Site icon Sahabat Yatim

Bansos Umum Sahabat Yatim di Teluk Halban Aceh Tamiang: 60 Jiwa Dikuatkan Lewat Makan Berkah dan Dongeng Penuh Harapan

Trauma healing anak banjir

Awal tahun 2026 menjadi masa yang tidak mudah bagi warga Teluk Halban, Kabupaten Aceh Tamiang, Sumatera Utara. Di pengungsian yang dipenuhi deretan tenda sederhana, keluarga-keluarga bertahan di tengah keterbatasan pascabanjir. Namun pada 17 Februari 2026, suasana sore itu terasa berbeda. Sahabat Yatim hadir melalui program Bansos Umum, membawa bantuan sekaligus harapan bagi 60 jiwa penerima manfaat.

Di halaman pengungsian, sebuah tikar panjang digelar. Anak-anak duduk melingkar dengan wajah penuh antusias. Kak Ardi, relawan yang selalu dirindukan, berdiri di tengah membawa buku cerita bergambar. Dongeng tentang seekor burung kecil yang kehilangan sarangnya karena badai mengalun lembut, menyelipkan pesan tentang keteguhan, persahabatan, dan keyakinan bahwa setiap kesulitan pasti ada kemudahan.

Tepuk tangan kecil pecah saat cerita berakhir bahagia. “Kita mungkin sedang diuji, tapi kita tidak sendiri,” ucap Kak Ardi pelan. Kalimat sederhana itu menguatkan hati anak-anak yang sedang belajar memahami arti kehilangan.

Usai dongeng, relawan Sahabat Yatim membagikan kotak makanan hangat kepada warga. Aroma nasi dan lauk sederhana menghangatkan senja. Tangan-tangan kecil menengadah, doa dipanjatkan dengan penuh syukur. Di tengah keterbatasan, kebersamaan terasa begitu berharga.

Program Bansos Umum ini bukan sekadar penyaluran bantuan. Ini adalah wujud kepedulian nyata Sahabat Yatim untuk meringankan beban warga terdampak banjir di Aceh Tamiang. Bukan hanya kebutuhan fisik yang dipenuhi, tetapi juga hati yang dikuatkan.

Melalui kegiatan ini, Sahabat Yatim terus berkomitmen menjadi jembatan kebaikan antara donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Semoga setiap bantuan yang tersalurkan menjadi keberkahan, dan setiap senyum yang terukir menjadi tanda bahwa harapan akan selalu tumbuh, bahkan di tengah ujian.

Exit mobile version