Kenali Zakat Hewan Ternak, Nisab dan Cara Penghitungannya!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Dalam Islam, hewan ternak adalah harta milik seseorang yang wajib dizakati sehingga manfaatnya bisa dinikmati oleh banyak orang. Melalui zakat, seseorang dapat membersihkan diri karena sebagian harta yang ia miliki merupakan hak orang lain yang lebih membutuhkan. Β 

Zakat binatang ternak disebut dengan zakat an’am yang jenis hewannya meliputi unta, sapi dan kambing. Adapun jenis unggas seperti ayam dan bebek tidak perlu dikeluarkan zakatnya, cukup dimanfaatkan dalam perdagangan saja.Β 

4 Jenis Hewan Ternak dan Syarat Wajib Zakat PeternakanΒ 

Seperti yang tadi sudah disebutkan bahwa zakat an’am hanya diwajibkan atas binatang ternak selain unggas. Namun, jenis hewannya bisa disesuaikan dengan kondisi suatu wilayah. Misalnya, masyarakat Indonesia tidak terbiasa beternak unta, maka bisa diganti dengan sapi atau kambing. 

Apabila merujuk pada klasifikasinya, terdapat 4 jenis hewan ternak yang dikenal dalam Islam yaitu:

  1. Hewan ternak yang digembalakan dan diperah susunya merupakan jenis hewan yang wajib dikeluarkan zakatnya apabila telah memenuhi syarat nisab;
  2. Hewan ternak yang diperjual belikan tidak dikenai zakat an’am melainkan zakat barang dagangan sekalipun Anda hanya menjual satu ekor hewan ternak;
  3. Hewan ternak yang diperah susunya tanpa digembalakan tidak wajib dikenai zakat;
  4. Hewan ternak yang dimanfaatkan tenaganya untuk melakukan pekerjaan tertentu. Hewan ternak ini dikenai zakat hasil upah dari hewan tersebut. 

Seperti halnya jenis zakat lain, hukum dari zakat binatang ternak adalah wajib. Apabila seseorang memiliki hewan ternak yang telah mencapai nisab namun tidak membayar zakat, maka kelak akan mendapatkan hukuman yang pedih.Β 

Hukuman tersebut ada dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari. Dijelaskan bahwa sesuai sabda Rasulullah, orang yang tidak mengeluarkan zakat an’am akan diinjak-injak oleh hewan ternaknya sendiri yang berukuran lebih besar dari ukuran normal. 

Tidak hanya itu, mereka juga akan ditanduk dengan tanduk-tanduk yang dimiliki hewan ternaknya tersebut. Mengerikan, bukan? Oleh sebab itu, apabila binatang ternak milik Anda sudah memenuhi syarat wajib, maka zakatnya harus dikeluarkan segera. 

Adapun syarat wajib zakat hewan ternak meliputi:

  • Hewan ternak harus mencapai nisab yakni batas minimal dari harta yang wajib untuk dikeluarkan. Adapun nisab unta adalah 5 ekor, nisab sapi adalah 30 ekor sedangkan nisab kambing sebanyak 40 ekor;
  • Hewan ternak sudah dimiliki selama 1 tahun. Penghitungannya dimulai dari hari pertama memiliki hewan tersebut hingga hari akan dikeluarkan zakatnya. Status hewan tersebut harus murni milik sendiri dan tidak ada hak milik orang lain maupun hewan yang masih dalam tanggungan utang;
  • Hewan ternak tidak digunakan untuk membajak sawah, menarik gerobak maupun jenis pekerjaan lain yang memanfaatkan tenaga hewan tersebut. Dengan kata lain, hewan ternak yang digembalakan saja yang wajib dizakati.Β 

Nisab Zakat Berdasarkan Jenis Hewan Ternaknya

kelebihan kambing Archives - Kingsckt

Agar dapat mengetahui kapan Anda harus membayar zakat an’am, berikut tabel nisab zakat hewan ternak dan penghitungan jumlah yang wajib dikeluarkan:Β 

  1. Nisab Zakat Unta

Perlu dipahami bahwa nisab zakat untuk hewan unta tidak ditentukan berdasarkan harga 1 ekor unta melainkan jenis unta yang telah memasuki usia tertentu. Lebih lengkapnya, berikut tabel nisabnya:Β 

