You are here:

Kumpulan Kultum Terbaik

Kumpulan Kultum Terbaik
Ilustrasi Kumpulan Kultum Terbaik
Bagi yang belum terbiasa memberikan sebuah kultum atau kuliah tujuh menit maka ada baiknya untuk membaca atau memiliki kumpulan kultum terbaik Kumpulan kuliah tujuh menit tersebut akan mampu memberikan kita berbagai wawasan yang diperlukan ketika menjadi seorang pemateri kultum. Manfaat Memiliki Kumpulan Bahan Kultum
Bagi yang sudah terbiasa menyampaikan kultum maka tidak ada masalah baginya untuk tidak membaca dulu karena semua materi sudah ada di dalam otaknya. Meskipun demikian bukan berarti orang tersebut lantas tidak perlu lagi membaca. Aktivitas membaca masih diperlukan untuk menyegarkan kembali ingatan yang sudah ada.
Terkadang seseorang yang sudah sering melakukan ceramah kultum masih saja grogi atau kebingungan karena permintaan kultum yang mendadak. Di saat seperti inilah berguna sekali catatan kuliah tujuh menit yang bisa didapatakan dari kumpulan kuliah tujuh menit tersebut. Apa Itu Kultum
Kultum adalah singkatan dari kuliah tujuh menit. Maksudnya adalah kuliah atau materi yang disampaikan oleh penceramah tersebut sangatlah singkat yakni berkisar antara tujuh menit saja. Karena disampaikan dengan begitu singkat maka ceramah yang satu ini terasa begitu ringan untuk didengarkan sehingga seseorang tidak perlu merasakan bosan atau yang lainnya.
Penyampaian waktu yang singkat tersebut bukanlah tanpa alasan. Pada dasarnya kuliah atau ceramah yang akan disampaikan berada di waktu yang memang tidak terlalu banyak. Maksudnya adalah waktu yang diberikan untuk melakukan kultum tidaklah banyak.
Kegiatan kultum sendiri bukanlah kegiatan utama dari acara yang akan diselenggarakan. Meskipun demikian kultum tetap diberikan dengan tujuan memanfaatkan waktu yang begitu sempit tersebut untuk tujuan yang berguna dan memiliki manfaat yang banyak.
Misalnya, penyampian kultum yang dilakukan menjelang berbuka. Kultum tersebut tentunya telah diperkirakan akan berlangsung berapa lama dan juga sudah diperhitungkan selisih dengan acara yang utama yakni berbuka. Makanya waktu yang diberikan cukup singkat.
Tidak hanya itu saja, tujuan dilakukannya kultum agar materi agama yang biasanya memberikan kesan berat dapat dengan mudah dicerna. Oleh karena itu, sering kita mendengarkan kultum yang jika dirasakan akan terasa sangat ringan sekali sehingga mudah dicerna oleh pikiran. Berbeda dengan materi-materi yang memang dilakukan pendalaman khusus dan memakan waktu yang sangat lama.
Kultum biasanya dilakukan di surau-surau atau di sebuah majelis tempat para orang berkumpul. Di majelis-majelis itulah kultum diberikan agar di dalam setiap acara yang dilakukan meskipun hanya sekedar makan-makan tetapi tetap memiliki bobot dengan menyisipkan nilai agama ke dalam acara tersebut. Menjadi Pemateri Kultum
Menjadi seorang pemateri kultum tidaklah mudah bahkan sebagian orang merasakan akan begitu sulit untuk melakukannya. Orang yang memiliki sifat pemalu tentu tidak akan pernah mau untuk menjadi seorang pemateri kultum begitu juga dengan orang yang tidak pemalu tetapi tidak memiliki bahan yang akan dijadikan sebagai kultum pun juga tidak akan pernah mau untuk dijadikan sebagai pemateri kultum.
Menjadi seorang pemateri kultum yang baik memang dibutuhkan sebuah persiapan yang cukup baik pula. Tidaklah bisa kita menyampaikan sesuatu dengan ala kadarnya saja atau dengan sekehendak hati kita saja. Jika demikian yang terjadi maka materi yang ada di dalam kultum bisa jadi tidak tersampaikan kepada yang mendengarkan atau yang mendengarkan akan merasa bosan dengan kita.
Oleh karena itu, untuk menyiasati semua itu maka diperlukan sebuah persiapan yang matang agar mampu menjadi seorang pemateri kultum yang baik. Berikut adalah beberapa persiapan yang bisa dilakukan agar mampu menjadi seorang pemateri kultum yang baik. 1. Sampaikan dengan Sudut Pandang yang Berbeda
