You are here:

Memberi Sedekah Harus dengan Ikhlas Artinya Apa?

Memberi sedekah harus dengan ikhlas artinya

Memberi sedekah harus dengan ikhlas artinya cukup sederhana. Di mana setiap orang pada dasarnya memiliki jiwa sosial. Keinginan untuk membantu mereka yang lemah dengan cara sederhana.

Dalam kehidupan masyarakat aksi saling memberi sudah biasa dilakukan. Baik yang sifatnya diwajibkan maupun karena sukarela. Pemberian sukarela inilah yang termasuk dalam bersedekah. 

Bagi umat muslim bersedekah merupakan perintah Allah Swt. Banyak keutamaan dan faedah yang didapat di dunia maupun di akhirat kelak. Karena perintahnya langsung dari Allah SWT maka harus diniatkan ibadah dengan ikhlas.

 

Pengertian Sedekah Harus dengan Ikhlas dan Perbedaannya dengan Infaq

Memberi sedekah harus dengan ikhlas artinya berkaitan dengan pengertiannya. Pengertian sedekah berasal dari bahasa Arab “shadaqah”. Terminologinya berasal dari kata sidiq artinya kebenaran. 

Bahwa harta, benda, atau apapun yang diberikan kepada orang lain merupakan benar-benar milik pribadi. Serta benar dalam hal tujuan, tentu saja berkaitan dengan nilai kebaikan serta ibadah.

Menurut BAZNAS, pengertiannya adalah harta atau non harta bukan zakat milik seseorang atau lembaga yang dikeluarkan untuk kebaikan bersama. Tujuannya untuk kemaslahatan atau kebaikan.

Sama-sama memberikan sejumlah harta kepada orang atau lembaga, namun memberi sedekah harus dengan ikhlas artinya berbeda dengan infaq. Dari wujudnya, infaq berupa harta umumnya adalah uang.

Infaq didasarkan pada pengertian bahwa setiap harta terdapat milik orang lain, sehingga harus ditunaikan. Infaq lebih identik untuk diberikan kepada yang membutuhkan. Contoh memberi uang kepada fakir miskin, mengumpulkan uang di kotak amal dan sebagainya.

Sementara sedekah bentuknya tidak hanya uang atau harta melainkan lebih luas. Salah satu contoh sederhana, senyum merupakan sedekah. Apabila diberikan kepada orang lain dengan ikhlas maka sudah mendapatkan pahala.

Kemudian ilmu, misalnya menjadi pengajar sukarela di daerah pelosok atau menjadi pengajar TPA ini sudah merupakan sedekah. Memberi makanan kepada pengemis dan mempersilahkannya masuk rumah juga termasuk.

Perbedaan kedua selain dari bentuk adalah peruntukannya. Tidak selalu spesifik untuk orang fakir miskin. Memberi sedekah harus ikhlas artinya bisa kepada siapa saja. Selama didasari dengan kerelaan baik waktu, ilmu, makanan, uang, senyum, sikap baik masuk kategori sedekah.

BACA JUGA : Hukum Mengakhirkan Makan Sahur Merupakan Sunnah

Memberi Sedekah Harus dengan Ikhlas dari Segi Manfaat

Segala perintah dari Allah SWT tentu memberikan manfaat apabila dilaksanakan dengan benar. Berikut adalah manfaat yang akan Anda dapat dari bersedekah.

1. Menghapus Dosa

Rasulullah sendiri bersabda seperti yang diriwayatkan oleh HR. Tirmidzi bahwa sedekah mampu menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api. Sementara setiap manusia pasti memiliki dosa bahkan yang tidak disengaja, maka ini solusinya.

2. Mendapat Naungan di Hari Akhir

Setiap muslim akan dimintai pertanggungjawaban pada hari akhir, dengan keikhlasan memberi maka akan mendapat naungan. Sehingga tidak merasakan panas saat dikumpulkan di padang mahsyar.

3. Keberkahan kepada Harta

Harta jadi lebih berkah karena aksi memberi tanpa pamrih. Memberi sedekah harus dengan ikhlas artinya bahwa setiap yang masuk harus juga dikeluarkan. Sehingga terdapat keseimbangan serta keberkahan karena tidak berlebihan.

4. Mendapat Imbalan Berlipat Ganda

Satu nilai akan dilipatkan hingga 700x. Ini merupakan konsep dasar, namun pengertiannya cukup luas. Bahwa apabila pemberian berupa uang, tidak selalu mendapatkan imbalan uang atau harta melainkan bisa hal lain.

Misalnya, Anda memberi senilai Rp 1.000.000 bukan berarti mendapat Rp 700.000.000. Melainkan bisa saja diganti dengan bisnis yang berkembang, terhindar dari penipuan. Sehingga apabila diperhitungkan nilainya mencapai Rp 700.000.000 atau lebih.

