Site icon Sahabat Yatim

Perlakuan terhadap ibu hamil INI sebenarnya tidak disukai mereka lho..

1.”Dia hamil. Jangan ditugaskan ke luar negeri dulu.”
perlakuan terhadap ibu hamil – Anda tahu bahwa in house training di kantor pusat di Hong Kong itu akan diberikan kepada Anda. Tapi itu dulu, sebelum Anda hamil. Begitu hamil, ternyata tugas prestisius itu diberikan kepada karyawati lain dan boss beralasan, “Kami takut Anda kelelahan, sebaiknya tidak dinas ke luar negeri dulu.” Selain perjalanan dinas luar negeri, penundaan atau pembatalan urusan pekerjaan yang umum menimpa karyawati hamil adalah pengangkatan kepegawaian, promosi jabatan, pemberian beasiswa dan penunjukan tugas atau proyek dengan tingkat kesulitan tinggi.

Sikap Anda sebaiknya,,.
Jangan mau diperlakukan tidak adil! Kehamilan itu bukan sakit, sehingga Anda tetap memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan karyawati lainnya termasuk dalam pemberian apresiasi kerja, remunerasi, bonus dan lainnya. Jadi, sebaiknya tidak langsung pasrah.

Ajukan pertanyaan pada pimpinan dan jika Anda merasa yakin dapat mengemban tugas, ajukan keberatan Anda atas penundaan yang terjadi. Tentu ini tidak berlaku jika kehamilan Anda memang dinyatakan berisiko oleh dokter, atau sifat dan jenis pekerjaan Anda berisiko tinggi terhadap kehamilan. Dalam kondisi luar biasa, adalah kewajiban perusahaan untuk turut menjaga keselamatan dan kesejahteraan calon ibu dan bayinya. Yakinkan diri Anda, saat ini prioritas Anda adaiah menjaga kesehatan diri dan janin. Ingat kalimat yang sedang tren ini: “Semua indah pada waktunya”.

Perlakuan terhadap ibu hamil

2.”Dia lagi hamil jangan diaiak dulu”
Ya, sahabat-sahabat Anda pun setali tiga uang. Sejak Anda hamil, undangan clubbing dan girls night out slop total! Padahal Anda kangen pada acara kumpul-kumpul yang selalu menyenangkan itu. Namun mereka beralasan, tidak ingin mengusik jam istirahat Anda. Sediiih!

Sikap ihu hamil sebaiknya… Tak perlu tersinggung apalagi sampai merasa dikucilkan. Niat teman-teman Anda baik. Itu cara mereka menjaga dan melindungi sahabatnya. Mungkin ada benarnya, bayangkan kepulan asap rokok, godaan wine, musik keras, udara malam serta kurang tidur yang akan menyerang jika Anda memaksa ikut dugem?
Untuk menghindari rasa kesepian, ajukan usul untuk acara kumpul-kumpul yang “ramah ibu hamil”, misalnya rujakan di rumah, berenang alau a day spa bersama gank? Lucujuga…

Majalah Ayahbunda

 

Exit mobile version