Wajib baca!! Tanya jawab seputar bayi baru lahir yang mungkin belum anda ketahui..

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Tanya jawab seputar bayi baru lahir

1.Bagaimana upaya menjaga kekebalan tubuh bayi saya (4 bulan). Saya membaca, kekebalan tubuh bayi yang lahir alami lebih tinggi dibandingkan bayi yang lahir Caesar. Bayi saya lahir Caesar. Taurina lamongan

dr. Nia Kurniati, SpAK

Anda dapat menjaga kekebalan tubuh bayi dengan memberinya ASI Eksklusif selama 6 bulan, dilanjutkan pemberian ASI hingga usia 2 tahun ditambah Makanan pendamping ASI yang mengandung nutrisi yang cukup. Selain itu, pastikan bayi mendapat imunisasi sesuai jadwal, dan jagalah kesehatan lingkungan di sekitarnya.

Hindari membawa bayi ke tempat ramai saat musim pancaroba atau ketika banyak orang batuk-pilek. Lakukan pula perawatan rutin -pada alat-alat elektronik di rumah, sehingga tidak menjadi tempat timbunan debu.

Tingkat kekebalan tubuh bayi tidak hanya dipengaruhi oleh perbedaan cara lahir, melainkan dipengaruhi juga oleh faktor-faktor lain, seperti genetika, lingkungan, dan infeksi yang menyerang bayi.

Tanya jawab seputar bayi baru lahir

2.Apa yang menyebabkan bayi saya (2 bulan) kalau menangis nyaris tidak  bersuara dengan wajah memerah dan keluar air mata? Deviana-pangkal pinang

dr. Anita Juanitiningsih, SpA

Kemungkinan besar bayi Anda menderita kelainan bawaan pada laring (saluran napas di bawah tenggorokan), yang disebut laringomalasra. Kelainan ini diduli terjadi akibat keterlambatan proses pematangan strukiur tulang pada saluran napas tersebut. Tulang rawan yang lemah ini sering sekali menutup laring, sewaktu bayi menarik napas. Akibatnya, terjadi turbulensi udara saat melalui laring sehingga timbul suara yang terdengar berat atau berisik. Kelainan laringo malasia banyak ditemukan pada anak berumur di bawah 2 tahun. Kelainan ini tergolong ringan dan tidak berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Namun bila disertai komplikasi, maka perlu segera ditangani oleh dokter anak ahli THT.

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!