You are here:

Tips Sukses Tes Wawancara Beasiswa

tes wawancara beasiswa

Tips Sukses Tes Wawancara Beasiswa

Tes Wawancara Beasiswa-Jangan girang dulu, ketika Anda telah sukses melewati saringan administrasi dan tes tertulis beasiswa. Ada satu rintangan yang siap menanti yaitu tes wawancara beasiswa Tahap tersebut menjadi bagian paling penting atau sering dikatakan sebagai tahapan penentu dalam proses mendapatkan beasiswa di dalam negeri maupun luar negeri.

Apakah alasannya? Alasannya yaitu karena pada tahap wawancara untuk mendapatkan beasiswa banyak yang gagal. Hal ini diakibatkan adanya cara bicara dari sang calon penerima beasiswa tersebut belum sesuai target dari pewawancaranya.

Oleh karena itu, berikut ini ulasan mengenai tujuan, proses serta tips sukses dalam wawancara penting tersebut. Semoga memberikan manfaat kepada para pembaca, baik yang hendak mengajukan beasiswa atau tidak. Mulai dari beasiswa di dalam negeri atau di luar negeri.

Tujuan

Apa tujuan diadakannya tes wawancara beasiswa tersebut? Memahami tujuan wawancara membuat Anda merasa lebih tenang dan siap. Hal penting yang harus Anda ingat bahwa wawancara bukan untuk mencari kesalahan. Karena itu hilangkan rasa khawatir dan perasaan takut. Bersikaplah lebih santai. Namun santai bukan berarti tanpa persiapan yang matang hingga meraih keberhasilan.

Sikap lebih santai dengan persiapan bisa membantu Anda menghadapi wawancara untuk mendapatkan beasiswa dengan lebih baik. Sebaliknya, rasa khawatir justru membuat Anda tidak dapat berpikir jernih. Anda tidak dapat menampilkan diri seutuhnya. Karenanya harus bersikap baik serta maksimal sebelum maupun ketika wawancara akan dimulai.

Tujuan suatu wawancara untuk mendapat beasiswa adalah menemukan kandidat yang dianggap layak oleh calon pemberi beasiswa. Kelayakan di sini bukan hanya kelayakan akademis, karena hal seperti ini sudah tercermin dari tes yang Anda jalani sebelumnya. Inilah alasan mengapa harus memahami tujuan dari wawancara.

Semoga dengan tetap mengetahui tujuan dari wawancara dalam hal penerimaan beasiswa, menjadikan Anda semakin terpacu memiliki keinginan untuk belajar lebih baik lagi mulai dari aspek akademik hingga non akademik. Alasannya tentu mengarah pada beragam jenis beasiswa yang kini ditawarkan kepada para calon penerima beasiswa. Mulai dari jenisbeasiswa untuk dalam negeri maupun luar negeri.

Proses Wawancara

Layak tidaknya dari segi attitude dan performance seorang calon penerima beasiswa, dapat terlihat jelas dalam suatu wawancara. Misalnya seorang yang teguh hati akan terlihat jelas saat wawancara, dibandingkan dengan seorang peragu. Hal itu mampu diketahui oleh para pewawancara yang mewawancarai secara detail kebutuhan yang ditargetkan ketika ditanyakan kepada calon penerima beasiswa.

Wawancara beasiswa ditujukan untuk menilai kemampuan yang tidak dapat terlihat pada tes tertulis. Dua orang yang memiliki kemampuan tes tertulis yang sama, dapat saja menghasilkan hasil tes wawancara yang berbeda. Walau jawaban yang diberikan sama, namun peserta A misalnya memberikan jawaban dengan tegas dan yakin sementara peserta B terlihat ragu-ragu. Hal seperti ini tentu dapat tertangkap jelas saat wawancara.

Itulah proses wawancara yang sebaiknya dipersiapkan secara baik dan maksimal. Silakan mempersiapkan diri maupun jawaban yang kemungkinan akan ditanyakan oleh pewawancara. Proses wawancara ini harus dihadapi dengan keyakinan. Jadi, kesiapan dalam diri maupun materi mengenai isi wawancara hendaknya menjadi prioritas utama ketika persiapan tersebut dilakukan secara maksimal. Selain itu, hal penting lain dalam mendukung proses wawancara yaitu tips sukses wawancara bagi para calon penerima beasiswa.

Berikut ini ulasan tips sukses yang dimaksudkan.

