orang yang kemudian tergerak untuk menjadi penghafal Alquran setelah mengetahui kisah dan pencapaian mereka.

Yang pertama adalah seorang anak dari Palestina bernama Khalid Abu Musa. Dia sudah hafal seluruh juz dalam Alquran sejak usia 10 tahun. Meskipun mengidap autisme, hal tersebut tidak menghalangi kecintaannya kepada Alquran untuk tetap menghafalkannya.

Yang kedua adalah Syarifudin Khalifah yang berasal dari Tanzania. Orang ini bahkan memiliki julukan sebagai anak ajaib. 

Dia berasal dari keluarga nonmuslim, tetapi sudah hafal Alquran 30 juz sekaligus shalat 5 waktu sejak berusia 1,5 tahun. Bahkan, bukan hanya Alquran saja, dia juga sudah menghafal isi kitab Injil sejak kecil.

Ketiga adalah Vena Varinak yang berasal dari Ukraina. Semenjak memutuskan untuk memeluk Islam ketika berumur 17 tahun, dia memutuskan untuk mempelajari Islam secara menyeluruh. 

Salah satu yang dilakuannya adalah dengan mempelajari bahasa Arab dan kitab suci agama Islam. Yang membuatnya luar biasa adalah pencapaiannya yang bisa menghafalkan Alquran hanya dalam waktu 9 bulan saja.

Keempat adalah Sayyid Muhammad Husein Tabataba’i yang berasal dari Iran. Sayyid merupakan seorang yang mendapat julukan anak ajaib dari Iran. Hal tersebut dikarenakan dia sudah bisa menghafal Alquran sejak usia 5 tahun. Bahkan, dia mendapat gelar Doctor Honoris Causa di bidang Science of Retonation of the Holy Quran dari Islamic University pada usia 7 tahun.

Manfaat Menghafal Alquran

Banyak sekali yang menyebutkan tentang berbagai manfaat yang bisa didapatkan dari menghafal Alquran. Pertama adalah dapat membuat hati tidak pernah merasa kosong. Dalam sebuah hadist, Rasulullah mengatakan bahwa seorang yang tidak memiliki hafalan Alquran sama sekali adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh.

Kedua adalah mendapat penghormatan dari Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam. Dikisahkan bahwa Rasulullah mengumpamakan seorang yang membaca dan mempelajari Alquran sebagai tempat bekal perjalanan yang diisi dengan minyak misik. 

Sementara itu, orang yang mempelajarinya, kemudian tidur dengan hafalan di dalamnya, adalah seperti tempat bekal perjalanan yang disambungkan dengan minyak misik.

Ketiga adalah kebahagiaan bagi orang tua. Rasulullah pernah bersaba bahwa orang tua dari anak yang menghafal Alquran akan mendapat sebuah pakaian yang mahal pada hari kebangkitannya nanti. Itulah sebabnya, sangat penting mendidik anak sejak dini untuk menghafalkan Alquran.

Keempat adalah menempati surga yang paling tinggi. Dikatakan bahwa jumlah tingkatan-tingkatan pada surga sama dengan jumlah ayat yang ada di dalam kitab suci Alquran. Tingkatan untuk para penghafal Alquran adalah pada tingkatan tertinggi dan tidak ada tingkatan lagi sesudah itu.

Kelima adalah mendapat syafaat dari Alquran. Pada hari kiamat nanti, Alquran akan datang dan meminta kepada Allah Subhanahu wata’ala untuk memberikan kebebasan dan ridha kepada orang-orang yang hafal Alquran. 

Masih banyak lagi manfaat menghafal Alquran, seperti disayang oleh Rasulullah, termasuk sebaik-baiknya manusia, hatinya terbebas dari siksa, dan sebagainya.

Tahfidz Quran Anak

Mengingat begitu pentingnya Alquran bagi kehidupan seorang muslim, sangat disarankan untuk menghafalkan Alquran sejak dini. Meskipun begitu, tidak menutup kemungkinan bagi orang dewasa untuk mulai menghafalnya. 

Akan tetapi, mengingat anak-anak lebih mudah dalam menghafal dan memberikan dampak yang berkepanjangan hingga dewasa nanti, maka sangat disarankan untuk melatih anak untuk menghafal Alquran sejak dini. 

Warehousing & Storage
Services

Careful storage of your goods

View details

Custom Transport
Solutions

Complex logistic solutions for your business

View details