Penyampaian materi dengan sudut pandang yang berbeda dari biasanya akan mampu menarik perhatian orang lain untuk mendengarkan materi yang kita sampaikan. Melakukan sebuah penyampaian materi dengan sudut pandang yang berbeda akan membuat seseorang merasa tidak menduga bahwa materi yang kita sampaikan bisa seperti itu.
Sesuatu hal yang tidak terduga tersebutlah yang akan mampu membuat seseorang memiliki perhatian lebih terhadap apa yang akan kita sampaikan. Dan ini adalah sebuah point plus tersendiri bagi kita selaku pemateri yang bisa meraih perhatian dari pendengar kultum.
Sebagai contoh dalam mengambil sebuah sudut pandang adalah yang biasa terjadi di sebuah bisnis makanan. Kita sering melihat bahwa cara tradisional dalam menjual olahan makanan singkong adalah cukup dengan menggoreng kripik tersebut untuk dijadikan keripik.
Pengolahan yang sederhana karena cukup dengan mengupas lalu menggorengnya dan ditambah dengan sedikit garam. Setelah itu, pengemasannya pun terbilang cukup sederhana yakni dengan menggunakan plastik transparan yang tidak memiliki disain apapun.
Namun sekarang cara pandang tersebut sedikit berubah. Ada produsen yang memiliki cara pandang yang cukup berbeda ketika menjual olahan singkong berupa keripik yang bisa dibilang jajajan pasar ini. Meskipun sama-sam keripik tetapi yang satu ini memiliki cara pandang yang berbeda yakni dengan menghadirkan keripik berbagai macam rasa. Tidak hanya itu saja, dari segi kemasan pun dibuat sedimikian rupa agar menarik minat komsumen untuk membelinya.
Dari contoh tersebut hendaklah kita bisa mengambil hikmah bahwa dengan materi yang sama tetapi dengan sudut pandang yang berbeda akan mampu membuat sesuatu itu menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. 2. Harus Berilmu
Sudah menjadi kewajiban seorang pemateri untuk memiliki ilmu yang cukup luas. Jika seorang pemateri tidak memiliki ilmu tentang materi yang akan disampaikan maka akan menjadikannya tidak bisa menyampaikan apa-apa. Hal tersebut dikarenakan dia tidak memiliki ilmu tentang yang disampaikannya tersebut hingga akhirnya materi yang disampaikan pun bisa asal saja.
Seseorang yang tidak memiliki ilmu memang tidak akan pernah bisa menyampaikan ilmunya. Ibarat seorang yang membawa segelas air maka dia bisa memberikan air. Namun jika yang dibawa hanyalah gelasnya saja maka darimana dia bisa memberikan air. Oleh karena itu, seorang pemateri haruslah berilmu.
Cara untuk mendapatkan ilmu pun cukup mudah yakni dengan selalu membaca dan membaca. Semakin banyak melakukan kegiatan membaca maka ilmu yang diperolehnya juga akan semakin banyak. Khasanah bahasa yang dimilikinya juga akan semakin banyak sehingga ketika menyampaikan sebuah kultum akan mampu mengguna bahasa yang bervariasi. 3. Antusias
Untuk mampu membuat seseorang antusias terhadap apa yang akan kita sampaikan maka terlebih dahulu kita juga harus antusias dengan apa yang kita sampaikan tersebut. Dengan demikian akan mampu mencuri sedikit perhatian orang untuk ikut antusias juga. 4. Memiliki Selera Humor
Tidak ada salahnya untuk memiliki sebuah selera humor demi mencairkan suasana yang terkadang terkesan kaku. Namun yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah humor yang disampaikan haruslah humor yang cerdas dan tidak terkesan vulgar. 5. Empati
Seorang pemateri haruslah memiliki sebuah rasa empati yang besar karena tanpa adanya rasa empati maka kita juga akan sulit sekali untuk mendapatkan simpati dari orang lain. 6. Gaya Bicara Sendiri
Mempunyai ciri khas sendiri dan tidak meniru gaya orang lain adalah hal yang baik karena seseorang akan dengan mudah mengetahui bahwa itu kita ketika menyampaikan materi kultum.

 

  • Jika Kamu suka dengan artikel ini, silahkan share melalui Media Sosial kamu.
  • Jika Kamu ingin berdonasi untuk Anak Yatim dan Dhuafa, Silahkan Klik Disini.