(021) 5312 6107

Inilah Keberkahan Menyantuni Anak Yatim Piatu

Uncategorized
Anak yatim piatu memiliki kedudukan yang tinggi di hadapan Allah Ta’ala. Mereka harus diberi kasih sayang dan tidak boleh diperlakukan buruk. Dengan menyantuni mereka, kita bisa mendapatkan pahala dari Allah Ta’ala.
Menyantuni atau menanggung anak yatim maksudnya adalah mengurusi dan memperhatikan semua keperluan hidupnya, seperti nafkah, pakaian, mengasuh, serta mendidik dan memberikan kebutuhan pendidikannya dengan layak.

Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini (Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau serta agak merenggangkan keduanya).”

Ini berarti kedudukan orang yang menyantuni anak yatim sangat mulia, bahkan hampir sejajar dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Pahala orang yang di rumahnya terdapat anak yatim, yaitu seperti halnya jihad di jalan Allah Ta’ala. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Barang siapa yang mengasuh tiga anak yatim, maka bagaikan bangun pada malam hari dan puasa pada siang harinya, dan bagaikan orang yang keluarsetiap pagi dan sore menghunus pedangnya untuk berjihad di jalan Allah Ta’ala. Dan kelak di surga bersamaku bagaikan saudara, sebagaimana kedua jari ini, yaitu jari telunjuk dan jari tengah.” (HR. Ibnu Majah)
Selain itu, orang yang mengasihi anak yatim akan mendapatkan perlindungan di hari kiamat dan dapat masuk surga dengan mudah. Kecuali jika ia melakukan dosa yang tidak dapat diampuni.
Oleh sebab itu, sayangi dan kasihi anak yatim piatu. Jika belum bisa memelihara mereka di rumah masing-masing, santunilah mereka. Bersedekahlah pada mereka dengan hal yang bermanfaat