Tips Sukses

Setelah Anda memahami tujuan sekaligus proses wawancara beasiswa, tentu harapannya Anda lebih mudah melakukan persiapan wawancara. Tujuannya tentu saja untuk mendapatkan beasiswa. Beberapa tips penting untuk wawancara, antara lain :

  1. Bersikap Santai Namun Percaya Diri

Sikap seperti ini terlihat saat para calon penerima beasiswa mulai masuk ke ruang wawancara, saat berjabat tangan dengan pewawancara, duduk dan menjawab pertanyaan selama proses wawancara berlangsung. Ketika memasuki ruang wawancara, bersikaplah santai dan tersenyum.

Ulurkan tangan terlebih dahulu, genggam tangan pewawancara tersebut dengan erat tapi tidak menyakitkan. Jangan duduk sebelum dipersilakan duduk. Duduklah dengan badan tegap namun rileks. Tatap mata pewawancara, tapi tidak dengan melotot.

Itulah beberapa sikap yang hendaknya mulai dilatih dengan baik. Hal penting sebelum menjadikan sikap sebagai perhatian utama yaitu adanya percaya diri. Ketika percaya diri sudah tertanam kuat, maka membenahi atau pun mempraktekkan sikap ketika wawancara tentu akan dapat lebih mudah.

  1. Pikirkan Jawaban Terlebih Dulu

Sebelum menjawab pertanyaan atau mengeluarkan pernyataan, pikirkan dengan baik setiap hal yang akan para calon penerima beasiswa ucapkan. Tidak terburu-buru, namun juga tidak lama sehingga membuat proses wawancara tersendat. Jelaskan dengan runtut dan jelas setiap hal yang para calon penerima beasiswa ucapkan, namun tidak dengan sikap menggurui.

Jika ditanya motivasi dari menginginkan beasiswa tersebut, nyatakan dengan jelas dan jujur. Demikian pula saat pewawancara bertanya pilihan jurusan yang dipilih. Para calon penerima beasiswa ini harus mengetahui dengan pasti jurusan yang dipilih, program yang tersedia, fasilitas jurusan, dan lain-lain. Ini tentun saja akan mampu menunjukkan kesiapan menghadapi pilihan bagi para calon pewawancara.

Begitupula jika para calon penerima beasiswa ditanya alasan memilih negara pemberi beasiswa. Berikan alasan yang logis namun menyenangkan. Misalnya karena lebih tertarik dengan budaya keilmuan di negara bersangkutan, negara tersebut terkenal sebagai kiblat ilmu yang diinginkan setiap pelajar, atau alasan lain yang menyenangkan pemberi beasiswa.

Landasannya yaitu berpikir sebelum mengeluarkan jawaban yang hendak disampaikan kepada pewawancara. Jangan membiasakan diri lama dalam memikirkan suatu hal yang membutuhkan keputusan cepat. Semoga dengan tips kedua ini mampu menjadikan para calon penerima beasiswa maksimal ketika wawancara dilakukan.

  1. Ceritakan Diri Anda

Ada kalanya pewawancara menanyakan beberapa hal menyangkut diri Anda. Misalnya hobi, cita-cita dan harapan Anda terhadap beasiswa tersebut. Hal tersebut wajar sering kita jumpai, tapi silakan untuk meneritakan hal-hal menyangkut keilmuan Anda.

Ada kalanya para calon penerima beasiswa harus menjawab secara diplomatis. Misalnya ketika ada pertanyaan ‘Apa yang kira-kira dapat Anda berikan 10 tahun ke depan dengan ilmu yang berhasil diperoleh nanti’. Karena itu pikirkan dan

persiapkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti ini.

  1. Berdoa

Jangan lupa berdoa. Para calon penerima beasiswa telah berusaha dengan sebaik-baiknya, namun Tuhan penentu segala keberhasilan. Doa juga membantu Anda lebih tenang saat wawancara beasiswa.

Demikianlah hal yang penting untuk dijadikan landasan ketika mengajukan diri sebagai calon penerima siswa. Silakan melatih dengan segala hal dari informasi ulasan berikut. Jika menemukan sumber lainnya dengan isi yang dapat saling mendukung, tentu saja dapat dikolaborasikan atau ditambahkan jika dirasa kurang oleh para pembaca yang mungkin ada keinginan menjadi calon penerima beasiswa.

Beasiswa dijadikan sebagai alat bantu dalam meningkatkan dorongan semangat belajar. Jika semangat tersebut tidak ada, maka akan mempengaruhi hasil belajar. Oleh karena itu, tips melakukan upaya berdoa termasuk tips yang hendaknya mengiring tips lainnya. Tuhan akan memudahkan segala urusan yang dilakukan makhluknya.

Para calon penerima beasiswa hendaknya memperhatikan segala perlengkapan serta tips meraih sukses wawancara tersebut. Semoga bermanfaat