Cara Sederhana Menurunkan Risiko Stroke

Kebutuhan nutrisi selama masa kehamilan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Nutrisi selama hamil
Sejak awal kehamilan, Anda dianjurkan untuk memperhatikan jumlah dan jenis makanan yang Anda konsumsl. Karena, agar mampu melahirkan bay yang sehat, ibu hamil memang membutuhkan tambahan kalori, protein, vitamin dan mineral. Ibu hamil dlanjurkan mengkonsumsi kurang lebih 2500 kalori sehari.Lihat tabel: Daftar Bahan makanan berkadar 2500 kalori .

Itu sebabnya, dikenal konsep ‘makan untuk berdua’yang menganjurkan seorang ibu hamil untuk memperbaiki mutu (kualitas), bukan menambah jumlah (kuantitas) makanannya dalam sehari. Berdasarkan konsep tersebut, Anda yang sedang hamil tidak perlu makan dengan porsi ganda, tapi Pilihlah makanan yang bermutu tinggi. Misalnya, sebagai sumber karbohidrat, pilihlah beras tumbuk atau Pecah kulit daripada beras giling. Atau, pilihlah wholewheat bread (rori gandum utuh) yang berwarna kecokelatan, daripada roti yang berwarna putih.

Bila Anda berpegang pada konseP ‘makan untuk berdua’yang keliru, Ialu mengabaikan komposisi makanan yang dimakan (tidak sesuai kebutuhan), maka Anda dapat mengalami kenaikan berat badan yang berlebihan.

Sehubungan dengan ha1 itu, makanan untuk ibu hamil harus benar-benar mendapat Perhatian. Terulama, makanan sumber Protein yang mengandung asam amino esensial lengkap (asam amino yang harus diperoleh dari makanan karena tidak dapat dibuat dalam tubuh, Yang komposisi dan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan tubuh), seperti telur dan susu.

Selain protein, ibu hamil juga perlu memenuhi kebutuhan akan vitamin dan mineral yang penting untuk
melancarkan proses metabolisme (pembentukan dan Penguraian zat organik dalam tubuh). Bila hal tersebut tidak dilakukan, janin bisa mengalami gangguan. Misalnya saja, pertumbuhan janin terhambat dan bayi lahir sebelum waktunYa, atau lahir dengan berat badan rendah (BBLR= bayi berat lahir rendah), kurang dari 2,5 kilogram.

Kebutuhan nutrisi selama masa kehamilan

Yang perlu diingat, pertahankan pola makan sehet Anda. yaitu makan makanan bergizi riga kali sehari dengan jarak waktu yang tetap. Sarapan merupakan waktu makan yang penring, khususnya pada masa trimester (tiga bulan) pertama. pada masa ini, rasa lesu selalu menyerang Anda ketlka bangun pagi. Hal ini disebabkan menurunnya kadar gula darah pada pagi hari, karena Anda tidak makan selama beqam-jam, sejak makan malam sampai menjelang sarapan. Karena rtu, sarapanlah makanan berglzi lengkap.

Untuk makan siang dan makan malam. makanan yang dikonsumsi tetap harus mengandung zat grzi lengkap. yairu karbohrdrar . protein. lemak, vitamin dan mineral. serta air dalam jumlah lengkap. Selingan di antara makan pun, yakni pagi dan sore hari, tak boleh diabaikan. Selain sebagai pengganjal perut yang lapar, makanan selingan im berguna sebagai penambah tenaga.

Bila pada trimester pertama pertumbuhan janin masih berlangsung lambat, maka mulai trimester kedua dan seterusnya pertumbuhan janin menjadi lebih cepat. Gerakan-gerakannya pun sudah dapat Anda rasakan. Oleh karena itu. untuk kesehatan ibu dan pertumbuhan janin yang baik. pada masa inilah tambahan makanan yang ber gizi tinggi perlu diperhatikan sebaik mungkin.

Selama dua trimester terakhir kehamilan, tubuh Anda membutuhkan kurang lebih tambahan 300 kalori per hari dari kebutuhan Anda sebelum hamil. ,Tambahan kalori tersebut, juga protein dan beberapa zat gizi lain, diperlukan unruk pertumbuhan jaringan janin dan plasenra (ari-ari), menambah volume darah, cairan amnion (air ketuban), dan cadangan ibu baik dalam bentuk protein maupun lemak) untuk keperluan sewaktu melahirkan maupun menyusui.

Majalah Ayahbunda

Related Posts

Leave a Comment

Tangan di Atas Lebih Baik daripada Tangan di Bawah

Perjalanan hidup akan lebih indah dan bermakna ketika kita mampu berbagi. Jadikan kebiasaan berbagi untuk bantu sesama. Yuk sedekah sekarang, biar berkah!