5. Diperkenankan Masuk Surga dari Pintu Khusus

Ahli sedekah mendapat keutamaan berupa surga. Maka inilah yang sering dikejar selama di dunia oleh umat muslim sebagai pelengkap ibadah wajib lainnya. Sebab surga merupakan salah satu tujuan hidup.

6. Memanjangkan Umur

Hal ini diriwayatkan dari Hadits Thabrani, bahwa sedekah orang muslim dapat menambah umur dan mencegah dari kematian yang buruk. Memberi sedekah harus dengan ikhlas artinya dengan harapan akhir hidup khusnul khotimah.

Beberapa contoh sedekah yang dapat dilakukan

Ada berbagai bentuk atau macam sedekah seperti yang disinggung sebelumnya. Sebab ibadah ini bukan hanya dalam bentuk uang atau harta saja. Berikut ini adalah beberapa macam pemberian yang masuk kategori shodaqoh.

1. Waktu

Waktu yang Anda miliki bisa masuk dalam kategori ibadah amal jariyah apabila dialokasikan untuk kebaikan. Contohnya saat mengunjungi orang tua yang sudah renta di sela kesibukan. Ini bisa juga mendatangkan pahala.

2. Ilmu

Memiliki ilmu atau pengetahuan lebih banyak dibanding orang lain kemudian membagikannya juga sudah masuk dalam kategori sedekah. Anda bisa menunaikan ibadah pada saat mengajari orang lain tentang suatu pengetahuan.

3. Tenaga

Banyak yang tidak mampu memberi dalam bentuk uang dan harta tetapi memiliki tenaga. Bisa membantu orang lain melalui tenaga yang dimiliki, misalnya bergotong royong meringankan pekerjaan.

4. Nafkah kepada keluarga

Suami bekerja, kemudian penghasilannya diberikan kepada istri dan anak-anaknya juga mendapat pahala shodaqoh serta keberkahannya. Selain menjadi suatu kewajiban, nafkah kepada keluarga menjadi amal jariyah yang tidak akan pernah putus pahalanya.

5. Senyum dan sikap baik

Senyum kepada sesama dengan tulus memiliki nilai kebaikan dan akan mendapatkan ganjaran. Bahkan senyum disebut sebagai sedekah paling mudah karena bisa dilakukan kapan saja dalam kondisi apa saja.

6. Makanan dan Minuman

Contohnya ketika memberi makan bagi musafir, aktif berdonasi Jumat berkah, bahkan memberi suguhan kepada tamu juga masuk dalam shodaqoh paling mudah. Memberi sedekah dengan ikhlas artinya bisa kapan saja dalam hal paling mudah sekalipun.

 

Memberi Sedekah Harus dengan Ikhlas Artinya Apa?

Sedekah yang sempurna datang dari hati dan dilakukan semata-mata atas dasar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt. Sehingga dalam bersedekah sepantasnya tidak mengharapkan imbalan apapun selain ridho Allah.

Tidak diiringi harapan suatu saat akan dikembalikan, terutama dari orang atau lembaga yang pernah dibantu. Setelah bershodaqoh tidak diingat kembali, langsung dilupakan tanpa menghitung-hitung nilainya.

Bahkan jika niat utama dari shodaqoh tersebut adalah untuk tujuan tertentu. Misalnya supaya enteng jodoh. Maka tetap niatnya bukan supaya memberi kemudian dipertemukan jodoh segera, melainkan agar Allah ridho terhadap apa yang dilakukan.

Sehingga mempermudah semua usaha dalam hal apapun termasuk pencarian jodoh tersebut. Memberi sedekah harus dengan ikhlas artinya juga tidak disebut dan dipublikasikan agar orang lain mengetahui.

Setiap tangan kanan memberi, maka tangan kiri tidak mengetahui. Ini merupakan istilah sekaligus filosofi ikhlas. Tidak perlu juga diucapkan seperti “saya ikhlas memberi”. Sebab ini sudah menunjukkan ketidak ikhlasan.

Memberi sedekah dengan ikhlas artinya sesungguhnya terdapat berbagai tingkatan. Ada yang masih mengharap suatu ganjaran dari Allah Swt misalnya seperti permohonan kemudahan jodoh tadi.

Ada juga orang memberi tanpa maksud tertentu, misalnya karena memiliki harta berlebih. Tidak disebut, tidak diketahui orang lain serta dilakukan rutin bahkan tanpa perencanaan. Ini masuk kategori memberi sedekah harus dengan ikhlas artinya sudah seperti kebiasaan.