pertumbuhan fisik anak

Seberapa besar pengaruh teman sebaya pada anak usia dini?? Hal ini harus anda perhatikan!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Sosok teman anak sangat penting karena... Membuat hidup anak lebih menarik dan menyenangkan. Menurut Robert Hughes, Jr., Ph.D, dari Ohio State University, AS, teman membantu anak menumbuhkan rasa kasih sayang, mengatasi & masalah, berbagi dan memupuk rasa saling memiliki Anak yang pandai berteman akan tumbuh menjadi anak yang lebih bahagia. Dr. Sarghi Sharma, MD’ asisten profesor di tJniversity of Texas Medical Branch, Galveston, AS, mengatakan aktivitas berteman & yang sesungguhnya terjadi di usia 3 tahun, ketika pertemanan telah diwarnai ketertarikan, interaksi, memberi dan menerima, mendengar dan merespon, untuk berkerja sama serta bergantian. Sejak itulah teman memiliki peran penting bagi anak balita. Doronglah ia untuk berteman sebanyak mungkin guna menemukan teman sejatinya.

Orang tua teman anak juga sangat penting karena..untuk memastikan si kecil senantiasa dalam pengawasan orang dewasa saat bermain, di lingkungan yang juga baik. Mengenal orangtua teman anak memudahkan Anda meminta bantuan untuk turut mengawasi anak bermain bahkan memonitor pengasuh yang Anda pekerjakan. Bila ia orangtua teman anak di preschool, pertukaran informasi seputar sekolah bisa dilakukan dengannya. Kepentingan yang sama di dunia parenting membuat Anda dapat bekerja sama dengan orangtua teman anak demi kesejahteraan si kecil.

Teman main berupa tokoh karakter penting karena..Β Tokoh kartun favorit dapat menjadi media belajar nilai-nilai kehidupan yang baik seperti persahabatan, kejujuran dan keberanian. Juga dapat dimanfaatkan untuk memotivasi si kecil misalnya supaya ia mau makan sayur atau tidak takut gelap. Anak pra sekolah sering mengasosiasikan diri dengan tokoh kartun favorit sehingga semua perilaku idolanya ditiru.

Tugas Anda… Dukung kesukaannya pada tokoh kartun yang memang mempromosikan nilai-nilai baik seperti pantang menyerah, setia kawan, rajin bekerja dan selalu semangat. Sosok Winnie The Pooh, Peter Rabbrit, Dora The Expiorer, adalah
contohnya. Mengidolakan actian figure yang kerap berperilaku agresif -memukul, menendang, berkelahi sebaiknya dikurangi kadarnya dengan menyeleksi kembali film yang ditonton anak. Bicarakan dengannya adegan kekerasan yang dilihat, misalnya, Tidak baik memukul kepala teman seperti yang dilakukan Jerry kepada Tom. Iya kan?”

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!