Jumlah UntaJumlah Zakat yang Harus Dikeluarkan 
1 sampai 4 ekorTidak perlu mengeluarkan zakat
5 sampai 9 ekorDomba 1 ekor 
10 sampai 14 ekorDomba 2 ekor 
15 sampai 19 ekor Domba 3 ekor 
24 ekorDomba 4 ekor 
25 sampai 35 ekor
Anak unta betina yang umurnya sudah 1 tahun dan akan masuk 2 tahun (bintu makhadh)
36 sampai 45 ekor 
Anak unta betina yang umurnya sudah 2 tahun dan masuk 3 tahun (bintu labun)
46 sampai 60 ekor 
Anak unta betina yang umurnya sudah 3 tahun dan akan masuk 4 tahun (hiqqah)
61 sampai 75 ekor 
Anak unta betina yang umurnya sudah 4 tahun dan akan masuk 5 tahun (jadza’ah) 
76 sampai 90 ekor Bintu labun 2 ekor 
91 sampai 120 ekor Hiqqah 2 ekor 
121 sampai 129 ekor Bintu labun 3 ekor 
130 sampai 139 ekor Hiqqah 1 ekor dan Bintu labun 2 ekor 
140 sampai 149 ekor Hiqqah 2 ekor dan Bintu labun 2 ekor 
150 sampai 159 ekor Hiqqah 3 ekor 
160 sampai 169 ekor Bintu labun 4 ekor 
170 sampai 179 ekor Bintu labun 3 ekor dan Hiqqah 1 ekor
180 sampai 189 ekorBintu labun 2 ekor dan Hiqqah 2 ekor
190 sampai 199 ekor Hiqqah 3 ekor dan Bintu labun 1 ekor
200 sampai 209 ekorHiqqah 4 ekor dan Bintu labun 5 ekor 

Pada intinya, penghitungan nisab zakat unta adalah 5 ekor. Apabila hasil ternak unta masih kurang dari 5 maka Anda tidak wajib mengeluarkan zakat an’am.Β 

  1. Nisab Zakat Sapi atau Kerbau

Penghitungan untuk nisab zakat sapi adalah 30 ekor sehingga Anda tidak dikenai wajib zakat apabila memiliki sapi kurang dari jumlah tersebut. Penghitungan jumlah zakat ini juga berlaku untuk kerbau karena kedua hewan tersebut dianggap sama.Β 

Berikut tabel yang berisi nisab untuk zakat sapi:

Jumlah SapiJumlah Zakat yang Harus Dikeluarkan 
1 sampai 29 ekorTidak perlu membayar zakat
30 sampai 39 ekor 
Anak sapi betina maupun jantan yang umurnya sudah mencapai 1 tahun dan akan masuk 2 tahun (tabi untuk anak sapi jantan dan tabiah untuk anak sapi betina)
40 sampai 59 ekor
Anak sapi betina yang sudah mencapai 2 tahun dan akan masuk 3 tahun (musinnah)
60 sampai 69 ekorTabi 2 ekor atau Tabiah 2 ekor
70 sampai 79 ekorMusinnah 1 ekor dan Tabi/Tabiah 1 ekor
80 sampai 89 ekor Musinnah 2 ekor 
90 sampai 99 ekorTabi atau Tabiah 3 ekor 
100 sampai 109 ekor Musinnah 1 ekor dan Tabi/Tabiah 2 ekor
110 sampai 119 ekorMusinnah 2 ekor dan Tabi/Tabiah 2 ekor
120 sampai 129 ekor Musinnah 3 ekor dan Tabi/Tabiah 4 ekor 

Setiap penambahan jumlah 30 ekor sapi, maka zakat yang dikeluarkan harus ditambah dengan tabi atau tabiah 1 ekor. Selanjutnya, setiap penambahan jumlah 40 ekor, jumlah zakatnya ditambah dengan musinnah 1 ekor. 
  1. Nisab Zakat Kambing, Domba atau Biri-biriΒ 

Berdasarkan ketentuan dalam Islam, nisab zakat kambing adalah 40 ekor. Jadi, apabila jumlah kambing Anda belum mencapai 40 ekor, tidak wajib mengeluarkan zakat. Β 

Penghitungan yang dipakai untuk zakat kambing juga berlaku bagi zakat hewan ternak lain seperti domba. Berikut tabelnya:Β 

Jumlah KambingJumlah Zakat yang Harus Dikeluarkan 
1 sampai 39 ekorTidak perlu mengeluarkan zakat 
40 sampai 120 ekor 
Kambing betina 1 ekor yang usianya tidak kurang dari setahun
121 sampai 200 ekor Kambing 2 ekor 
201 sampai 399 ekor Kambing 3 ekor 
400 sampai 499 ekor Kambing 4 ekor
500 sampai 599 ekor Kambing 5 ekor 

Penghitungan selanjutnya adalah setiap penambahan jumlah sebanyak 100 ekor, maka zakatnya harus ditambah dengan kambing 1 ekor.

Mengeluarkan zakat ternak dihukumi wajib apabila sudah mencapai nisab yang telah ditentukan. Penghitungan untuk jumlah zakat berbeda antar jenis hewan sehingga Anda perlu mengacu pada tabel di atas.Β 

Pastikan juga hewan ternak Anda sudah dikenai syarat wajib. Cara penyaluran zakat bisa melalui Sahabat Yatim Indonesia yang merupakan lembaga sosial kemanusiaan profesioal dan terpercaya. Dijamin, zakat Anda akan diberikan kepada pihak yang benar-benar berhak. 

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!